SIMALUNGUN,SENTERNEWS
Terkait dugaan pembongkaran makam pasangan suami istri, Derman Hutagalung dan Mariana br Pasaribu, membuat Polsek Gunung Malela Polres Simalungun turun ke lokasi di Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.
“Personel Polsek Gunung Malela yang dipimpin Kapolsek AKP Hengky B. Siahaan SH MH turun ke lokasi karena ada laporan terjadi pembongkaran makam,” Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, Minggu (05/07/2026).
Dijelaskan, pihak yang diduga melakukan pembongkaran, Delinaso Gulo (61), warga Huta I Nagori Pamatang Asilom, Kecamatan Gunung Malela, Sabtu (04/07/2026).
Namun, setelah diselusuri, makam tersebut berada di lahan milik Delinaso Gulo dan akta tanah terbit atas nama Delinaso Gulo. Sebelumnya dibeli dari Mariana Br Pasaribu tanggal 27 Juli 2024. Dilengkapi saksi dan diketahui Pangulu Sahkuda Bayu.
“Sebelum kejadian, Delinaso sempat memberitahukan kepada pihak keluarga Derman Hutagalung agar kdua makam itu dipindahkan. Namun tidak kunjung direalisasikan,” jelas, AKP Verry Purba.
Selanjutnya, Delinaso Gulo berkoordinasi kepada keluarga marga Hutagalung dan Pasaribu agar kedua makam itu dipindahkan ke pemakaman umum agama Kristen di Huta III Nagori Sahkuda Bayu, Senin (29/6/2026) yang disediakan Delinaso Gulo dengan biaya Rp7 juta.
Karena sempat terjadi perdebatan antara kedua belah pihak, Polsek melakukan mediasi. Hasilnya, kedua belah pihak sepakat memindahkan tulang belulang ke pemakanan yang baru.
Sementara, proses pemindahan tulang belulang dilakukan pukul 14.45 WIB dan dilanjutkan dengan doa dan adat Batak. “Seluruh rangkaian mediasi hingga proses pemindahan makam berjalan aman dan terkendali,” ungkap AKP Verry Purba.
Meski demikian, AKP Verry Purba menegaskan, terkait aspek pidana maupun perdata peristiwa pembongkaran makam, kedua belah pihak sepakat akan menempuh jalur hukum. “Dalam proses hukum terkait tindak pidana maupun sengketa perdata, kami serahkan sepenuhnya kepada mekanisme hukum yang berlaku, dan kedua belah pihak telah memahami hal tersebut,” ucap AKP Verry Purba. (In)






