Senter News
Minggu, 8 November 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM

Drama Pemilu: Antara Happy Ending & Sad Ending

Penulis: Redaksi Senternews.com
21 Februari 2024 | 10:56 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 sebagai pesta demokrasi memilih wakil rakyat, memang telah selesai meski belum tuntas. Namun, dari informasi yang beredar sudah ada memprediksi  siapa Caleg yang “duduk” dan siapa “terduduk”.

Pastinya, tratatak TPS telah dibuka, kursi dan meja dikembalikan kepada pemiliknya. Para undangan yang menunaikan hak pilih telah bubar. Bahkan, uang  transaksional dari Caleg  juga habis. Warga lanjut usia (Lansia) juga mulai lupa siapa Caleg pilihannya.

Kalau dicermati dengan kasat mata, tanpa harus pakai kaca pembesar karena bukan rahasia umum lagi, dinamika Pemilu yang muncul secara nyata memang begitu beragam. Termasuk di Kota Siantar khususnya

Karenanya, berbagai adegan dalam Pemilu itu bagai drama yang pakai sekrenario atau tanpa sekrenario.  Sementara, pasca pencoblosan, terjadi beberapa penggesaran informasi. Baik penggeseran isu yang dikemas menjadi fakta atau fakta yang malah disebut-sebut sebagai isu.

Informasi soal transaksional sebelum masa pencoblosan, bergeser dengan  adanya Tim Pemenangan bertengkar dengan rakyat yang tidak komit mencoblos Caleg sesuai nilai nominal. Namun, penyelesaiannya minim publikasi media sosial apalagi media massa.

Informasi tentang bagaimana panitia penghelatan di TPS yang keletihan karena begadang sampai subuh untuk menghitung suara sehingga banyak mendatangi tukang urut badan karena katanya masuk angin, mulai senyap.

Cerita petugas PPS yang tidak biasa kerja lembur sampai melewati batas waktu sehingga sempat ada dilarikan ke rumah sakit, mulai sepi diperbincangkan karena  mereka sudah kembali ke rumah tanpa dipugut biaya karena masuk peserta BPJS Kesehatan meski anya sampai bulan Maret 2023 atau hanya sebulan.

Tentang berapa besaran honor saksi partai politik yang membuat daya tarik tersendiri, bergeser menjadi berita kurang enak di gendang telinga yang tidak tuli karena masih ada saksi yang turut begadang sampai subuh dan keringatnya telah kering, belum juga terima honor.

Tentang bagaimana repotnya cara memilih lima kertas suara yang terdiri dari Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Propinsi dan DPRD Kota, mulai terabaikan karena seluruh suara sah,   tidak sah maupun rusak, masuk peti suara untuk mulai dihitung melalui rapat pleno terbuka di kantor camat.

Perhitungan suara melalui rekapitulasi yang disaksikan berpasang-pasang bola mata para saksi dan diawasi Panwascam, ternyata tidak mudah karena tetap saja ada kesalahan dengan alasan saat perhitungan di TPS, para saksi dan PPS serta lainnya keletihan.

Karenanya jadwal rapat pleno diperpanjang dan informasi terkait  Caleg terpilih sedikit tertunda meski banyak pesan-pesan menyebar melalui media sosial dengan berbagai versi yang tidak diketahui bersumber dari mana. Tetapi ada percaya dan menyebarnya lagi. Sehingga, ada mempertengkarkannya di tingkat akar rumput yang berlumpur.

Terlepas dari suka atau tidak, berbagai dinamika terus menggelinding bagai bola salju yang sempat membesar tetapi  akan berangsur-angsur mengecil karena diurai sinar matahari yang terus meninggi sampai melewati tengah hari.

Katanya Pemilu disebut sebagai pendidikan politik untuk mencerdaskan nalar rakyat agar berpikir waras bagaimana agar hasil yang dicapai membuat perubahan situasi dan kondisi lebih baik dari kondisi sebelumnya. Namun, kalau melihat dinamika yang berkembang, apa benar?

