SIANTAR, SENTERNEWS
Unjukrasa di depan Markas Polres Siantar, Jalan Sudirman, Kota Siantar memanas. Selain ada pembakaran ban, massa aksi dengan personel Polisi nyaris bentrok. Bahkan, ada pengunjukrasa yang diduga sebagai provokator diamankan.
Peristiwa yang mengerahkan personel Polres dari beberapa unit itu, bagian dari gladi Simulasi Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) dalam rangka Kesiapsiagaan Personil Menghadapi Terjadinya Aksi Penyerangan/Unjukrasa di Mako Polres Siantar, Rabu (29/04/2026).
Pantauan di lokasi gladio yang dipimpin Wakapolres Siantar KOMPOL Budiono S SH MH, didampingi Kabah OPS KOMPOL Ilham Harahap SH MH itu, awalnya massa aksi datang bergerombol sambil membawa sejumlah poster.

Kemudian, massa aksi berorasi di depan pintu gerbang yang dijaga p[uluhan personel Polres. Meminta agar teman mereka yang sempat ditahan segera dibebaskan. Bahkan, massa aksi sempat berusaha menerobos masuk ke Polres.
Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang terjadi, personel yang melakukan pagar betis berusaha menghalau dan akhirnya terjadi dorong-dorongan. Bahkan, karena pengunjukrasa terus bertambah, personel Polres juga ditambah.
Saat aksi semakin memanas, pengamanan semakin diperketat dengan menempatkan Tim Dalmas di bagian depan untuk menghalau pengunjukrasa agar tidak menerobos masuk.
Sementara, AKP Mariduk Tambunan SH MH sebagai Kasat Samapta Koodinator Dalmas dan IPTU Pitra Jaya SP SH KBO Samapta Wakil Koordinator Dalmas tampak sigap memberi aba-aba kepada personel Dalmas.
Selanjutnya, massa aksi melakukan pembakaran ban dan tampak “bringas”. Karena itu, Tim Dalmas yang dilengkapi peralatan anti hura hara seperti perisai tetap sigap.
Kemudian. sambil maju mendekati massa aksi dan memadamkan api. Dan, massa aksi berhasil diurai menjauh dari pintu gerbang Polres.
Melalui gladi tersebut, seorang pengunjukrasa yang disebut sebagai provokator berhasil diamankan dan seorang pengunjukrasa yang mengalami cidera dievakuasi menggunakan tandu.
Jelang beberapa saat atau sekira pukul 10.00 WIB terjadi negosiator dan Intel menerima perwakilan massa untuk berdialog dan membebaskan pengunjuk rasa yang diduga provokator. Selanjutnya, massa aksi membubarkan diri.
“Kegiatan yang dilakukan, masih gladi. Besok simulasi sebenarnya dilaksanakan di lokasi yang sama,” kata Kabag OPS KOMPOL Ilham Harahap SH MH.
Dijelaskan, simulasi, Kamis (30/04/2026), akan disaksikan langsung oleh Kapolres AKBP Sah Udur T M Sitinjak SH SIK MH.(In)






