Senter News
Sabtu, 19 September 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS NASIONAL
Torop MH Sihombing dan Ferry Simarmata

Torop MH Sihombing dan Ferry Simarmata

Gerak Nusantara : Hilirisasi dan Kemandirian Dimulai dari UMKM Sebagai Fondasi Pembangunan Ekonomi Yang Tepat

Penulis: Redaksi Senternews.com
1 Juni 2026 | 15:34 WIB
Rubrik: NASIONAL
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

“Tanpa reformasi struktural, UMKM hanya jadi slogan. Keadilan ekonomi dimulai dari perlindungan pelaku usaha rakyat”

Gerak Nusantara, sebagai salah satu organisasi masyarakat sipil yang konsisten mengusung ide-ide kreatif pembangunan dan pengembangan ekonomi nasional berbasis kerakyatan, hari ini menilai dan menyampaikan sikap resminya untuk menjadikan penguatan UMKM sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi nasional yang tepat, inklusif, dan berkelanjutan.

Indonesia dikatakan sebagai negara dunia ketiga atau dapat disebut juga sebagai negara berkembang masih memiliki ketergantungan kepada pertumbuhan perekonomian global.

Di sisi lain negara yang memegang pengaruh globalisasi adalah Amerika, Cina, Emirat Arab dan negara-negara Eropa atau dapat disebut sebagai negara maju juga berlomba-lomba meningkatkan kekuatan negaranya.

Dampak dari ketergantungan ekonomi global ini mengakibatkan beberapa permasalahan yang menghambat pembangunan Indonesia terutama pada masyarakat menengah ke bawah. Kemungkinan suatu negara bisa menjadi negara lemah dan sangat ketergantungan dengan negara maju karena adanya kerja sama politik ekonomi.

Padahal bila kita menilik lebih jauh, bahwa potensi UMKM yang kita miliki telah memberikan kontribusi signifikan dalam menopang perekonomian dan pembangunan nasional, namun dinamika yang terjadi di lapangan justeru para pelaku UMKM, kerap mendapatkan diskriminasi dan dipandang sebelah mata. Padahal,  validasi Data BPS 2025 mencatat UMKM berkontribusi 61,1% terhadap PDB dan menyerap 96,9% tenaga kerja.

UMKM merupakan salah satu ujung tombak pertumbuhan perekonomian yang dianggap mampu bertahan disaat krisis ekonomi dunia pada era reformasi.

Secara empiris UMKM mampu membuktikan dimana saat priode krisis ekonomi (baik krisis ekonomi 1997-1998 maupun priode krisis 2008 lalu) yang telah menghancurkan perekonomian nasional.

Banyak perusahaan besar tumbang dan melakukan PHK besar-besaran. Akan tetapi UMKM dengan fleksibilitasnya mampu bertahan dari terapan krisis global.

Terbukti ketika krisis moneter, yang mampu bertahan pada saat itu adalah para pelaku UMKM yang tidak memiliki ketergantungan dengan bank atau investor lainnya.

Gerak Nusantara, tetap memandang ada titik kerawanan yang harus segera dibenahi dalam menjaga dan melindungi UMKM sebagai sebuah sistem ekonomi yang bekerja dan berjalan di masyarakat.

Beberapa titik kerawanan itu berhasil dilakukan pemetaannya berdasarkan permasalahan kronik yang kerap menimpa para pelaku UMKM, diantaranya:

1.Memberikan bantuan modal untuk memproduksi barang kepada pelaku UMKM:

Pemerintah memberikan beberapa program kepada pelaku usaha untuk dapat mengembangkan usahanya baik secara hibah maupun pinjaman non bunga agar usaha yang dikembangan dengan cepat bergerak.

Artinya, selama ini peran Bank, khususnya “Himbara” (Himpunan Bank Milik Negara) belum memberikan dampak positif, dukungan permodalan kepada UMKM, sehngga pelaku UMKM dibiarkan tergerus oleh sistem permodalan melalui praktek rentenir, yang menetapkan suku bunga mencapai 10 % – 20 %.

