Senter News
Minggu, 26 April 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM
Randa Wijaya

Randa Wijaya

ISMEI Wilayah I Soroti Maraknya Peredaran Rokok Ilegal, Ada Kebal Hukum?

Penulis: Redaksi Senternews.com
26 April 2026 | 19:49 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS

Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI ) Wilayah I Aceh-Sumut soroti  bebas dan maraknya peredaran rokok ilegal di Sumatera Utara (Sumut). Bahkan, terkesan ada yang kebal hukum. Sehingga, dapat dikatakan sebagai bentuk penghianatan terhadap konstitusi.

“Peredaran masif rokok ilegal di Sumut bukan lagi sebagai anomali. Melainkan terkesan seperti skandal ekonomi yang dipelihara,” kata Randa Wijaya, Koordinator Wilayah ISMEI Wilayah I Aceh-Sumut melalui keterangan pers, Minggu (26/04/2026).

Logikanya, mengapa barang illegal mampu menguasai pasar. Sehingga, itu menjadi “lampu hijau”  yang terkesan sengaja  ditutup-tutupi .

Untuk itu, ISMEI mengatakan siap  menggelar berunjuk rasa di Kanwil Bea Cukai Sumut, Selasa (28/04/2026). Aksi tersebut dikatakan bukan untuk memohon. Melainkan  menghakimi ketidakmampuan Bea Cukai menyelesaikan  persoalan.

“Sebagai kaum intelektual ekonomi, kami menegaskan, setiap rupiah cukai yang bocor adalah bukti nyata perampok terhadap hak rakyat yang difasilitasi kelalaian yang dibiayai oleh uang rakyat,” tegas Randa Wijaya.

Ditegaskan juga, ISMEI  tidak lagi bicara soal kebocoran teknis. Tetapi langsung  “tunjuk hidung” atas pelacuran integritas, kegagalan moral, dan pembangkang manajerial, di Kanwil Bea Cukai Sumut.

“Jika Kanwil Bea Cukai Sumut punya keberanian dan kehormatan, harus melakukan  tindakan nyata. Tidak hanya retorika kosong di balik meja,” imbuhnya sembari mengatakan, peredaran rokok ilegal bukan hanya pelanggaran administratif, melainkan serangan sistematis terhadap stabilitas negara dan kesejahteraan masyarakat.

BERDAMPAK  DOMINO

Keberadaan tokok ilegal yang beredar luas dikatakan memiliki berbagai dampak domino yang beririsan dengan berbagai aspek negatif. Misalnya, setiap penjualan  batang rokok ilegal,  berarti hilangnya penerimaan negara dari Cukai Hasil Tembakau (CHT ), Pajak Rokok, dan PPN Hasil Tembakau.

Akibatnya, berdampak langsung pada penurunan alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) CHT. Bahkan, sangat merugikan petani tembakau, buruh pabrik rokok legal dan menghambat pendanaan fasilitas kesehatan  daerah.

Kemudian, rokok ilegal dengan harga murah merusak struktur pasar dan mengancam keberlangsungan industri rokok legal yang taat pajak sehingga beresiko pada PHK massal di industri legal.

Selanjutnya, karena tidak ada pengawasan komposisi terhadap rokok ilegal melalui uji laboratorium soal tar dan nikotin maupun bahan kimia tentu tak terkontrol dan berbahaya dikonsumsi dibanding rokok standar.

“Dampak lain terhadap bebasnya peredaran rokok ilegal dengan harga murah karena tanpa beban pajak, tentu meningkatkan prevelensi perokok anak dan remaja,” ujarnya  yang juga mengatakan, rokok ilegal tidak mencantumkan Peringatan Kesehatan Bergambar (PHW) sesuai aturan. Sehingga mengaburkan resiko bahaya penyakit kronis bagi konsumen.

MONEY LOUNDERING  & DEGLERASI WIBAWA INSTITUSI   

Peredaran rokok ilegal dapat memicu kriminalitas terorganisir. Karena, sering terafiliasi dengan jaringan kejahatan transnasional dan pencucian uang (Money Loundering ).

“Pembiaran terhadap rokok ilegal sama dengan pembiaran tumbuhnya para mafia dan itu adalah khianat. Memicu Kriminalitas Terorganisir,” kata Randa.

Sementara, maraknya beredar barang ilegal di depan mata masyarakat tanpa tindakan tegas meruntuhkan kepercayaan publik terhadap Bea Cukai dan Aparat Penegak Hukum lainnya. Sehingga, terjadi degradasi wibawa institusi.

Dijelaskan juga, keberadaan rokok ilegal mencerminkan adanya ketidakadilan sosial. Masyarakat kecil yang patuh hukum, merasa dikhianati ketika melihat para pemain ilegal dapat melenggang bebas tanpa tersentuh hukum. Sementara rakyat kecil dipaksa taat aturan terhadap pajak.

“Itulah berbagai gambaran yang terjadi terhadap keberadaan rokok ilegal yang beredar luas. Semua itu akan kami beberkan melalui unjuk rasa di Bea Cukai,” katanya mengakhiri. (Rel)

ShareSendShare

Berita Terkait

Poto bersama
ANEKA RAGAM

Pelantikan PC PMII Siantar-Simalungun 2025-2026: “Momentum Awal Lebih Maju dan Terus Berkembang”

25 April 2026 | 18:11 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Pelantikan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Siantar-Simalungun, Masa Khidmat 2025-2026 hanya sebagai langkah awal untuk...

Read moreDetails
Pansus serahkan hasil  pembahasan LKPJ kepada pimpinan DPRD Siantar
ANEKA RAGAM

Pansus LKPJ Walikota Siantar 2025, Paling Banyak Soroti Soal Pelayanan Kesehatan

25 April 2026 | 17:56 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Sejak dibentuk, Senin (13/04/2026) dan bekerja sampai, Jumat (24/04/2026), Panitia Khusus (Pansus) DPRD Siantar telah membahas Laporan Keterangan...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

ILAJ Surati BPK Sumut, Minta Audit Anggaran HUT ke-155 Kota Siantar

25 April 2026 | 08:38 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Sihite  secara resmi telah mengirimkan surat permohonan kepada Badan Pemeriksa Keuangan...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Pemko Siantar dan Pemprovsu Belum Bayar Ganti Rugi SMA Negeri 5 Rp40,7 Miliar

24 April 2026 | 19:51 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Putusan Mahkamah Agung (MA) tentang Peninjauan Kembali (PK) menyangkut  SMA Negeri 5 Kota Siantar No. 44 PK/Pdt/2026, agar...

Read moreDetails
Poto bersama
ANEKA RAGAM

DPRD Rapat Paripurna : Jadikan Peringatan Hari Jadi ke-155 Kota Siantar Sebagai Introspeksi

24 April 2026 | 19:42 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS DPRD Siantar gelar Rapat paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi ke-155 Kota Pematangsiantar dengan tema "Siantar Rumah Kita". Berlangsung...

Read moreDetails
Cynthia SPd MM
ANEKA RAGAM

“Dari Jempol ke Surga”: Mengoptimalkan Media Sosial untuk Kebaikan

24 April 2026 | 10:20 WIB

Oleh: Cynthia SPd MM ISLAM tidak melarang perkembangan teknologi, termasuk media sosial. Namun, penggunaannya harus tetap berada dalam koridor syariat....

Read moreDetails
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata