SIANTAR,SENTERNEWS
Arus balik Idul Fitri 1445 H Tahun 2024 di Kota Siantar, Senin (15/4/2024), penumpukan penumpang di sejumlah stasiun antar kota dan antara propinsi, mulai menyusut di banding hari sebelumnya.
Penumpang yang menumpuk itu bukan hanya didominasi mahasiswa yang sudah mulai masuk kuliah, Selasa (16/4/2024). Lebih dari itu, juga sejumlah pekerja tergolong ASN yang mengusung keluarga dan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Seperti pengakuan mahasiswa, USI Medan, Gaffar Panorangan Nasution didampingi beberapa temannya. Meski sudah membeli tiket pada jam 08.00 Wib, sampai jam 11.30 Wib belum juga berangkat karena bus belum juga datang.
“Sebenarnya, saya dan teman-teman biasa balik ke Medan naik kereta api. Tapi, empat hari sebelum lebaran, tiket ternyata sudah habis,” katanya sembari menunggu bus sambil memainkan handphone di stasiun bus Jalan Pattimura, samping Ramayana Kota Siantar.
Penumpukan penumpang juga terjadi di sejumlah stasiun taksi antar kota dan di sejumlah lokasi terminal liar sekitar eks terminal Suka Dame. Namun, penumpang yang paling ramai mayoritas yang berangkat ke Medan.
Informasi yang diperoleh dari kru bus angkutan antar kota mengatakan, penumpukan penumpang memang berkurang dibanding , Minggu (14/4/2024). Masalah itu terjadi karena armada tidak mampu mengangkut seluruh penumpang arus balik.
Bahkan, saat ada bus yang baru datang dari Medan, langsung mengangkut penumpang dan berangkat lagi. “Hari ini mungkin puncaka arus mudik. Kalau besok, penumpang dipastikan semakin sepi,” kata Sinaga, kru bus antar kota di jalan Sisingamangaraja tak jauh dari eks terminal Suka Dame. (In)