Fakta yang kita temukan di lapangan, meski praktek rentenir yang terus menghisap UMKM melalui suku bunga yang sangat tidak manusiawi, tetapi tanggung jawab itu masih mampu dijalankan oleh para pelaku UMKM, meski disana sini banyak muncul masalah baru lainnya. Makanya, peran pemerintah melalui “Himbara” sudah sesegera mungkin untuk mengambil alih bantuan permodalan UMKM dengan sistem yang lebih fleksibel.

2.Membangun sinergisitas UMKM dengan Petani:

UMKM bukan ruang hampa yang berdiri sendiri, tetapi memiliki keterhubungan dengan sektor real lainnya dalam mendukung ketersediaan bahan pangan sebagai komoditas yang akan didistribusikan ke pasar.

Artinya, sama dengan polemik yang dihadapi pelaku UMKM ketika jerat dan perangkap modal dalam sistem rentenir yang kerap dihadapi, petani juga mengalami kondisi yang tidak kalah tragisnya, ketika hasil-hasil produksi pertanian terperangkap dalam mekanisme tengkulak. Sehingga praktek penghisapan sangat jelas terjadi disana.

Dengan membuka akses langsung UMKM dalam jalur distribusi ke Petani, hal ini akan memberikan kontribusi positif mendorong terbentuknya pertumbuhan ekonomi secara signifikan karena telah memutus mata rantai ekonomi rente.

Gerak Nusantara, memandang program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih adalah langkah progresif dan sangat populis sekali sedang dibangun Presiden Prabowo. Sehingga sangat layak dan berdasar sekali untuk terus didukung pelaksanaannya.

3.Melegalkan produk dan menghakpatenkan produk hasil kreativitas masyarakat lokal:

Artinya, perlu dilakukan perhatian khusus dalam melegalkan produk UMKM agar dapat menjadikan merk atau logo tersebut dapat dikenal masyarakat dengan mudah.

Sampai saat ini masih ada beberapa kasus para pelaku UMKM mengeluh karena saling mengklaim merk atau logo produk mereka, sehingga yang dirugikan adalah pelaku UMKM itu sendiri.

Karena itu, pelaku UMKM harus segera mengurus hak paten produknya apalagi saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan masyarakat untuk mengurus hak paten mereka secepatnya, namun diharapkan pelaksanaanya tidak membebankan para pelaku UMKM dalam hal persyaratan

4.Mencari tempat strategis dan pasar yang mumpuni:

Artinya, pasar merupakan arena transaksi yang dapat menentukan maju tidaknya UMKM. Karena itu, pelaku UMKM menempatkan usaha sesuai dengan permintaan dan kebutuhan konsumen, agar usaha yang dijalankan tepat sasaran.

Sementara pemerintah harus menyediakan tempat strategis agar pelaku usaha dengan mudah menjual produk mereka sebagaimana layaknya. Hal ini bisa beajar dari pengalaman, seperti Supermarket, Swalayan, Pasar Tradisional, dan Pameran.

Langkah-langkah di atas penting sifatnya untuk segera dilakukan, hal ini untuk mendukung program strategis yang ditetapkan Presiden Prabowo dengan menempatkannya sebagai Program Strategis Nasional, seturut dengan itu apa yang ditegaskan Prabowo dalam Pidato di DPR, tentang Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027, tanggal 20 Mei 2026, yang lalu dalam semangatnya mengamanatkan prinsip-prinsip Pasal 33 dan Pasal 34 UUD’45, segera terwujud.

