Senter News
Selasa, 19 Mei 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM

Diberlakukan Tidak Manusiawi, Tujuh Pasien Kabur dari Rehabitasi Kota Siantar

Penulis: Redaksi Senternews.com
18 Mei 2026 | 20:35 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS

Tujuh orang pasien narkoba yang kabur dari salah satu satu yayasan, Kota Siantar, Sabtu (16/05/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, ungkap dugaan kekerasan fisik serta perlakuan tidak manusiawi.

“Kami kabur karena tidak tahan dengan perlakuan di tempat yayasan itu,” kata  salah seorang berinisial E di Jalan Gunung Simanuk-manuk, Kelurahan Sipinggol-pinggol, Kecamatan Siantar Barat, Senin (18/05/2026).

Dijelaskan, tempat yayasan tersebut justru dinilai sudah tidak etis lagi. “Kami ini korban penyalahgunaan narkoba, bukan ODGJ, tapi justru dirantai,” ungkap E.

Terkait perlakuan tidak manusiawi dikatakan karena mereka kerap mendapat kekerasan, intimidasi, hingga diadu domba sesama penghuni. Bahkan, kalau malam hari, pembimbing yayasan dikatakan sering mabuk.

Ironisnya lagi, E  mengaku pernah dipaksa meminum air dari botol bekas hingga mengalami diare. Saat sakit dan meminta obat, permintaan itu tidak diindahkan. Bahkan, mereka  mengaku pernah dimandikan menggunakan air comberan dan ditampar.

Sedangkan penghuni lain menyebut pernah dipukuli 13 orang dalam satu ruangan hingga hidung berdarah dan tidak diobati.

Para klien mengatakan , awalnya ada 10 orang yang mencoba kabur. Namun hanya tujuh yang berhasil keluar. Mereka bersembunyi ke hutan sebelum akhirnya pulang menggunakan transportasi online sekitar pukul 16.00 WIB.

E mengaku menjalani rehabilitasi mandiri dengan biaya Rp2,2 juta per bulan dan masuk ke panti tersebut tanpa sepengetahuan keluarga. Sehingga, ibunya sempat sakit karena tidak mengetahui keberadaannya.

Terpisah, Kadis  Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Siantar, Agustina Siombing yang dikonfirmasi mengatakan, persoalan tersebut ditangani kepala bidang terkait.

Namun, pihaknya memastikan akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi, Selasa (19/05/2026) untuk melakukan verifikasi dugaan tersebut.

Sementara, BNN Kota Siantar melalui Plt Kasubbag Umum menegaskan, layanan rehabilitasi harus dilakukan secara manusiawi dan sesuai standar pelayanan.

“Setiap bentuk tindakan yang berpotensi melanggar hak asasi manusia, termasuk praktik perantaian, tidak sejalan dengan prinsip rehabilitasi,” tegas pihak BNN.

BNN menyatakan akan melakukan verifikasi dan koordinasi dengan pengelola lembaga rehabilitasi yang dimaksud. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Sementara, pihak yayasan rehabilitasi belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan tersebut. (Ad)

 

ShareSendShare

Berita Terkait

Kuasa Hukum Tergugat
ANEKA RAGAM

Kasus Sengketa Tanah di Siantar Jadi Sorotan, Putusan Mahkamah Agung Dikalahkan Surat Bupati 1987

18 Mei 2026 | 22:33 WIB

SIANTAR.SENTERNEWS Kasus sengketa hak atas tanah yang menyita perhatian di Kelurahan Marihat Jaya, Kecamatan Siantar Simarimbun, Kota Siantar kembali digelar...

Read moreDetails
RDP Komisi I DPRD Siantar
ANEKA RAGAM

Seleksi Pelamar  JPT Pratama Pemko Siantar Bermasalah? Karena Sistim Aplikasi e-BKN

18 Mei 2026 | 22:30 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Karena kelemahan sistim Aplikasi e-BKN, terkait Seleksi Pelamar Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) Pemko Siantar, menuai masalah....

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Anggota DPRD Siantar, Andika Prayogi Sinaga Tinjau Akses Jalan Nyaris Putus di Belakang Masjid Al-Khoiriyah  

18 Mei 2026 | 20:43 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Akses jalan warga di Gang Jorlang, belakang Masjid Al-Khoiriyah, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar yang mengalami...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Warga Lansia di Siantar Utara Keluhkan Banjir Akibat Drainase Rusak Puluhan Tahun

18 Mei 2026 | 18:23 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Warga lanjut usia (Lansia), Safrida Harahap (72) yang tinggal di Jalan Ade Irma Suryani,   Kecamatan Siantar Utara Kota...

Read moreDetails
Kelompok Cipayung
ANEKA RAGAM

Walikota  Siantar Gagal Menata Kota? Kelompok Cipayung Soroti Masalah Infrastruktur

17 Mei 2026 | 21:13 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Kelompok Cipayung Kota Siantar (GMKI, HMI dan GMNI), soroti berbagai persoalan  infrastruktur yang belum ditangani Walikota Siantar...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Kinerja APH Disoroti, Ekstasi Bermerek “Transformer” Diduga Bebas Beredar di THM Koin Bar

17 Mei 2026 | 14:32 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Peredaran pil ekstasi bermerek “Transformer”, diduga kuat beredar bebas di Tempat Hiburan Malam (THM) Koin Bar, Jalan Parapat,...

Read moreDetails
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata