SIANTAR, SENTERNEWS
Pasca kebakaran Pasar Dwikora Parluasan Kota Siantar, Kamis (18/06/2026), para pedagang yang terdampak, belum berjualan. Untuk itu, Pemko Siantar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta segera mulai membangun kios baru.
Pernyataan itu disampaikan sejumlah pedagang ydi sekitar Blok IV tak jauh dari balairung Tampomas. Kalau pembangunannya sudah dimulai, penyelesaiannya juga dikatakan lebih cepat.
“Sampai sekarang kami belum mengetahui kapan dilakukan pembangunan kios yang terbakar. Padahal, bagi kami lebih cepat lebih baik,” kata pedagang kain didampingi sejumlah pedagang lainnya, Jumat (03/07/2026).
Sementara, pedagang sendiri mengatakan, kalau melihat kondisi seperti sekarang, belum ada tanda-tanda kapan mulai dilakukan pembangunan. Apalagi tumpukan tanah bekas galian parit masih menumpuk di lokasi eks lahan yang terbakar yang sudah diratakan.
Pantauan media ini di lokasi, memang ada beberapa pedagang sudah berjualan dengan memasang tenda seadanya. Bahkan, ada juga membangun kios yang juga apa adanya. Sementara, di beberapa sudut lokasi sampah masih tampak menumpuk.
Sebelumnya, Kepala BPBD Kota Siantar, Deddy Idris Harahap mengatakan, terkait rencana pembangunan kios, bentuknya lapak terbuka dengan menggunakan baja ringan dan seng. Sedangkan dinding atau sekat-sekat per kios akan dibangun pedagang sendiri.
“Lapak terbuka dikhususlkan kepada pedagang yang terdampak kebakaran sebanyak 276 pedagang dengan ukuran 2 kali 1,5 meter per petak,” kata Deddy.
Terkait kapan dimulai pembangunan lapak tersebut, tentu segera dilakukan setelah penggalian parit yang menggunakan alat berat diselesaikan. “Pokoknya, setelah pembangunan dimulai, target penyelesaiannya satu setengah bulan,” katanya.(In)