Demikian disampaikan sebagai bentuk dukungan mutlak terhadap program-program kerakyatan Presiden Prabowo membawa Indonesia Emas 2025. (Torop  MH Sihombing (Ketua DPD Gerak Nusantara Sumatera Utara) dan Ferry Simarmata (Sekretaris DPD Gerak Nusantara Sumatera Utara)

 

ShareSendShare

Berita Terkait

NASIONAL

Dualisme Organisasi, PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional

10 September 2026 | 21:25 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Terkait dengan adanya dualisme dalam organisasi, Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Pematangsiantar Santo...

Read moreDetails
NASIONAL

Karut-Marut RKAB Diduga Jadi Pangkal Krisis Pasokan Batu Bara, DPP GPM Desak Polri Periksa Menteri ESDM

13 Juli 2026 | 20:22 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri didesak periksa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil...

Read moreDetails
Imran Simanjuntak
NASIONAL

Gejolak Republik, Menggelitik: SDA Dikuasai Oligarki, Gerakan Terbelah dan Konflik Diproduksi Algoritma

19 Juni 2026 | 20:18 WIB

Penulis : Imran Simanjuntak Republik ini sedang berada dalam fase gejolak yang tidak sederhana. Di permukaan, kita melihat demonstrasi mahasiswa,...

Read moreDetails
Imran Simanjuntak
NASIONAL

Serangan Terhadap Budiman, Upaya  Memutus Ingatan Kolektif

17 Juni 2026 | 20:26 WIB

Penulis : Imran Simanjuntak MA (Dosen STAI SAMORA Pematangsiantar) Tulisan ini menganalisis serangan terhadap Budiman Sudjatmiko sebagai bagian dari strategi...

Read moreDetails
NASIONAL

DPP GARANSI dan AMPPUH Geruduk KPK Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Eks Rumah Singgah Covid 19 

4 Juni 2026 | 18:37 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Massa  dari Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (DPP GARANSI) dan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum...

Read moreDetails
NASIONAL

Langsung Dipimpin  Presiden Prabowo, Polres Simalungun Sukseskan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026  

16 Mei 2026 | 19:25 WIB

SIMALUNGUN,SENTERNEWS Polres Simalungun,  bersama seluruh pemangku kepentingan lintas sektor sukses  laksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Tandatangani Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan dan Pencegahan Korupsi

19 September 2026 | 09:07 WIB
ANEKA RAGAM

Pemko Siantar dan Kemenkum RI Rapat Harmonisasi Rancangan Perwa Tentang Master Plan Kota Cerdas Kota Pematangsiantar

18 September 2026 | 16:40 WIB
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga SE Anggota DPRD Siantar Antisipasi Penyebaran DBD, Dinas Kesehatan Langsung Fogging

18 September 2026 | 15:10 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Salurkan Bantuan bagi Korban Angin Puting Beliung

18 September 2026 | 09:48 WIB
ANEKA RAGAM

Kapolres Siantar:  AKBP Dhana Noer Kurniawan Resmi Gantikan AKBP Sah Udur  Siitinjak 

18 September 2026 | 09:44 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres  Simalungun, AKBP Hendri Nupia Dinka Barus Gantikan AKBP Marganda Aritonang

18 September 2026 | 09:31 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Buron 2 Bulan, Pelaku pencurian 3 Unit HP Diringkus Tim Jatanras Polres Simalungun  

18 September 2026 | 09:09 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Temuan Jasad Pemuda di Marihat Bandar Dievakuasi Polres Simalungun

18 September 2026 | 09:07 WIB
ANEKA RAGAM

Bencana Alam dan Panggilan Ruhani Manusia untuk Kembali kepada Allah

18 September 2026 | 09:05 WIB
ANEKA RAGAM

Siaga Bencana dan Teror, PLN UP3 Pematangsiantar Simulasi Tanggap Darurat

17 September 2026 | 18:29 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Luncurkan Aplikasi SIMARATUR

17 September 2026 | 18:27 WIB
ANEKA RAGAM

KPU Pematangsiantar Lakukan Survey Kepuasan Masyarakat

17 September 2026 | 18:17 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata