SIMALUNGUN,SENTERNEWS
Kereta api yang melintas di jalur dekat Jembatan Kereta Api Sungai Bah Bolon, Huta VI Sumanggar, Nagori Perdagangan II, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, tabrak Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berjenis kelamin pria.
“Begitu menerima informasi dari masyarakat, anggota kami merespons dengan cepat turun ke lokasi menangani kejadian non pidana itu ,” ujar Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba Senin (04/05/2026).
Kapolsek Bandar Huluan IPTU Patar Banjarnahor SH MH menjelaskan, peristiwa tragis itu berlangsung, Minggu (03/05/2026) sekira pukul 16.37 WIB. Petugas menemukan korban tergeletak dalam posisi terlentang di pinggir rel kereta api jalur perjalanan Medan-Perlanaan, KM 111 (6/7).
Korban diidentifikasi bernama Habib Pandawa Fahreza Siregar (29), warga Jalan Veteran, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.
Berdasarkan keterangan saksi dari petugas Polsuska bernama Amadhani Saputra, korban yang meninggal dunia di tempat, ditabrak kereta api yang datang dari Medan menuju Tanjung Balai saat berjalan kaki di lokasi kejadian.
“Keterangan anggota keluarga korban menyampaikan, selama ini korban memang mengalami gangguan jiwa berupa stres dan depresi. Pihak keluarga menyatakan tidak keberatan atas proses penanganan yang dilakukan kepolisian,” kata Kapolsek.
Sekira pukul 20.00 WIB, jenazah korban dibawa ke rumah keluarganya di Huta II, Nagori Sugarang Bayu, Kecamatan Bandar untuk disemayamkan.
Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan bidan desa, kondisi korban begitu memprihatinkan dengan kondisi kepala remuk, tangan kanan dan pergelangan kaki kanan, patah.
Dari hasil olah TKP, petugas juga menemukan barang bukti berupa sebuah tas perempuan berbahan kulit berwarna coklat yang berisi uang tunai sebesar Rp13.147.000. Dan sudah didiamankan petugas untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Kejadian itu ditangani sebagai kasus non pidana dengan nomor laporan dengan motif masih dalam penyelidikan. Sementara, modus operandi dicatat sebagai kelalaian.
“Kami turut berbelasungkawa atas kepergian korban. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih berhati-hati di sekitar jalur kereta api, demi keselamatan bersama,” pungkas AKP Verry Purba. (In)






