BATAM, SENTERNEWS
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU) bersama DPW GARPU Kepri, ggelar Nonton Bareng (Nobar) bersama masyarakat Kota Batam. Berlangsung di Pantai Nongsa, Kota Batam, Sabtu malam, (27/1/2024).
Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad dan Ketua Umum DPP GARPU, Pietra Machreza Paloh serta Pengurus DPW GARPU Kepri maupun para tokoh masyarakat Nongsa.
Pantauan di lokasi, masyarakat kota Batam begitu antusias menyaksikan film Melayu “Jage Kelestarian Budaye Kite”, flm legendaris Pendekar Bujang Lapok. Di sela sela nonton, tawa warga sesekali pecah melihat akting dari bintang, P Ramlee.
Ketua Umum DPP GARPU, Pietra Machreza Paloh dalam sambutannya mengatakan, Nobar itu sudah ketiga kalinya digelar GARPU bersama masyarakat khususnya di Kepri. Tujuannya, untuk menjaga kelestarian budaya dan tradisi Melayu.
“Pertama itu di Kabupaten Karimun, kedua di Patam Lestari Sekupang kota Batam, dan saat ini di Pantai Nongsa,” katany sembari menjelaskan, alasan dipilihnya film P Ramlee karena film itu memiliki ikatan emosional dengan masyarakat Melayu.
Pietra Paloh yang juga Caleg DPR RI No. Urut 4 dari Partai NasDem Dapil Kepri menambahkan, dalam film tersebut juga banyak nilai yang harus dipertahankan. Salah satunya menjaga tradisi yang ada di masyarakat Melayu.
“Menurut saya sudah mulai terkikis nilai budayanya. Dengan Nobar ini, diharapkan rasa kekeluargaan di antara kita semakin erat,” ujarnya.
Dikatakan, masyarakat Melayu, khususnya di Kepri pasti sangat familiar dan terbiasa menonton film tersebut sejak kecil. Selain itu, sarat dengan adat, ilmu, dan agama. “Diharapkan juga dengan menonton film P Ramlee ini kita bisa bernostalgia dengan masa lalu kita,” pungkasnya.
Di kesempatan yang sama, Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi Pietra Paloh Ketua Umum DPP GARPU bersama Tim.
“Saya menilai bahwa apa yang dilakukan GARPU ini sangat baik karena mengangkat dan meningkatkan nilai-nilai budaya lokal khususnya Budaya Melayu. Semoga film ini berkibar dan terkenal hingga di tingkat nasional bahkan Internasional,” ucapnya.
Amsakar Achmad mewakili Pemerintah Kota Batam menyampaikan, sebentar lagi akan ada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Karenanya, masyarakaty diminta menggunakan hak suaranya dan bisa menjadi pemilih yang cerdas.
“Tetap kompak dan semuanya solid, bersatu padu, walaupun beda pilihan. Berbeda pilihan itu harus dihormati. Yang tidak boleh itu, memaksakan pilihan. Sekarang bukan zamannya jahiliah,” tegasnya.
Amsakar berharap dan menghimbau agar warga Kota Batam dapat menjaga ketertiban dan keamanan umum. Semoga film legendaris itu juga menginspirasi semua pihak mendapatkan nilai-nilai positif. (Jm)






