Senter News
Kamis, 30 April 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM

Drama Pemilu: Antara Happy Ending & Sad Ending

Penulis: Redaksi Senternews.com
21 Februari 2024 | 10:56 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 sebagai pesta demokrasi memilih wakil rakyat, memang telah selesai meski belum tuntas. Namun, dari informasi yang beredar sudah ada memprediksi  siapa Caleg yang “duduk” dan siapa “terduduk”.

Pastinya, tratatak TPS telah dibuka, kursi dan meja dikembalikan kepada pemiliknya. Para undangan yang menunaikan hak pilih telah bubar. Bahkan, uang  transaksional dari Caleg  juga habis. Warga lanjut usia (Lansia) juga mulai lupa siapa Caleg pilihannya.

Kalau dicermati dengan kasat mata, tanpa harus pakai kaca pembesar karena bukan rahasia umum lagi, dinamika Pemilu yang muncul secara nyata memang begitu beragam. Termasuk di Kota Siantar khususnya

Karenanya, berbagai adegan dalam Pemilu itu bagai drama yang pakai sekrenario atau tanpa sekrenario.  Sementara, pasca pencoblosan, terjadi beberapa penggesaran informasi. Baik penggeseran isu yang dikemas menjadi fakta atau fakta yang malah disebut-sebut sebagai isu.

Informasi soal transaksional sebelum masa pencoblosan, bergeser dengan  adanya Tim Pemenangan bertengkar dengan rakyat yang tidak komit mencoblos Caleg sesuai nilai nominal. Namun, penyelesaiannya minim publikasi media sosial apalagi media massa.

Informasi tentang bagaimana panitia penghelatan di TPS yang keletihan karena begadang sampai subuh untuk menghitung suara sehingga banyak mendatangi tukang urut badan karena katanya masuk angin, mulai senyap.

Cerita petugas PPS yang tidak biasa kerja lembur sampai melewati batas waktu sehingga sempat ada dilarikan ke rumah sakit, mulai sepi diperbincangkan karena  mereka sudah kembali ke rumah tanpa dipugut biaya karena masuk peserta BPJS Kesehatan meski anya sampai bulan Maret 2023 atau hanya sebulan.

Tentang berapa besaran honor saksi partai politik yang membuat daya tarik tersendiri, bergeser menjadi berita kurang enak di gendang telinga yang tidak tuli karena masih ada saksi yang turut begadang sampai subuh dan keringatnya telah kering, belum juga terima honor.

Tentang bagaimana repotnya cara memilih lima kertas suara yang terdiri dari Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Propinsi dan DPRD Kota, mulai terabaikan karena seluruh suara sah,   tidak sah maupun rusak, masuk peti suara untuk mulai dihitung melalui rapat pleno terbuka di kantor camat.

Perhitungan suara melalui rekapitulasi yang disaksikan berpasang-pasang bola mata para saksi dan diawasi Panwascam, ternyata tidak mudah karena tetap saja ada kesalahan dengan alasan saat perhitungan di TPS, para saksi dan PPS serta lainnya keletihan.

Karenanya jadwal rapat pleno diperpanjang dan informasi terkait  Caleg terpilih sedikit tertunda meski banyak pesan-pesan menyebar melalui media sosial dengan berbagai versi yang tidak diketahui bersumber dari mana. Tetapi ada percaya dan menyebarnya lagi. Sehingga, ada mempertengkarkannya di tingkat akar rumput yang berlumpur.

Terlepas dari suka atau tidak, berbagai dinamika terus menggelinding bagai bola salju yang sempat membesar tetapi  akan berangsur-angsur mengecil karena diurai sinar matahari yang terus meninggi sampai melewati tengah hari.

Katanya Pemilu disebut sebagai pendidikan politik untuk mencerdaskan nalar rakyat agar berpikir waras bagaimana agar hasil yang dicapai membuat perubahan situasi dan kondisi lebih baik dari kondisi sebelumnya. Namun, kalau melihat dinamika yang berkembang, apa benar?

Karenanya, agar rakyat jadi pemilih cerdas,  perlu perbaikan sistim. Baik sistim Pemilu dan kepartaian, juga sistim perekrutan pelaksana Pemilu yang bebas intervensi siapapun, terutama rezim penguasa nasional maupun tingkat lokal.

GAGAL TARGET 

Masing-masing partai politik terkhusus di Kota Siantar, memang punya target memperoleh kursi maksimal melalui hasil Pemilu. Dan, paling jadi perbincangan  sampai ke warung-warung pinggir jalan, partai milik penguasa lokal sempat sesumbar siap merebut pimpinan legislatif.

Selain itu, sekaligus meraih satu perahu murni untuk mengusung calon eksikutif satu dan dua agar kekuasaan tetap berada dalam genggaman. Namun karena target jauh dari harapan, akhirnya jadi materi  “stand up komedi” untuk bahan tertawaan.

Apalagi sempat dicibir memanfaatkan perangkat para pejabat sampai tingkat lingkungan kelurahan sampai dituding mendompleng program negara sambil menutup pintu dan jendela rapat-rapat terhadap pendapat orang-orang berpengalaman.

