Senter News
Rabu, 4 November 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS SUMUT
Gary Siagian

Gary Siagian

Pendidikan Indonesia: Ambisi Setinggi Langit, Realita Sedalam Jurang

Penulis: Redaksi Senternews.com
3 Mei 2026 | 08:17 WIB
Rubrik: SUMUT
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

Oleh: Gary Siagian  (Aktivis GMNI Tapanuli Utara)

Kalau pendidikan adalah kunci masa depan, maka barangkali kita sedang memegang kunci yang salah. Atau, lebih tepatnya, kunci yang belum pernah dicoba membuka pintu yang benar.

Setiap tahun, negara ini dengan penuh percaya diri mengumumkan ambisi besar menuju Generasi Emas 2045. Sebuah cita-cita yang terdengar megah, seolah kita sudah berlari kencang.  Padahal, kenyataannya masih sibuk mencari arah di persimpangan.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, optimisme kembali dipompa. Program-program diluncurkan, jargon diperindah, dan harapan digantung setinggi langit.

Tapi sayangnya, langit tidak pernah benar-benar turun untuk melihat bagaimana kondisi sekolah-sekolah di pelosok negeri.

Di sana, pendidikan tidak berbicara tentang inovasi, melainkan tentang atap bocor, papan tulis usang, dan kursi yang lebih pantas disebut artefak sejarah.

Kita sering mendengar istilah “pemerataan pendidikan”. Sebuah kalimat yang terdengar mulia, namun terasa seperti janji yang terlalu sering diulang hingga kehilangan makna. Di kota, siswa belajar dengan teknologi canggih.

Sementara, di daerah terpencil, kehadiran guru saja sudah dianggap kemewahan. Mungkin inilah definisi baru dari keadilan: semua orang berhak bermimpi, meskipun tidak semua diberi kesempatan yang sama untuk bangun dan mewujudkannya.

Lalu kita bicara soal kurikulum. Ah! ini bagian yang paling menarik. Kurikulum di Indonesia tampaknya lebih dinamis daripada cuaca. Berganti-ganti dengan semangat pembaruan, namun sering lupa bahwa yang beradaptasi bukan hanya kertas kebijakan, melainkan manusia di dalamnya.

Guru dipaksa menjadi pelari maraton tanpa garis finis yang jelas, sementara siswa dijadikan penumpang dalam kendaraan yang terus berganti arah tanpa pemberitahuan.

Di ruang kelas, kita masih memuja hafalan seolah itu adalah ukuran kecerdasan tertinggi. Anak-anak diajarkan untuk mengingat, bukan memahami.  Mereka dilatih menjawab soal, bukan menyelesaikan masalah.

Mungkin kita memang sedang menyiapkan generasi yang hebat dalam mengulang, tapi gagap ketika diminta menciptakan.

Ironi berikutnya datang dari mereka yang menjadi ujung tombak pendidikan: para guru. Kita menuntut mereka mencetak generasi unggul. Sementara kesejahteraan mereka sendiri sering kali tertinggal jauh.

Guru honorer, dengan segala pengabdian, masih harus berjuang dengan penghasilan yang nyaris tidak masuk akal. Barangkali ini cara kita menguji dedikasi, seberapa lama seseorang bisa bertahan dalam ketidakpastian.

Digitalisasi pendidikan pun tak luput dari ironi. Kita berbicara tentang kelas online dan transformasi digital, namun lupa bahwa tidak semua siswa memiliki akses internet. Apalagi perangkat yang memadai.

Di beberapa tempat, sinyal masih menjadi barang langka. Tapi tentu saja, itu tidak menghalangi kita untuk terus berbicara tentang kemajuan, Karena dalam retorika, semua tampak mungkin.

Saya tidak mengatakan, “Tidak ada usaha dari pemerintah”. Program ada, kebijakan dibuat, dan niat baik tentu bisa ditemukan di sana.

Namun persoalannya bukan pada apa yang direncanakan, melainkan pada apa yang benar-benar terjadi. Evaluasi sering kali lebih terdengar seperti formalitas, bukan refleksi yang jujur.

Pada akhirnya, pendidikan di Indonesia bukan kekurangan mimpi. Kita punya terlalu banyak mimpi, bahkan mungkin berlebihan. Yang kita kekurangan adalah keberanian untuk jujur melihat kenyataan, dan komitmen untuk memperbaikinya secara konsisten.

Jika tidak, maka Generasi Emas 2045 hanya akan menjadi slogan yang indah dipajang, dipuji, lalu dilupakan. Seperti janji-janji yang terlalu sering diucapkan tanpa pernah benar-benar ditepati.” Ambisi Setinggi Langit, Realita Sedalam Jurang”. (***)

ShareSendShare

Berita Terkait

SUMUT

TNI AD kembali Buka Penerimaan Bintara dan Tamtama PK Gelombang I TA 2027 di 7 Lokasi Wilayah Kodam I/BB

27 Oktober 2026 | 19:59 WIB

MEDAN ,SENTERNEWS Kabar gembira bagi putra-putra terbaik bangsa yang ingin mengabdi kepada negara. TNI Angkatan Darat (TNI AD) telah resmi...

Read moreDetails
SUMUT

  Bisnis Narkoba dan Parengkol di Lapas kelas II B Siborong-Borong Sengaja Dipelihara?

7 Oktober 2026 | 20:50 WIB

TAPANULI  UTARA, SENTERNEWS Bisnis  narkoba dan bisnis Lodes atau nama lain “parengkol” yang diduga berlangsung di  Lapas Kelas II Siborong-borong...

Read moreDetails
SUMUT

Konsolidasi BEM SI Sumbagut, Kemas Isu Darurat Menuju Policy Brief, Termasuk Pemekaran Kabupaten Simalungun

22 Agustus 2026 | 16:51 WIB

SUMUT, SENTERNEWS Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) daerah Sumatera Utara melalui  konsolidasi wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), menjadi...

Read moreDetails
SUMUT

Kinerja Bupati Toba Disorot: Masyarakat Keluhkan Jalan Rusak dan Pelayanan Publik

12 Agustus 2026 | 11:15 WIB

TOBA, SENTERNEWS Kinerja Pemkab Toba dengan Bupati Effendi Napitupulu menjadi sorotan. Pasalnya, masyarakat mengeluhkan kondisi infrastruktur yang rusak dan tidak...

Read moreDetails
SUMUT

Gubsu Buka Rakor Asistensi dan Monitoring Penggunaan TKD 2026 dan Dihadiri Walikota Siantar

14 Juli 2026 | 18:40 WIB

MEDAN, SENTERNEWS Alokasi Dana Transfer Ke Daerah (TKD) 2026 (TKD) untuk Sumatera Utara tahun 2027 diharap tidak mengalami penurunan, dan...

Read moreDetails
Unjukrasa di depan Kejati Sumut
SUMUT

Korupsi di Siantar Menggurita! Aliansi CS KERAS Geruduk Kejati Sumut dan Bakar Poster Foto Walikota  

18 Juni 2026 | 20:32 WIB

MEDAN, SENTERNEWS Setelah sebelumnya gelombang desakan rakyat terhadap penuntasan berbagai dugaan  korupsi di Kota Siantar yang begitu menggurita semakin menguat,...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Dishub Pemko Siantar Lakukan Pengamanan Lalulintas  di 22 Titik

3 November 2026 | 18:56 WIB
ANEKA RAGAM

Partai Gerindra Siantar Turut Mengawasi: Program MBG Pakai Prasmanan?

3 November 2026 | 18:32 WIB
ANEKA RAGAM

Ruko dan Eks SMA Negeri 4 Pematangsiantar Milik Moei Tioe & Hermawanto Dieksekusi 

3 November 2026 | 16:14 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Massa GERMALAK dengan Security PT SIPEF Nyaris Bentrok,  Kapolres Simalungun Berhasil Lakukan Mediasi

3 November 2026 | 09:36 WIB
SEREMONIAL

Wali Kota Siantar Terima Audiensi Kakanwil  DJP Sumut II

2 November 2026 | 20:53 WIB
SEREMONIAL

Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Pematangsiantar Silaturahmi Dengan Dandenpom I/1 Pematangsiantar

2 November 2026 | 20:53 WIB
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Sepakat Bahas R-APBD 2027 dan 3 Ranperda 

2 November 2026 | 20:01 WIB
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Soroti Proyek Dinas PUTR, Selain Ada Berhenti Sebulan, Juga Tak Berkualitas

2 November 2026 | 19:34 WIB
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga: Kenapa Proyek PUTR Banyak Dikerjakan Tenaga Kerja dari Luar Daerah?

2 November 2026 | 18:27 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Wisatawan Tenggelam di Danau Toba, Kapolsek Dolok Pardamean Pimpin Pencarian dan Akhirnya Ditemukan

2 November 2026 | 08:00 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Melalui Safari Minggu Kasih, Kapolres Simalungun Ajak Jemaat Bersinergi Jaga Kamtibmas dan Perangi Narkoba

1 November 2026 | 16:51 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Ungkap Tiga Kasus 3C dengan 4 Tersangka, Kapolres Simalungun Ucapkan Terimakasih kepada Masyarakat

31 Oktober 2026 | 23:26 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata