Senter News
Kamis, 6 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM

Mediasi Gagal, Korban Koperasi Swadharma Demo BNI Siantar, Tuntut Bayar Rp4,3 Miliar

Penulis: Redaksi Senternews.com
26 Mei 2026 | 18:37 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS

Setelah mediasi yang dilakukan Pengadilan Negeri (PN) Pematangsiantar gagal karena pihak PT BNI Cabang Pematangsiantar menyatakan tidak pernah menyatakan membayar Rp2,8 miliar,  korban Koperasi Swadharma PT BNI Cabang Pematangsiantar, menggelar demontrasi atau unjukrasa, Selasa (26/05/2026).

Daulat Sihombing sebagai Penasehat Hukum 15 orang korban Koperasi Swadarma  PT BNI Cab. Pematangsiantar didampingi kliennya usai mediasi mengatakan, mediasi yang  berlangsung tertutup dihadiri Penasehat Hukum PT BNI atas nama, Dian Napitupulu.

Dijelaskan, mediasi yang dilakukan  untuk kesekian kalinya. Bahkan,  awalnya pihak BNI  diminta membayar Rp4,3 miliar secara tanggung renteng sesuai putusan PK No. 1278 PK/Pdt/2023.

Namun, ada kesepakatan sesuai putusan Ketua Pengadilan bahwa  BNI bersedia membayar Rp2,8 miliar. Awalnya 15 orang korban koperasi bersikukuh agar pihak BNI membayar Rp4,3 miliar.

“Tapi, karena perjuangan sudah sampai 10 tahun dan terlalu melelahkan, para korban koperasi akhirnya menerima,” kata Daulat Sihombing.

Namun, pada saat mediasi tersebut,  penasehat Hukum  BNI justru membantah pernah melakukan kesepakatan untuk membayar Rp2,8 miliar. Bahkan, sudah mengajukan keberatan yang perkaranya akan disidangkan tanggal 8 Juni 2028.

”Saat mendengar bantahan bahwa BNI tidak pernah sepakat membayar Rp2,8 miliar, para korban  koperasi langsung memaki-maki penasehat hukum BNI itu. Karena suasana sempat kisruh, mediasi yang ternyata gagal, akhirnya ditutup,” beber Daulat.

UNJUKRASA

Kecewa dengan pernyataan penasehat hukum yang mengatakan bahwa pihak BNI tidak pernah menyatakan akan membayar Rp2,8 miliar, korban Koperasi Swadarma  akhirnya berunjukrasa ke Kantor PT BNI Cabang Pematangsiantar di Jalan Merdeka.

Korban Koperasi didampingi Gerakan Pemuda Barisan Negeri (GPBN) melakukan orasi dan menuntut  agar BNI mengembalikan uang anggota Koperasi Swadharma PT BNI Cab. Pematangsiantar sebesar Rp4,2 miliar.

“Kami korban penipuan BNI berkedok Koperasi Bodong yang sudah tutup tahun 2016. Pelakunya Kepala kantor BNI dan jajaran BNI dan  pengadilan telah menghukum pelakunya. Tetapi belum mengembalikan uang Rp4,2 miliar,” kata Hotna Rumasi LumbanToruan  sebagai korban yang keluarganya mengalami kerugian sekitar Rp1,3 miliar.

Pada kesempatan itu, pihak pengunjukrasa meminta agar kepala BNI menemui mereka yang ternyata tidak kunjung datang. Bahkan, seorang ibu korban Koperasi sempat menjerit-jerit dan pingsan.

Melihat situasi tersebut, personel Polwan Polres Siantar yang melakukan pengawalan di pintu gerbang kantor BNI akhirnya berusaha membatu perempuan itu supaya siuman dengan menggunakan minyak kayu putih.

Jelang beberapa saat, Dian Napitupulu sebagai Penasehat Hukum BNI Cab. Pematangsiantar menemui pengunjukrasa. Mengatakan, putusan Mahkamah Agung terkait pembayaran  Rp4,3 miliar secara tanggung renteng belum jelas.

Sedangkan adanya keputusan hasil mediasi yang dilakukan PN Pematangsiantar bahwa pihak BNI akan membayar  ganti rugi kepada korban sebesar Rp2,8  miliar tidak pernah dinyatakan pihak BNI. Kemudian, penasehat hukum meninggalkan pengunjukrasa.

Suasana aksi akhirnya memanas dan massa aksi kembali melontarkan penyataan kasar kepada pihak BNI. Bahkan, membacakan pernyataan  yang intinya agar masyarakat jangan menyimpan uang  di BNI Cab.Pematangsiantar  karena bisa kena tipu.