Menganggap pendapat atau strateginya emas sedangkan pendapat dan strategi orang lain   besi berkarat. Padahal, emasnya terbukti hanya sepuhan. Sehingga politik buta mata gagal lampiaskan libido rebut kekuasaan karena terbentur tembok tebal tinggi kesombongan.

Sejatinya politik itu bagai karet yang harus ditarik maupun diulur. Tidak harus terus ditarik karena bisa putus dan karet akhirnya kendor. Lantas, kalau Pemilu itu penuh drama, tentu ada  happy ending dan ada sad ending.

Kalau happy ending silahkan senyum atau tertawa tapi jangan sampai terbahak-bahak karena mungkin akan ada yang tersinggung. Kalau sad ending, jangan habiskan hari di ujung lamunan.

PENUTUP

Bicara soal pesta, selalu ada kali-kali  dan bagi -bagi tentang berapa biaya pengeluaran maupun akan dikeluarkan lagi apakah untung atau buntung. Jadi, kalau dipikir-pikir masyarakat awam, sebenarnya tidak perlu dipikiri. Karena, kalau tetap dipikiri, rasanya bisa jadi tak habis pikir.  (Penulis pemimpin redaksi senternews.com)

ShareSendShare

Berita Terkait

ANEKA RAGAM

Gladi  Sispamako : Pengunjukrasa dan Personel Polres Siantar “Nyaris Bentrok”

29 April 2026 | 17:31 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Unjukrasa di depan Markas Polres Siantar, Jalan Sudirman, Kota Siantar memanas. Selain ada pembakaran ban, massa aksi dengan...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Dua Pria Maling HP Diamankan Personel Polres Siantar

29 April 2026 | 14:42 WIB

SIANTAR SENTERNEWS Seorang pria berinisial RM (19) bisa disebut bernasib sial. Pasalnya, saat duduk-duduk di Lapangan Merdeka atau Taman Bunga,...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Tiga Remaja Pengguna Ganja Diserahkan ke Polres Siantar

29 April 2026 | 14:41 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Karena tiga remaja yang duduk-duduk di tepi sungai di Kecamatan Siantar  Nartoba diduga mengkonsumsi narkotika, warga melaporkannya ke...

Read moreDetails
Petugas melakukan olah TKP
ANEKA RAGAM

Siantar Dalam Sehari, Warga Temukan Dua Mayat

28 April 2026 | 18:47 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dalam sehari, ada dua mayat yang ditemukan di dua lokasi Kota Siantar. Pertama di Kelurahan Simarimbun Kecamatan Siantar...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

GEMPRA Tolak Hasil Pencalonan Direktur Tehnik Perumda Tirtauli

28 April 2026 | 18:39 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Gerakan Masyarakat Pro Rakyat (GEMPRA) menolak Hasil Pencalonan Direktur Tehnik (Dirtek) Perusahaan Daerah (Perumda) Tirtauli Kota Siantar yang...

Read moreDetails
Penyampaian rekomendasi Pansus LKPJ
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Serahkan 31 Rekomendasi Untuk Dilaksanakan Walikota Siantar

27 April 2026 | 18:53 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS DPRD Siantar lakukan rapat paripurna tiga agenda. Diantaranya, sampaikan 31 rekomendasi hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Sempat Melarikan Diri, Pemilik 21 Paket Sabu Diringkus Polsek Dolok Batu Nanggar  

29 April 2026 | 18:03 WIB
ANEKA RAGAM

Gladi  Sispamako : Pengunjukrasa dan Personel Polres Siantar “Nyaris Bentrok”

29 April 2026 | 17:31 WIB
ANEKA RAGAM

Dua Pria Maling HP Diamankan Personel Polres Siantar

29 April 2026 | 14:42 WIB
ANEKA RAGAM

Tiga Remaja Pengguna Ganja Diserahkan ke Polres Siantar

29 April 2026 | 14:41 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Mayat Dalam Truk KEK Sei Mangkei Ditangani Polsek Maligas

28 April 2026 | 21:39 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Antisipasi May Day 2026, Kapolres Simalungun Gelar Anev Kamtibmas

28 April 2026 | 21:39 WIB
ANEKA RAGAM

Siantar Dalam Sehari, Warga Temukan Dua Mayat

28 April 2026 | 18:47 WIB
ANEKA RAGAM

GEMPRA Tolak Hasil Pencalonan Direktur Tehnik Perumda Tirtauli

28 April 2026 | 18:39 WIB
SEREMONIAL

Kapolres Siantar Minta Pelajar SMA Sultan Agung Jauhi Narkoba & Bijak Gunakan Medsos

27 April 2026 | 18:58 WIB
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Serahkan 31 Rekomendasi Untuk Dilaksanakan Walikota Siantar

27 April 2026 | 18:53 WIB
HEADLINE

Kaum Ibu Korban Koperasi “Bodong” Mengadu dan Menjerit di Depan PN Siantar, Desak BNI Kembalikan Rp4,2 Miliar  

27 April 2026 | 17:53 WIB
ANEKA RAGAM

BEM Fakultas Ekonomi USI Unjukrasa Soal Rokok Ilegal: Semula “Panas” Akhirnya Kondusif

27 April 2026 | 16:03 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata