SIANTAR, SENTER NEWS
Sijago merah bakar tiga unit rumah yang satu diantaranya Rumah Makan (RM) Ampera. Berada di depan Mega Land, Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat suhu, Kecamatan Siantar Timur, Sabtu, (25/3/2023) sekira jam 04.05 Wib.
Saat api berkobar dari arah bagian dapur, sempat terdengar beberapa kali suara ledakan yang diperkirakan berasal dari tabung gas. Selanjutnya, warga mulai berdatangan dan sempat melihat dua orang wanita dewasa dan remaja melompat dari loteng ke bawah. Kemudian, suami istri pengelola rumah makan, dilarikan ke Rumah Sakit Vita Insani karena mengalami luka bakar.
Jelang beberapa saat, lima unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi. Dibantu para personel Polisi dari Polres Siantar dan Polsek Siantar Timur serta Satgas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Siantar. Dan, kobaran api baru berhasil ditaklukkan sekira jam 06.30 Wib.
Informasi yang diperoleh dari anak pemilik rumah makan, Dian (20) adalah lelaki yang melompat dari loteng saat api begitu marak bersama adiknya. Sedangkan yang terbakar adalah orang tuanya, Sugeng (40) dan Widya Astuti (41). Sementara, rumah lain yang terbakar yang dijadikan sebagai tempat jualan gorengan ditempati Indra wati (45) dan Efendi Purba (44).
Awalnya Dian yang tidur di loteng sempat mencium asap dari bagian lantai satu. Ketika bangkit dan melihat ke lantai I, api ternyata sudah marak. Melihat situasi itu, Dian membangunkan adiknya dan mereka sempat panik. Saat bersamaan orang tuanya berteriak dari bawah dan ingin naik melalui tangga menuju ke loteng.
“Orang tua ku mau naik ke loteng mungkin ingin memberitahukan kepada kami. Tapi, mereka sempat terbakar dan ditolong warga. Sedangkan aku dan adik terpaksa melompat dari loteng ke depan rumah,” ujarnya sembari mengatakan bahwa sebelum kebakaran, orang tua mereka sedang mempersiapkan makanan untuk berjualan termasuk persiapan makan sahur.
Dijelaskan, banyak peralatan rumah makan yang gosong dan tak bisa lagi dipakai. Hal lain yang membuatnya merasa sedih, empat ekor kucing peliharaan mereka hangus terbakar. Demikian juga seekor ayam.
Kapolres AKBP Fernando melalui Kapolsek Siantar Timur Iptu Jhon H mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Kerugian ditaksir sekira Rp 600 juta. Sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Sementara, Sugeng dan istrinya Widya Astuti yang mengalami luka bakar masih dalam perawatan medis di rumah sakit Vita Insani Kota Siantar. Sugeng mengalami luka bakar mencapai 60 persen. Terdiri dari bagian leher, tangan kanan dan tangan kiri serta wajah. Sedang isterinya mengalami luka bakar 40 persen di bagian tangan kiri dan kanan, punggung dan wajah.(Red/ Ad)






