SUMATERA UTARA, SENTERNEWS
Aktivis Katolik, Edis Galingging, mantan Ketua PMKRI Cabang Pematangsiantar, mendukung penuh langkah DPRD Sumatera Utara melalui Komisi C yang berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP).
RDP itu terkait lambatnya penggantian kerugian uang milik umat Katolik Paroki Santo Fransiskus Assisi di Aek Nabara, Kab. Labuhan Batu, Sumatera Utara akibat dugaan tindak pidana perbankan.
“Langkah Komisi C DPRD Sumut itu penting sebagai upaya membuka secara transparan dugaan persoalan yang telah meresahkan umat. Khususnya jemaat Katolik di Paroki St. Fransiskus Assisi Aek Nabara,” kata Edis, Jumat (17/04/2026).
Ditegaskan, negara melalui lembaga legislatif harus hadir untuk memastikan tegakkanya keadilan. Sehingga, RDP merupakan momentum penting mengungkap fakta yang sebenarnya.
Saat RDP, DPRD Provinsi Sumut diminta menghadirkan semua pihak terkait. Termasuk Regional CEO BNI Wilayah 01 Medan, Kepala Unit BNI Aek Nabara, aparat penegak hukum, OJK Perwakilan Sumatera Utara dan perwakilan umat dari Paroki St. Fransiskus Assisi Aek Nabara.
Edis juga menyoroti dugaan tindak pidana perbankan yang dilakukan oknum eks pejabat Bank BNI di Aek Nabara berinisial AHF. Dugaan tersebut mencakup praktik penipuan dan/atau penggelapan dana milik umat Katolik Paroki Aek Nabara kurang-lebih sebesar Rp28 miliar.
Jika dugaan itu terbukti, menurutnya bukan hanya mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi perbankan. Tetapi juga melanggar hukum yang harus diproses secara tegas. Untuk itu, aparat penegak hukum diminta segera bertindak profesional dan transparan.
“Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan semakin menurun akibat kasus seperti ini,” tambahnya yang juga meminta umat Katolik untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Percayakan proses penyelesaian kepada mekanisme hukum yang berlaku.
Sementara, kasus tersebut tengah menjadi perhatian publik. Khususnya di Sumatera Utara, mengingat menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan dan perlindungan terhadap nasabah. (Rel)






