SIANTAR, SENTERNEWS
Persatuan Bola Basket Indonesia (Perbasi) Kota Pematangsiantar berangkatkan 9 pemain putra kalangan pelajar untuk seleksi pembentukan Tim Nasional di GOR Dispora Medan, Minggu (4/2/2024).
Sebelum berangkat, Ruspendi sebagai Ketua Umum Perbasi Kota Pematangsiantar didampingi sejumlah pengurus lainnya, berkumpul dengan para pemain di pelataran Russhel Fitners Siantar, Jalan Seram Atas, Kota Siantar, Sabtu (3/2/2024).
Para pemain yang berasal dari SMA Sultan Agung, Methodis dan Kalam Kudus Kota Siantar diberi gambaran bagaimana seleksi yang akan dilakukan melalui program pembinaan Indonesia Patriots, Perbasi Indonesia dengan tinggi badan minimal 180 Cm.
“Adik-adik sekalian tidak lagi membawa nama sekolah. Tetapi sudah membawa nama Kota Siantar. Untuk itu, harus semangat. Jangan kalah dengan pemain dari daerah lain karena kalian merupakan pemain potensial,” kata Ruspendi begitu komunikatif.
Harapan Perbasi Kota Pematangsiantar, ada pelajar lolos seleksi nasional untuk digabung dengan pemain lain yang lolos seleksi dari berbagai daerah mengikuti program latihan di Lithuania selama 3 sampai 6 bulan.
Ke depannya, para pelajar yang mengikuti seleksi diharap tetap kompak menjadi pemain Perbasi Pematangsiantar untuk terus dilatih secara kontinyu. Sehingga, siap berlaga di berbagai event luar daerah. Ditambah lagi dengan pemain potensial dari sekolah lain.
Para pemain diberi motivasi agar terus giat berlatih. Bukan saja untuk memantapkan skill. Lebih dari itu meningkatkan jiwa sportifitas yang tinggi. “Olahraga basket itu menggunakan tangan kanan dan kiri yang mampu mengasah otak kanan dan kiri juga,” jelas Ruspendi.
Jiwa sportifitas dikatakan tidak hanya dibutuhkan pada dunia olah raga. Tetapi, sangat bermanfaat dalam dunia bisnis maupun pergaulan dalam rangka mencapai sukses. Apalagi ditopang dengan pendidikan akademika.
Sementara, Guspitar sebagai Wakil Ketua I Perbasi Kota Pematangsiantar menjelaskan dari ratusan pelajar yang mengikuti seleksi dari berbagai daerah se Sumut, yang direkrut hanya 15 pemain.
“Kalau skill kalian tidak perlu diragukan dengan pemain lain khususnya dari Medan. Hanya saja, mungkin hanya soal jam terbang. Karena event di Medan lebih banyak dibanding di Kota Siantar,” ujarnya.
Dijelaskan juga, Kota Siantar dengan 16 club putra dan 8 club putri memiliki banyak pemain berbakat. Bahkan, ada masuk tim basket Sumut untuk berlaga pada PON 2024 atas nama Johan Damanik. Sebelumnya lagi, ada pemain professional seperti Herman dan Freddy.
Ke depannya, diupayakan memperbanyak event untuk kompetisi basket kota Siantar. Karena, pada dua tahun terakhir atau pasca Covid-19 sempat vakum kecuali Kalam Kudus Cup dan awal tahun 2024 Methodis Cup.
Usai memberi pengarahan dan bimbingan para pemain dan pengurus berpoto bersama. Masing-masing, Ruspendi sebagai Ketua Umum Perbasi Kota Pematangsiantar, Wakil Ketua I Guspitar, Wakil Ketua II Chandra Wijaya (Pelatih) Sekretaris Umum, Alvin Russhelim SAk CSMA dan lainnya.
Sedangkan para pemain terdiri dari, Frederick Alexio Tanaka, Yohanes P Hutajulu, Danish Aristo Pandi, Justin James, Kennichi Ryan Tandra, Thefal Asadel Syahrial, Derick Ciang, Tora Ardiansyah dan Evan Lucas William. (In)






