Senter News
Selasa, 14 Juli 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM
Fraksi yang menolak pembahasan LKPD

Fraksi yang menolak pembahasan LKPD

Ada Apa Mayoritas Fraksi DPRD Siantar Tolak Bahas Laporan Keuangan Pemko?

Penulis: Redaksi Senternews.com
13 Juli 2026 | 18:37 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS

Meski draf Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pematangsiantar tahun 2025 sudah disampaikan kepada DPRD Pematangsiantar, mayoritas fraksi ternyata enggan membahasnya. Ada apa?, Senin (13/07/2026)

Penelusuran media ini, dari tujuh fraksi di DPRD Pemaatangsiantar, hanya dua fraksi yang menyatakan setuju membahas laporan keuangan Pemko Pematangsiantar itu. Masing-masing, Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

Sedangkan lima fraksi yang enggan atau menolak membahas LKPD 2025, Fraksi  Golkar, Fraksi NasDem, Fraksi Demokrat, Fraksi Gerindra dan Fraksi Nurani Keadilan.

Imanoel Lingga dan Aprial Ginting

Ketua Fraksi PDI Perjuangan,  Imanoel Lingga mengatakan, pihaknya bersedia membahas LKPD 2025 karena itu merupakan ruang bagi fraksi untuk mengkritisi penggunaan anggaran tahun 2025. Terutama terkait dengan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa).

“Misalnya, kalau ada anggaran yang tadinya untuk membeli kambing tetapi yang dibeli adalah ayam, maka kita bisa mengetahuinya dan kita bisa melakukan kritisi dan kita bisa menolak LKPD itu,” kata Imanoel Lingga.

Hal senada disampaikan Aprial Rizaldi Ginting Ketua Fraksi PAN DPRD Pematangsiantar. Karena, terkait pembahasan LKPD oleh DPRD ada  diatur  dalam UU No 23 Tahun 2014.

“Pada dasarnya, Fraksi PAN setuju agar LKPD dibahas supaya kita mengetahui secara jelas bagaimana penggunaan keuangan tahun 2025 meski BPK memberi opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP,” kata Aprial Rizaldi.

KARENA HASIL PANSUS EKS RUMAH SINGGAH COVID-19

Terpisah, lima Fraksi DPRD  Pematangsiantar enggan membahas LKPD, ternyata dikaitkan dengan hasil Panitia Khusus (Pansus) tentang pembelian eks Rumah Singgah Eks Covid-19 yang dilaporkan kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) yang tidak jelas tindak lanjutnya.

“Sampai sekarang kita masih menunggu bagaimana tindaklanjut rekomendasi Pansus pembelian eks Rumah Singgah Eks Covid-19 di Kejagung yang informasinya telah ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara,” kata Tongan Pangaribuan Ketua Fraksi NasDem.

Mantan ketua Pansus  pembelian eks Rumah Singgah Eks Covid-19 itu mengatakan,  dalam APBD Pematangsiantar tahun 2025, ada ditampung anggaran pembelian eks Rumah Singgah Eks Covid-19 yang diduga tidak sesuai ketentuan  atau menyalahi.

“Jadi, kita menunggu bagaimana tindaklanjut soal rekomendasi Pansus itu. Kalau kita membahasnya LKPD, ini sangat janggal. Padahal, banyak pandangan negatif terhadap Pansus karena rekomendasi yang disampaikan kepada Kejagung tidak jelas,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, pada suatu pertemuan internal antara DPRD dengan Pemko, Sekda mengatakan bahwa Walikota “sakit hati”  dengan DPRD yang telah membentuk Pansus soal pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 itu.

“Sekda jelas mengatakan itu dan kita punya bukti,” kata Tongam Pangaribuan yang mengatakan DPRD membentuk Pansus karena ingin melaksanakan fungsi pengawasan. Lebih parah, kalau ada yang menyalahi di depan mata, kita malah diam saja,” katanya.

Hal senada disampaikan Chairuddin Lubis Ketua Fraksi Gerindra yang juga bagian dari eks anggota Pansus. Dengan belum ada juga kejelasan tindak lanjut hasil Pansus, masyarakat dikatakan wajar berpandangan miring kepada DPRD. Khususnya kepada para mantan para Pansus.

“Pansus sudah selesai, karena tidak jelas bagaimana tindaklanjutnya, bermunculan pandangan negatif kepada kita. Bahkan, ada fitnah bahwa Pansus sudah menerima sesuatu. Padahal, Pansus yang bekerja sudah menggunakan anggaran sudah maksimal,” ujar Chairuddin.

Sementara, Ketua Fraksi Golkar Rini Silalahi mengatakan, apabila DPRD Pematangsiantar

membahas LKPD  Tahun 2025, seolah-olah setuju dengan pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 itu.“Jadi, lima fraksi memang sepakat untuk tidak membahas LKPD itu,” kata Rini.

Sementara, Ketua Fraksi Demokrat Ilhamsyah Sinaga yang ditanya bahwa tiga dari lima Fraksi di DPRD Siantar itu merupkan pengusung Walikota pada Pilkada 2024 lalu, tampak hanya tersenyum.

“Ya, tiga dari lima fraksi yang menolak pembahasan LKPD memang pengusung Walikota dan Wakil Walikota pada Pilkada lalu. Tapi, itu kan masalah yang berbeda,” ujarnya. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

ANEKA RAGAM

Pelaku Curat Rumah Lansia Dibekuk Sat Reskrim Polres Siantar   

13 Juli 2026 | 18:48 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Siantar berhasil mengungkap kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat) rumah warga lanjut usia (Lansia) dengan...

Read moreDetails
Maryam Sarinah M Ag
ANEKA RAGAM

Kekuatan di Balik Kesabaran

9 Juli 2026 | 21:13 WIB

Oleh : Maryam Sarinah M Ag Emosi merupakan aspek fundamental dalam diri manusia yang memengaruhi cara berpikir, bersikap, dan bertindak...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Walikota Hadiri Seni dan Budaya Kota Siantar di PRSU 2026

9 Juli 2026 | 19:39 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Walikota Siantar Wesly Silalahi turun menyaksikan penampilan seni, budaya, kuliner, serta kreativitas masyarakat kota Siantar, di Pekan Raya...

Read moreDetails
Timbul Marganda Lingga  Frengki Boy Saragih
ANEKA RAGAM

DPRD Pematangsiantar Rapat Pimpinan Bahas Program Kerja Prioritas

9 Juli 2026 | 18:17 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Untuk memaksimalkan kinerja di tahun 2026, DPRD Siantar gelar rapat pimpinan membahas program kerja terkait hal yang prioritas....

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Gang Demak “Darurat” Narkoba, Oknum Polisi Diduga Terafiliasi dengan Gembong Narkoba?

9 Juli 2026 | 18:17 WIB

SIANTAR.SENTERNEWS Beredar informasi, keberadaan Gang Demak Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara ”darurat” peredaran narkoba. Bahkan, disebut-sebut ada oknum polisi terafiliasi...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Belajar dari Flora Nauli Siantar, Pesantren Terpadu Al-Aqso Bunga Bondar Sipirok Siap Kembangkan Budi Daya Lebah Madu  

9 Juli 2026 | 15:41 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Sebagai pusat pendidikan dan penelitian budi daya lebah madu yang selalu dikunjungi berbagai pihak, Flora Nauli, di Jalan...

Read moreDetails
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata