TAPANULI UTARA
Untuk menyampaikan keresahan masyarakat Tapanuli Utara terkait kelangkaan pupuk di kalangan petani, DPC GMNI Tapanuli Utara (Taput) beraudiensi dengan PT Perseroda Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat (22/05/2026).
Pada kesempatan itu, diketahui, alokasi pupuk subsidi yang di tanggung jawabi PT Perseroda pertanian kabupaten Tapanuli Utara, sebanyak 8.467.138 Ton.
Tapi yang terealisasi atau terdistribusi mulai Januari sampai 13 Mei 2026 ke 43 kios atau grosir sebanyak 2.502 Ton.
Wilayah sesuai SK Dinas Pertanian Tahun 2026 PT Perseroda pertanian memiliki 5 kecamatan. Yakni, Adian Koting, Sipahutar, Parmonangan, Tarutung dan Siatas Barita.
Terkait dengan itu, Ketua DPC GMNI Tapanuli Utara Daniel Nababan bertanya apakah ada kendala pendistribusian pupuk sehingga yang bisa disalurkan hanya 2.502 Ton.
Selanjutnya, PT Perseroda menyampaikan, ketersediaan pupuk di gudang , tidak selalu tersedia sehingga terhambat dalam pendistribusian pupuk.
Sementara hasil kunjungan DPRD Kabupaten Tapanuli Utara ke gudang yang ada belawan bulan april 2026, bahwa pupuk NPK dan UREA tersedia,
Terkait dengan itu muncul pertanyaan, siapa yang benar apakah pupuk Indonesia yang tidak sanggup memenuhi kebutuhan pupuk subsidi, atau distributor yang tidak mampu mendistribusikan tepat waktu?
“Yang juga kita sayangkan, alokasi pupuk subsidi di Kabupaten Tapanuli Utara tidak pernah mencapai 100 persen bahkan jauh dari 100 persen,” kata Daniel Nababan.
Selanjutnya, DPC GMNI Tapanuli Utara berharap kalau Pupuk Indonesia tidak mampu menyediakan pupuk sesuai kebutuhan masyarakat terkhusus pupuk subsidi, lebih baik dikurangi alokasinya.
“Jangan datanya besar tapi tidak mampu menyiapkan pupuknya dan kalau distributor yang tidak mampu mendistribusikan, lebih baik distributor diganti, karena kita lihat contoh PT Perseroda Pertanian Tapanuli Utara sangat jauh dari target yang harus dicapai,” beber Daniel.
Terkait dengan itu DPC GMNI Tapanuli Utara mengaku berkomitmen untuk menyelidiki kasus kelangkaan pupuk secara berkala dan mengharapkan dukungan masyarakat. (Rel)






