SIANTAR, SENTERNEWS
Pembangunan kios Pasar Dwilora Parluasan yang terbakar 18 Juni 2026 lalu, terus digenjot untuk mengejar target agar dapat selesai akhir September 2026 mendatang.
Seperti disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Pematangsiantar, Dedy Idris Harahap. “Sekarang, pembangunan sudah mencapai 60 persen lebih,”katanya, Jumat (21/08/2026).
Dijelaskan, saat ini sudah dilakukan pemasangan baja ringan bagian atas untuk selanjutnya pemasangan seng. Apabila pemasangan seng selesai, dilakukan pengecoran lantai kios yang jumlahnya sebanyak 276 petak berbentuk terbuka.
Seiring dengan penyelesaian pembangunan kios, dilakukan pemasangan jaringan listrik. “Kalau soal jaringan listrik, bola lampunya dipasang masing-masing pedagang,” kata Dedy sembari mengatakan, kalau kios sudah selesai, diserahkan kepada Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ).
Sesuai dengan kesepakatan, dinding kios akan dibangun para pedagang yang akan menempati kios dan itu sudah dalam pengawasan PD PHJ sebagai pengelola Pasar Dwikora Parluasan.
Selain pembangunan kios terus digenjot, pembuatan drainase dengan menggunakan box culve atau parit box, juga sudah selesai.
Terkait soal jaringan air termasuk pemasangan hidrant maupun Alat Pemadam Kebakaran Ringan (APAR) diserahkan kepada Perumda Tirta Uli Pematangsiantar.
“September 2026 pembangunan kios Pasar Dwikora dan sarana prasarana lainnya diharap dapat selesai,” ujar Dedy yang juga menyebutkan, anggaran pembangunan sekitar Rp5 miliar dari Biaya Tidak Terduga dari APBD Pematangsiantar 2026.
Sebelumnya, Dirut PD PHJ Pematangsiantar, Bolmen Silalahi mengatakan, pedagang yang akan menempati kios merupakan korban kebakaran. Baik pemilik Kartu Izin Berjualan (KIP) atau Kartu Pemilik Hak Sewa Kios (KPHSK) maupun pedagang yang menyewa kepada pemilik KPHSK.
Sementara, di sekitar lokasi pembangunan kios Pasar Dwikora Parluasan, berdiri plang proyek pemasangan atap baja ringan, pekerjaan lantai dan drainase U-DUTH . Dikerjakan mulai 25 Juni 2026.Sedangkan penyedia jasa CV Sihujur Jaaya/Tonggo Polli Hutagaol sebagai direktur. (In)






