SIMALUNGUN,SENTERNEWS
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang SH SIK MM, resmikan revitalisasi Jembatan Kolam, Merah Putih Polres Simalungun, di Nagori Naga Dolok, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Kamis (10/09/2026).
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang melalui sambutannya menyampaikan, Jembatan Kolam Merah Putih Polres Simalungun tersebut memiliki spesifikasi panjang 15 meter, lebar 3 meter, dengan ketebalan cor beton 40 cm dan tebal aspal 4 cm.
“Dengan pembangunan Jembatan Merah Putih ini diharap dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung kegiatan perekonomian warga Kabupaten Simalungun, khususnya di Nagori Naga Dolok, Kecamatan Tapian Dolok,” kata Kapolres melalui sambutannya.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, rangkaian kegiatan juga dilakukan dengan meninjau kondisi jembatan, pemberian sembako kepada lansia sebanyak 15 paket, dan penutupan.
Sementara, Camat Tapian Dolok Juraini Purba menyampaikan, jembatan tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat Naga Dolok. Untuk itu masayarakat diajak menjaga dan merawat jembatan, serta mengucapkan terima kasih kepada Polres Simalungun atas pembangunan tersebut.
AKP Verry Purba menambahkan, peresmian jembatan itu menjadi salah satu wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi langsung dalam pembangunan infrastruktur serta kepedulian sosial bagi warga Kabupaten Simalungun.
kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin SH MH, Kabag SDM Kompol Manaek Sahala Ritonga SH MH, perwakilan Dinas PUTR Kabupaten Simalungun, Kasat Lantas AKP Friska Susana Suardi SH.
Kemudian, Kapolsek Dolok Batu Nanggar Iptu Rido V. Pakpahan Skom MH Danramil 05 Serbelawan Kapten CKE. BJ. Tampubolon, Camat Tapian Dolok Juraini Purba, perwakilan Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam beserta anggota,
Selain itu, Pangulu Naga Dolok Soli Efendi, tokoh masyarakat/agama/pemuda, siswa-siswi SD dan SMP sekitar lokasi, kaum duafa penerima bantuan sosial, serta masyarakat dan undangan lainnya. (In)






