SIANTAR, SENTERNEWS
Bagaimana sekiranya jika Badan Kenaziran Masjid (BKM) mengumumkan di masjid, jika hadir menunaikan Shalat Shubuh berjamaah, akan mendapatkan uang tunai Rp5 juta perorang? Kira-kira banyak yang hadir shubuh ini?
Pertanyaan itu dilontarkan Sekretaris Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pematangsiantar, H Zainal Siahaan SE MM melalui sambutannya pada Syafari Shalat Shubuh Berjamaah di Masjid Ar Rido, Jalan Asrama Martoba, Kecamatan Siantar Martoba Pematangsiantar, Minggu (30/08/2026).
Pada kegiatan yang digelar Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pematangsiantar itu, para jemaah yang hadir diajak merenung.
Selanjutnya, Zainal Siahaan mengatakan, umat Islam tentu ramai berdatangan ke masjid untuk menunaikan sholat subuh berjamaah. “Padahal Nabi Muhammad SAW sudah mengatakan, dua rakaat sebelum shubuh lebih baik dari dunia ini dan seisinya,” imbuh Zainal.
Dijelaskan, Syafari Shubuh MUI tersebut bertujuan untuk menjalin dan menguatkan silaturrahim antar MUI dengan masyarakat khususnya jamaah masjid Ar Rida Siantar Martoba.
Untuk itu, kepada masyarakat, remaja dan pemuda diiumbau untuk ramai-ramai memakmurkan masjid-masjid khususnya shalat shubuh berjamaah.
Sebelumnya, Ustadz Fahruddin Sagala mengatakan, program Sholat Subuh Berjamaah dilakukan secara bergantian dari masjid ke masjid untuk melaksanakan melaksanakan JIHAD (Pengajian Ahad) melalui Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat dengan Ketua Dr M Zein MPd I.
Kemudian, memperkenalkan pengurus MUI Pematangsiantar yang hadir. Di antaranya, H Faidil Siregar S A, H Ahmad Syukri S Ag, H Husnul Arifin M Pd, Rahmat Ridwan S Sos, H Abdussalam Lubis S Ag, H Rustam Asyari MA, Muhammad Rusli M Pd, Muhammad Thaib MA, Cut Hasballah dan Ahmad Fauzi Lubis S PdI.
H Faidil Siregar S Ag melalui tausiahnya,menekankan pentingnya memakmurkan masjid. Namun, tidak hanya dalam bentuk aktifitas ibadah secara ritual, tetapi penting juga mengurusi masjid.
“Jangan sampai ada masjid yang tidak terurus, sebab orang yang mengurus masjid akan diangkat derajatnya, dimuliakan Allah, diberikan pahala besar berupa syurga,” tegasnya.
H Faidil Siregar juga menjelaskan agar menjadikan ibadah seperti sholat sebagai fungsi pembinaan akhlak pribadi dan masyarakat dalam hidup dan kehidupan manusia.
“Waspada terhadap dunia yang sering menipu manusia karena dunia ini adalah senda gurau dan permainan yang menipu,” ujar H Faidil Siregar.
Usai tausiyah, dilakukan photo bersama dan dilanjutkan dengan serapan pagi bersama antar pengurus MUI Pematangsiantar dengan jamaah Masjid Ar Rido. (Rel)






