SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara lakukan kunjungan ke kelima nagori sebagai perwakilan mengikuti lomba Nagori Percontohan tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2026, Jum’at (19/6/2026).
Kelima nagori tersebut, Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam, ditunjuk untuk bersaing dalam kategori Administrasi PKK. Di Kecamatan Tapian Dolok, Nagori Dolok Majara ditetapkan sebagai perwakilan dengan unggulan program Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI).
Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, didorong menjadi yang terdepan dalam lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga PKK (UP2K PKK). Di wilayah Kecamatan Gunung Malela, Nagori Bandar Siantar diutus mengikuti perlombaan program Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (Aku Hatinya PKK).
Terakhir, Nagori di Kecamatan Bandar Huluan, satu dari 32 kecamatan yang ada di Kabupaten Simalungun, mewakili daerah dalam kategori Inspeksi Visual Asetat (IVA Test).
Khusus di Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, kedatangan Tim Monitoring dan rombongan yang dipimpin Dwikartika Sari, didampingi Amena Wati dan Enni Priastiwati, disambut dengan hangat dan meriah.
Turut hadir menyambut rombongan sejumlah pimpinan perangkat daerah, Camat Gunung Maligas Ayu Rukiah Sari Nasution beserta unsur Forkopimca, Pangulu Nagori Karang Anyar Syafi’i Ma’ruf, Kepala Puskesmas Gunung Maligas dan para pengurus serta kader PKK .
Ketua Bidang II TP PKK sekaligus Kepala Dinas Perindag Simalungun, Eva S. Ulyarta Tambunan, membacakan sambutan Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Darmawati Anton Achmad Saragih.
Disampaikan, kehadiran tim dari provinsi adalah momen sangat berharga, sebuah panggung bagi para kader untuk menunjukkan karya, dedikasi, serta upaya nyata mengimplementasikan dan mengelaborasi Sepuluh Program Pokok PKK lewat berbagai program prioritas hingga menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Kami menyadari masih banyak hal yang harus dibenahi dalam melaksanakan rentang kendali pelaksanaan PKK sampai ke Dasa Wisma. Semoga momen ini menambah semangat dan pemahaman bagi kita ke depannya,” ujar Eva.
Selanjutnya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Simalungun, Benry Sipayung, hadir membacakan sambutan tertulis Bupati Simalungun Dr H Anton Achmad Saragih menejelaskan, pembentukan nagori percontohan merupakan wujud nyata sinergi kuat antara pemerintah daerah, TP PKK, perangkat daerah terkait dan lembaga kemasyarakatan dalam memajukan pembangunan masyarakat.
Dijelaskan, kehadiran tim monitoring bukan sekadar pengecekan, melainkan bentuk pendampingan melihat sejauh mana kemajuan pembinaan yang dilakukan. Harapannya, kehadiran tim menjadi motivasi untuk memberhasilkan kelima nagori percontohan ini meraih hasil terbaik.
Kemudian, dapat terjalin koordinasi lanjutan guna memperbaiki segala kekurangan. “Sehingga perwakilan kita dapat memberikan yang maksimal,” tegas Benry seraya mengajak seluruh pengurus dan kader PKK menyerap setiap ilmu dan wawasan baru demi pemberdayaan kaum perempuan dan kemajuan daerah.
Mewakili Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Ny. Kahiayang Bobby Nasution, Ketua Tim Monitoring Dwikartika Sari mengungkapkan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari supervisi yang telah dilaksanakan beberapa waktu sebelumnya.
Menurutnya, melalui pengamatan langsung di lapangan, tim dapat memantau bagaimana sepuluh Program Pokok PKK berjalan di tengah masyarakat, sekaligus mengukur kesungguhan komitmen dan konsistensi pembinaan berkelanjutan dari hulu ke hilir.
Hasil monitoring menjadi dasar penilaian resmi menuju tahap evaluasi lanjutan. Di mana akan dipilih enam besar kategori kabupaten dan tiga besar kategori kota di seluruh Sumut.
“Mari bergerak bersama PKK, mewujudkan Asta Cita, menuju Indonesia Emas, lewat kolaborasi Sumut Berkah untuk mewujudkan Sumatera Utara yang maju dan berkelanjutan,” kata Dwikartika Sari.
Kegiatan monitoring dilima Nagori Percontohan tersebut ditandai dengan penyerahan laporan seluruh jenjang kegiatan kepada tim Monitoring dan peninjauan kegiatan kelompok latihan binaan TP PKK Desa.(Rm)







