SIANTAR, SENTER NEWS
Karena banyak korban dan peredarannya di Siantar dan Simalungun begitu meraja lela, pemberantasan Narkoba merupakan kewajiban untuk diberantas sampai ke akar-akarnya. Bahkan tanpa pandang bulu.
Pernyataan itu disampaikan, Khairil Mansyah Sirait sebagai Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Siantar Simalungun setelah dilantik menjadi Ketua PC PMII Siantar-Simalungun masa khikmat 2023-2024.
Pada kegiatan yang berlangsung di STIA Samora Kota Siantar tersebut, Khairil Mansyah Sirait dengan tegas mengatakan, saat ini PC PMII Siantar-Simalungun begitu getol melakukan aksi di Polres Siantar agar tetap komit melakukan pemberantasan Narkoba.
“Narkoba begitu mengancam generasi muda. Sedangkan kita sudah beberapa kali melakukan aksi sebagai sosial control. Untuk itu, kita mendorong agar Wali Kota ibu dr Susanti Dewayani yang hadir pada pelantikan ini turut melakukannya bersama-sama,” tegas Khairil Mansyah.
Ditegaskan juga, pemberantasan Narkoba bertujuan menciptakan generasi mdua yang bersih dan berkualitas. “Sekali lagi, kita siap mendukung Wali Kota dalam rangka pemberantasan Narkoba,” ujarnya.
Selain Wali Kota Siantar dr Susanti Dewayani, pelantikan itu juga turut dihadiri Kakan Kemenag Simalungun DR Ahmad Sopian, Perwakilan Kejari Simalugun, Ketua Pengurus Koordinator Cabang PMII Sumut M Tarmizi didampingi Bendahara Khotibul Umam dan Imran Simanjuntak mewakili Pengurus NU Sumatera Utara yang juga Rektor STAI Samora Kota Siantar serat sejumlah organisasi mahasiswa dari Cipayung Plus.
Sementara, Lintong Sirait sebagai Ketua Pembina PC PMII Siantar-Simalungun melalui sambutannya menegaskan, pengurus PC PMII Siantar-Simalungun harus memberi kontribusi yang positif untuk kemajuan Kota Siantar dan Simalungun. Dijelaskan juga, PMII di Siantar-Simalungun sudah ada sejak tahun 1960.
Terkait dengan tema pelantikan, “Meningkatkan solidaritas di masa kepemimpinan yang baru” menurutnya sudah bagus. Namun, solidaritas jangan kepada pengurus yang baru. Tetapi, kepada semua keluarga besar PMII dan tidak memandang waktu. Dilakukan kapan dan dimana saja.
“Solidaritas tanpa memandang waktu. PC PMII Siantar Simalungun harus aktif dan punya kejujuran dalam setiap pergerakan untuk menciptakan kondisi yang lebih baik,” ujarnya sembari mengatakan bahwa awal pendirian PMII merupakan amanah dari para Kiai.
Sebelumnya, Rifky Pratama, Ketua demisioner melalui sambutannya menegaskan, PMII harus menatap masa depan Kota Siantar dan Simalungun. Apalagi Pemilu 2024 mendatang sangat dramatis. Untuk itu, PMII Siantar-Simalungun disarankan melakukan dialog publik. “Demo yang dilakukan selama ini pada dasarnya untuk perbaikan,” tegasnya.
Sementara, Wali Kota Siantar dr Susanti Dewayani melalui sambutannya menyatakan siap bersama-sama melakukan pemberantasan terhadap Narkoba. Demikian juga dengan Kenakalan Remaja dan Kekerasan Seksual.
“Kedepannnya, kerja sama yang sudah baik dengan Pemko harus ditingkatkan lagi. Kalau mengkritisi silahkan untuk perbaikan dan masukan yang lebih baik. Bahkan, Cipayung Plus yang turut hadir, supaya ikut bergabung dalam kegiatan positif,” ujar Wali Kota.
Ditegaskan juga, Kota Siantar harus bangkit, tidak begitu-begitu saja. “Kepemimpinan ada pada kaum muda. Kritik dan masukan tetap kita nantikan,” tegasnya mengakhiri sambutan yang mendapat aplusan meriah dari para undangan.
Diinformasikan, susunan pengurus PC PMII Siantar Simalungun dengan masa khikmad 2023-2024 yang dilantik Ketua Pengurus Koordinator Cabang PMII Sumut M Tarmizi, Khairil Mansyah sebagai Ketua, Sekretaris Raja Kifrial dan Bendahara Eldina Saragih. Kepengurusan dilengkapi dengan biro-biro.
Sementara, saat pelantikan tersebut, puluhan papan bunga dari berbagai organisasi dan elemen serta instansi pemerintahan tampak turut mengucapkan selamat dan sukses. Namun, Khairil Mansyah sebagai Ketua PC PMII Siantar Simalungun mengatakan, ada papan bunga ucapan selamat dari Kasat Narkoba Polres Simalungun yang harus disisihkan.
“Papan bunga dari Kasat Narkoba, Bapak AKP Rudi Panjaitan sengaja kita sisihkan karena yang bersangkutan belum komit dalam pemberantasan Narkoba. Terbukti beliau menolak menandatangani kesepakatan pemberasan Narkoba yang kita ajukan saat melakukan demo beberapa waktu lalu,” ujar Khairil Mansyah mengakhiri. (In)






