SIANTAR, SENTER NEWS
Soal pembangunan atau revitalisasi Gedung 4 Pasar Horas Jalan Merdeka Kota Siantar yang sudah ditinjau Kementrian Perdagangan Oktober 2022, dan rencananya akan dimulai awal 2023, sampai saat ini ternyata tak jelas.
Karena situasi tersebut, masyarakat kota Siantar bertanya-tanya, apa kerja Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) di masa Wali Kota dr Susanti Dewayani? Sedangkan saat Wali Kota dijabat H Hefriansyah, soal publikasi revitalisasi Gedung 4 Pasar Horas tersebut begitu terbuka.
Parahnya lagi, tidak seorangpun pejabat dari OPD yang berkaitan dengan revitalisasi Gedung 4 Pasar Horas itu, bersedia dikonfirmasi, Senin (10/4/2023) . Antara lain Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan serta Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Rakyat (PUPR).
Sementara, Dirut Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) Kota Siantar, Bolmen Silalahi sama sekali tidak mengetahui bagaimana pekembangan rencana revitalisasi Gedung 4 Pasar Horas dimaksud. Untuk kejelasannya malah minta supaya dikonfirmasi kepada pihak terkait.
“Cobalah ditanyakan kepada Disperindag. Karena revitalisasi itu program Perindag Pusat. Bukan PD Pasar Horas yang membangun,” ujarnya menyebut Disperindag. Padahal, Disperindag sudah berubah nama menjadi Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan.
Terpisah, mantan Dirut PD PHJ, Toga Sehat Sihite yang dikonfirmasi melalui telepon seluler mengatakan, semasa dia menjabat, membnarkan bahwa Kementrian sudah meninjau lokasi Gedung 4 Pasar Horas, Untuk itu, Dinas PUPR serta Dinas Koperasi UMKM dan Perdangan diminta melengkapi beberapa dokumen.
“Ya, kalau tidak salah, tinggal melengkapi dokumen dan waktu itu dikatakan pembangunan sudah akan dimulai awal tahun 2023. Kalau sekarang itu belum juga dilakukan, saya kurang mengerti,” ujarnya singkat.
Sementara, sejumlah pedagang yang berjualan di Gedung 4 Pasar Horas mengatakan bahwa mereka mengetahui bahwa revitalisasi sudah akan dimulai awal tahun 2023. Bahkan, sudah ada juga ancang-ancang para pedagang akan direlokasi.
“Kami mendapat informasi waktu Dirut Bapak Toga Sihite bahwa pedagang akan dipindahkan saat dilakukan pembangunan gedung empat Pasar Horas yang katanya jadi Pasar semi modern. Kalau sekarang kami tak mendengar lagi bagaimana soal rencana itu,” ujar salah seorang pedagang marga Sinaga.
Seperti diketahui, Gedung 4 Pasar Horas yang saat ini berlantai dua, akan dibangun menjadi berlantai empat dengan dana Rp Rp 62 miliar dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian PUPR. Kondisi Gedung 4 Pasar Horas itu rencananya akan dijadikan pasar semi modern.
Untuk pelaksanaan pembangunan, hal yang harus dipersiapakan, data para pedagang agar dapat direlokasi dan itu sudah disosialisakan kepada pedagang. Bahkan, lokasi relokasi akan berada di Jalan Vihara.
Seiring dengan itu, pihak Kementerian meminta agar dipesiapkan juga Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL) dan AMDAL Lalulintas (Lalin) selama pembangunan berlangsung. (In)






