SIANTAR, SENTERNEWS
Ratusan pencari kerja “serbu” Job Fair 2026 yang digelar Pemko Pematangsiantar melalui Dinas Ketenagakerjaan. Berlangsung di auditorium Radjamin Purba Universitas Simalungun (USI), Kota Siantar, Rabu (22/07/2026) yang akan berakhir, Kamis (23/07/2026).
Pantauan di lokasi, para pencari kerja bukan hanya dari tingkat SMA/SMK. Tetapi termasuk dari kalangan diploma dan sarjana. Sementara, Job Fair 2026 menyertakan 33 perusahaan untuk menyerap 939 tenaga kerja sesuai kebutuhan masing-masing perusahaan.
Di antaranya, sektor keuangan, kesehatan, keuangan, otomotif, manufaktur batere, retail, perkebunan, pertanian, layanan telekomunikasi, logistik, perdagangan hasil bumi dan lainnya.
Menurut sejumlah pencari kerja, Job Fair 2026 merupakan kesempatan yang baik untuk mendapatkan pekerjaan. Bahkan, mereka bukan hanya dari Kota Pematangsiantar. Tetapi termasuk dari Kabupaten Simalungun dan daerah lainnya.
“Harapan kami sebagai pencari kerja, seleksi yang dilakukan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai kebutuhannya, benar-benar fair dan terbuka,” kata salah seorang pencari kerja yang mengamati beberapa stand.
Harapan para pencari kerja lainnya, penerimaan tenaga kerja ini berlangsung terbuka. Jangan karena ada orang dalam, maka bisa masuk.
Kadis Ketenagakerjaan Pematangsiantar, Robert Samosir mengatakan, Job Fair 2026 bertujuan membantu pengguna tenaga kerja atau perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja berkualitas dan profesional sesuai kebutuhan perusahaan.
Pada Job Fair 2026, para pencari kerja akan mendapatkan pekerjaan sesuai bakat, minat, dan kemampuan masing-masing dan pelamar terbuka untuk umum bagi Warga Negara Indonesia atau tidak dibatasi hanya untuk warga Kota Pematangsiantar.
“Selain perusahaan dalam negeri, ada juga kesempatan untuk bekerja di luar negeri seperti Jepang melalui Lembaga Pelatihan Kerja dan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI),” katanya.
Sebelumnya, Job Fair 2026 dibuka Walikota Pematangsiantar, Wesly Silalahi yang sangat mendukung kegiatan tersebut karena sangat stategis untuk menekan tingkat penangguran.
Kemudian, mengapresiasi seluruh panitia penyelenggara dan seluruh pimpinan perusahaan yang telah berpartisipasi. Kehadiran dan kepedulian pimpinan perusahaan merupakan wujud nyata kolaborasi yang baik antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam upaya membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.
Kepada para pencari kerja, Wesly mengajak untuk memanfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya. “Dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin, tunjukkan kemampuan, keterampilan, dan dedikasi terbaik yang dimiliki kepada perusahaan tujuan, serta jaga semangat pantang menyerah,” pesannya.
Walikota menekankan, dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan ijazah, tetapi juga keterampilan (skill) dan sikap (attitude) yang baik.
Bagi seluruh perusahaan peserta Job Fair, Wesly menitipkan harapan besar dan meminta untuk membantu putra-putri Kota Pematangsiantar untuk mengembangkan potensi mereka.
Usai acara pembukaan, Walikota Wesly Silalahi dan Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Sitinjak didampingi sejumlah pejabat Pemko, meninjau puluhan stand yang mengikuti Job Fair 2026.
Setiap menungunjungi stand, Walikota berdialog dengan para penjaga stand perusahaan yang menyatakan siap menyerap tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Acara pembukaan Job Fair 2026 itu juga dihadiri Perwakilan DPRD Pematangsiantar, Ketua Pengadilan Negeri Pematangsiantar Rinto Leoni Manullang , Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan Amran.
pihak USI, KADIN Kota Pematangsiantar ,perwakilan pimpinan perusahaan, Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Sumut, perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesian (Apindo), perwakilan Rektor USI, para asisten, staf ahli, dan pimpinan OPD Pemko Pematangsiantar, serta para camat. (In)