Berkisar pukul 16.35 W|IB, massa aksi akhirnya bubar dan berjanji akan tetap berunjukrasa menagih BNI untuk membayar Rp4,3 miliar. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

Jalan Sriwijaya
ANEKA RAGAM

Pemasangan Bendera Merah Putih di Jalan Sriwijaya Masih Minim

6 Agustus 2026 | 18:41 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Pemasangan bendera Merah Putih selama sebulan penuh dalam rangka semarak HUT Kemerdekaan RI ke 81, tampaknya masih belum...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Anggota DPRD Siantar Andika Prayogi Gerak Cepat Tinjau Rumah Warga Terancam Longsor Agar Ditanggulangi

6 Agustus 2026 | 15:38 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah menerima informasi dari masyarakat, Andika Prayogi Sinaga SE anggota DPRD Siantar langsung gerak cepat turun ke Gang...

Read moreDetails
Andika Prayogi Sinaga tinjau pembangunan jalan amblas
ANEKA RAGAM

“Terimakasih Bapak Dewan Andika Prayogi Sinaga, Jalan Amblas Selesai Diperbaiki dan Mantap”

6 Agustus 2026 | 14:35 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Warga Gang Masjid Khairiyah, Jalan Jorlang Hataran, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, tak menduga anggota DPRD...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Walikota Siantar Diwakili Sekda, Pembina Upacara Pembukaan Pemusatan Latihan Calon Paskibraka

5 Agustus 2026 | 19:17 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Walikota Siantar Wesly Silalahi  diwakili  Sekda Junaedi Antonius Sitanggang menjadi Pembina Upacara Pembukaan Pemusatan Latihan Calon Pasukan Pengibar...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Senternews Online dan Pemuda Pancasila Siantar Barat  “Gebyar Merdeka!”, Gelar Panjat Pinang Berhadiah Puluhan Juta

5 Agustus 2026 | 18:33 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dengan Semangat 45. Senternews online bersama PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat   persiapkan perhelatan "Gebyar Merdeka!"  perayaan  HUT Kemerdekaan...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Apa Kata Mahasiswa dan Aktifis Siantar Soal Kabinet Bayangan?

5 Agustus 2026 | 16:15 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Soal Kabinet Bayangan yang menetapkan pola man-to-man marking, yaitu setiap “menteri” bertugas mengawal dan mengevaluasi kinerja kementerian pemerintah...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Pulihkan Fasilitas Umum di Serbelawan Pasca Banjir

6 Agustus 2026 | 19:02 WIB
ANEKA RAGAM

Pemasangan Bendera Merah Putih di Jalan Sriwijaya Masih Minim

6 Agustus 2026 | 18:41 WIB
ANEKA RAGAM

Anggota DPRD Siantar Andika Prayogi Gerak Cepat Tinjau Rumah Warga Terancam Longsor Agar Ditanggulangi

6 Agustus 2026 | 15:38 WIB
ANEKA RAGAM

“Terimakasih Bapak Dewan Andika Prayogi Sinaga, Jalan Amblas Selesai Diperbaiki dan Mantap”

6 Agustus 2026 | 14:35 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Konsumsi Sabu, 2 Perempuan Menangis Saat Digerebek di Kamar THM

5 Agustus 2026 | 20:55 WIB
ANEKA RAGAM

Walikota Siantar Diwakili Sekda, Pembina Upacara Pembukaan Pemusatan Latihan Calon Paskibraka

5 Agustus 2026 | 19:17 WIB
ANEKA RAGAM

Senternews Online dan Pemuda Pancasila Siantar Barat  “Gebyar Merdeka!”, Gelar Panjat Pinang Berhadiah Puluhan Juta

5 Agustus 2026 | 18:33 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Berangkatkan 38 Anggota Pramuka Menuju Jamnas XII 2026

5 Agustus 2026 | 17:28 WIB
SEREMONIAL

Jelang Pelantikan, PAC Pemuda Pancasila Siantar Utara Audiensi kepada Camat Siantar Utara

5 Agustus 2026 | 16:50 WIB
ANEKA RAGAM

Apa Kata Mahasiswa dan Aktifis Siantar Soal Kabinet Bayangan?

5 Agustus 2026 | 16:15 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba

5 Agustus 2026 | 08:47 WIB
ANEKA RAGAM

Pemko Siantar Tetap Kejar Target PAD dan Semester I Masih Sekitar 48 Persen

5 Agustus 2026 | 08:46 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata