Senter News
Kamis, 5 November 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS NASIONAL
Imran Simanjuntak

Imran Simanjuntak

Gejolak Republik, Menggelitik: SDA Dikuasai Oligarki, Gerakan Terbelah dan Konflik Diproduksi Algoritma

Penulis: Redaksi Senternews.com
19 Juni 2026 | 20:18 WIB
Rubrik: NASIONAL
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

Penulis : Imran Simanjuntak

Republik ini sedang berada dalam fase gejolak yang tidak sederhana. Di permukaan, kita melihat demonstrasi mahasiswa, perdebatan politik, dan polarisasi sosial yang semakin keras.

Namun di balik semua kegaduhan itu, ada ironi besar: republik ini gaduh di sampul, tetapi sunyi pada inti persoalan yang menentukan masa depan bangsa.

Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan bahwa kekayaan alam harus dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, justru terpinggirkan oleh praktik penguasaan sumber daya alam yang dikuasai segelintir elite ekonomi, politik dan oligarki.

Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa, tetapi pendapatan SDA hanya menyumbang sebagian kecil APBN. Keuntungan besar mengalir kepada oligarki domestik, korporasi asing, dan elite politik yang menikmati rente kebijakan.

Rakyat justru menanggung beban pajak, dampak lingkungan, dan harga energi yang tetap tinggi. Inilah paradoks besar republik: negara kaya SDA, tetapi rakyat tetap harus membayar mahal untuk hidup di dalamnya.

Di tengah situasi itu, gerakan mahasiswa dan rakyat kembali menguat. Namun energi besar ini justru terpecah oleh sensasi algoritma.

Serangan terhadap Budiman Sudjatmiko menjadi contoh bagaimana gerakan mahasiswa dapat diarahkan pada figur, bukan struktur. Budiman yang memiliki sejarah panjang dalam perjuangan demokrasi, menjadi sasaran kritik yang lebih bersifat personal daripada analitis.

Kritik itu viral bukan karena substansinya kuat, tetapi karena algoritma media sosial memprioritaskan konten yang memicu emosi. Dan, Gerakan mahasiswa yang seharusnya menjadi kekuatan moral justru terseret dalam pusaran sensasi digital.

Fragmentasi semakin terlihat ketika sebagian mahasiswa dan kelompok masyarakat terseret dalam mobilisasi massa pendukung MBG.

Mobilisasi itu memperlihatkan bagaimana gerakan rakyat dapat diarahkan untuk memperkuat kepentingan politik tertentu, bukan memperjuangkan isu struktural seperti penguasaan SDA atau ketimpangan ekonomi.

Di sisi lain, muncul gelombang serangan dan dukungan terhadap Tiyo Ardianto yang menjadi simbol baru kritik terhadap kekuasaan. Tetapi perdebatan tentang dirinya lebih banyak berkutat pada personalitas, bukan pada gagasan atau struktur ekonomi-politik yang ia kritik.

Polarisasi ini memperlihatkan bagaimana ruang publik digital memecah gerakan rakyat menjadi kubu-kubu kecil yang saling serang. Sementara akar persoalan tetap tak tersentuh.

Media sosial memperkeruh keadaan. Algoritma bekerja dengan logika sederhana: konten yang memicu emosi akan disebarkan lebih luas. Konten provokatif, hoaks, dan serangan personal lebih cepat viral dibanding analisis struktural.

Dalam ekosistem ini, buzzer memainkan peran penting dalam menggiring opini, menyerang tokoh tertentu, mengalihkan isu SDA, dan memperkuat polarisasi.

Ruang publik digital akhirnya dipenuhi drama politik, bukan diskusi kebijakan. Konflik horizontal diperkuat, sementara konflik vertikal antara rakyat dan oligarki, ditutupi.

Gejolak republik hari ini bukan sekadar konflik politik. Tetapi krisis struktural yang berakar pada penguasaan SDA dan manipulasi opini publik.

Selama kekayaan alam dikuasai segelintir elite, rakyat akan terus menanggung beban fiskal dan sosial. Selama gerakan rakyat diarahkan pada isu permukaan, perubahan tidak akan terjadi.  Dan selama algoritma menjadi arsitektur konflik, polarisasi akan terus menguat.

Republik ini menggelitik bukan karena lucu. Tetapi karena ironi yang menyakitkan: kita ribut di sampul, tetapi isi buku republik ini ditulis oleh kekuatan yang tak pernah kita pilih. (Penulis: Aktivis 98/Dosen STAI SAMORA Pematangsiantar)

ShareSendShare

Berita Terkait

Gading Simangunsong
NASIONAL

Alumni Diklat Antikorupsi Nasional 2025 Tolak Wacana Luhut: “Jangan Persempit Ruang Pemberantasan Korupsi”

23 Oktober 2026 | 08:05 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Alumni Diklat Antikorupsi Nasional 2025, Gading Simangunsong dengan tegas menolak,  wacana Ketua DEN Luhut Binsar Panjaitan yang hendak...

Read moreDetails
NASIONAL

Dualisme Organisasi, PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional

10 September 2026 | 21:25 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Terkait dengan adanya dualisme dalam organisasi, Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Pematangsiantar Santo...

Read moreDetails
NASIONAL

Karut-Marut RKAB Diduga Jadi Pangkal Krisis Pasokan Batu Bara, DPP GPM Desak Polri Periksa Menteri ESDM

13 Juli 2026 | 20:22 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri didesak periksa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil...

Read moreDetails
Imran Simanjuntak
NASIONAL

Serangan Terhadap Budiman, Upaya  Memutus Ingatan Kolektif

17 Juni 2026 | 20:26 WIB

Penulis : Imran Simanjuntak MA (Dosen STAI SAMORA Pematangsiantar) Tulisan ini menganalisis serangan terhadap Budiman Sudjatmiko sebagai bagian dari strategi...

Read moreDetails
NASIONAL

DPP GARANSI dan AMPPUH Geruduk KPK Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Eks Rumah Singgah Covid 19 

4 Juni 2026 | 18:37 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Massa  dari Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (DPP GARANSI) dan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum...

Read moreDetails
Torop MH Sihombing dan Ferry Simarmata
NASIONAL

Gerak Nusantara : Hilirisasi dan Kemandirian Dimulai dari UMKM Sebagai Fondasi Pembangunan Ekonomi Yang Tepat

1 Juni 2026 | 15:34 WIB

“Tanpa reformasi struktural, UMKM hanya jadi slogan. Keadilan ekonomi dimulai dari perlindungan pelaku usaha rakyat” Gerak Nusantara, sebagai salah satu...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Lantik 15 Pangulu dan 93 Anggota Maujana Nagori

4 November 2026 | 21:39 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Warga Pergoki Alat Berat Gunduli Hutan Hatonduhan Simalungun, Kayu Diduga Dijual ke Siantar

4 November 2026 | 21:18 WIB
SEREMONIAL

TP PKK Kota Pematangsiantar Raih Dua Penghargaan di Jambore Kader PKK se-Sumut

4 November 2026 | 15:36 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Presiden, Menteri Kehutanan dan Kapolri Didesak Tindak Perusak Hutan di Kabupaten Simalungun & DPRD Sumut Sudah Terima Data

4 November 2026 | 14:45 WIB
ANEKA RAGAM

Dr Henry Sinaga Protes! Hasil Ekspos Kenaikan NJOP 1000 Persen Bukannya Turun, Tapi Bertambah Naik

4 November 2026 | 08:11 WIB
ANEKA RAGAM

Dishub Pemko Siantar Lakukan Pengamanan Lalulintas  di 22 Titik

3 November 2026 | 18:56 WIB
ANEKA RAGAM

Partai Gerindra Siantar Turut Mengawasi: Program MBG Pakai Prasmanan?

3 November 2026 | 18:32 WIB
ANEKA RAGAM

Ruko dan Eks SMA Negeri 4 Pematangsiantar Milik Moei Tioe & Hermawanto Dieksekusi 

3 November 2026 | 16:14 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Massa GERMALAK dengan Security PT SIPEF Nyaris Bentrok,  Kapolres Simalungun Berhasil Lakukan Mediasi

3 November 2026 | 09:36 WIB
SEREMONIAL

Wali Kota Siantar Terima Audiensi Kakanwil  DJP Sumut II

2 November 2026 | 20:53 WIB
SEREMONIAL

Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Pematangsiantar Silaturahmi Dengan Dandenpom I/1 Pematangsiantar

2 November 2026 | 20:53 WIB
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Sepakat Bahas R-APBD 2027 dan 3 Ranperda 

2 November 2026 | 20:01 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata