SIANTAR, SENTERNEWS
Dengan kondisi pintu tampak tertutup dan beroperasi mulai malam hari, itu ternyata hanya modus bagi Rolex Spa, di Jalan Rajamin Purba, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar.
Dikatakan modus atau kedok, Rolex Spa, lokasi prostitusi yang menyediakan perempuan untuk para lelaki hidung belang itu pada dasarnya seolah-olah seperti tidak beroperasi. Bahkan, diperkirakan untuk menghindari razia dari Polres Siantar maupun Satpol-PP Pemko Siantar.
“Sebenarnya, banyak mengetahui bagaimana operasional Roleks Spa itu sebagai lokasi prostitusi dan masyarakat sebenarnya sudah resah,” kata seorang sumber yang akrab disapa dengan panggilan Putra, Kamis (8/2/2024).
Sumber yang juga dikenal sebagai aktifis anti narkoba tersebut, mengaku banyak mengetahui bagaimana keberadaan Rolex Spa berkedok prostitusi yang tak jauh dari Masjid Al Amin tersebut.
“Untuk cara kerja di Rolex Spa itu, para pekerja sejauh ini hanya menggunakan aplikasi hijau. Tapi, bukan hanya menunggu tamu. Tapi, termasuk mencari tamu berbasis aplikasi MiChat,” jelas Putra lagi.
Dijelaskan juga, para wanita sebagai pekerja Rolex Spa terdiri dari wanita muda mengenakan pakaian seksi. Bahkan, saat ada tamu datang, tidak segan langsung menggoda menawarkan pelayanan “plus-plus” dengan tarif antara Rp300 ribu sampai Rp500 ribu.
Karenanya, pihak kepolisian atau Satpol PP diminta tidak tertipu dengan modus tutup pintu dan beroperasi pada malam hari. Sejatinya, langsung saja melakukan penggerebekan dengan sembunyi-sembunyi atau diam-diam.
“Kalau kepolisian dan Satpol PP serius, tidak sulit membongkar praktek prostitusi di Rolex Spa itu. Apalagi sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan,” ujar Putra sembari mengatakan ditemukan juga lokasi prostitusi berkedok Spa lainnya di Kota Siantar. (Ro)






