SIANTAR, SENTERNEWS
Aktivis Muda Nahdlatul Ulama (NU) Kota Siantar Chotibul Umam Sirait menyambut kehadiran Kapolres baru, AKBP Sah Udur T M Sitinjak SIK MH dengan harapan besar membawa perubahan yang lebih baik bagi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Siantar.
Menurut Chotibul Umam Sirait, yang akrab disapa Cak US sekaligus Bendahara PKC PMII Sumut itu, selama kepemimpinan Kapolres sebelumnya, AKBP Yogen Heroes Baruno, situasi kamtibmas di Siantar masih jauh dari optimal. Bahkan, masih banyak kekurangan, terutama dalam penanganan peredaran narkoba, aksi begal, serta tawuran yang marak terjadi di kota tersebut.
Cak US menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada kerja nyata Bukan sekadar pencitraan di media sosial. Artinya, Kapolres sebelumnya lebih banyak melakukan promosi diri dibandingkan menyelesaikan kasus-kasus yang ada secara tuntas.
Sementara, hadirnya AKBP Sah Udur T M Sitinjak sebagai Kapolres perempuan pertama di Kota Siantar dinilai sebagai sejarah baru bagi kota Siantar.
“Sosok Kapolres yang baru ini memiliki sifat keibuan dapat lebih mendekatkan Polres dengan seluruh elemen masyarakat. Terutama mahasiswa, demi menciptakan kondisi kamtibmas yang lebih baik, ” ujarnya.
Cak US menyatakan, para aktivis muda NU siap mendukung Kapolres baru dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.
“Kita berharap ada langkah konkret dalam pemberantasan narkoba, penanganan kejahatan jalanan, serta peningkatan keamanan di Pematangsiantar secara keseluruhan, ” imbuhnya.
Ditegaskan, dengan semangat dan harapan baru, masyarakat Kota Siantar saat ini menantikan gebrakan nyata dari Kapolres AKBP Sah Udur T M Sitinjak demi terciptanya kota yang lebih aman dan nyaman.(In)