Karenanya, agar rakyat jadi pemilih cerdas,  perlu perbaikan sistim. Baik sistim Pemilu dan kepartaian, juga sistim perekrutan pelaksana Pemilu yang bebas intervensi siapapun, terutama rezim penguasa nasional maupun tingkat lokal.

GAGAL TARGET 

Masing-masing partai politik terkhusus di Kota Siantar, memang punya target memperoleh kursi maksimal melalui hasil Pemilu. Dan, paling jadi perbincangan  sampai ke warung-warung pinggir jalan, partai milik penguasa lokal sempat sesumbar siap merebut pimpinan legislatif.

Selain itu, sekaligus meraih satu perahu murni untuk mengusung calon eksikutif satu dan dua agar kekuasaan tetap berada dalam genggaman. Namun karena target jauh dari harapan, akhirnya jadi materi  “stand up komedi” untuk bahan tertawaan.

Apalagi sempat dicibir memanfaatkan perangkat para pejabat sampai tingkat lingkungan kelurahan sampai dituding mendompleng program negara sambil menutup pintu dan jendela rapat-rapat terhadap pendapat orang-orang berpengalaman.

Menganggap pendapat atau strateginya emas sedangkan pendapat dan strategi orang lain   besi berkarat. Padahal, emasnya terbukti hanya sepuhan. Sehingga politik buta mata gagal lampiaskan libido rebut kekuasaan karena terbentur tembok tebal tinggi kesombongan.

Sejatinya politik itu bagai karet yang harus ditarik maupun diulur. Tidak harus terus ditarik karena bisa putus dan karet akhirnya kendor. Lantas, kalau Pemilu itu penuh drama, tentu ada  happy ending dan ada sad ending.

Kalau happy ending silahkan senyum atau tertawa tapi jangan sampai terbahak-bahak karena mungkin akan ada yang tersinggung. Kalau sad ending, jangan habiskan hari di ujung lamunan.

PENUTUP

Bicara soal pesta, selalu ada kali-kali  dan bagi -bagi tentang berapa biaya pengeluaran maupun akan dikeluarkan lagi apakah untung atau buntung. Jadi, kalau dipikir-pikir masyarakat awam, sebenarnya tidak perlu dipikiri. Karena, kalau tetap dipikiri, rasanya bisa jadi tak habis pikir.  (Penulis pemimpin redaksi senternews.com)

ShareSendShare

Berita Terkait

ANEKA RAGAM

Ops Patuh Toba 2026 Polres Siantar, Amankan  20 Sepeda Motor Berknalpot Brong

8 November 2026 | 19:08 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Melalui razia gabungan Operasi  Patuh Toba 2026 yang digelar Satuan Lalu Lintas  Polres Pematangsiantar, sebanyak 20 unit sepeda motor...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Safari Subuh MUI Pematangsiantar di Masjid Ubudiyah: “Hati Hati Menggunakan Media Sosial”

8 November 2026 | 12:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pematangsiantar melalui Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat kembali menggelar Safari Shalat Shubuh Berjamaah untuk ...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Dr Henry Sinaga Gugat Keputusan Menteri ATR/Kepala BPN Tentang Peralihan Hak Terintegrasi (Perintis) 10 Hari ke PTUN

7 November 2026 | 18:59 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dr Henry Sinaga SH SpN MKn, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Pematangsiantar  ajukan  gugatan kepada Pengadilan Tata Usaha...

Read moreDetails
Poto hasil investigasi wartawan
ANEKA RAGAM

Kayu Penebangan di Hutan Hatonduhan Diduga Diangkut ke Sejumlah Kilang di Siantar, Tim Wartawan Dihalangi Melakukan Peliputan

6 November 2026 | 16:09 WIB

SIANTAR ,SENTERNEWS Aksi pembalakan hutan di Desa Rondang, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun semakin terkuak. Hasil penelusuran Tim Wartawan yang sebelumnya...

Read moreDetails
Hendri Yahya Saputra MPd
ANEKA RAGAM

Dua Nikmat yang Sering Dilalaikan

6 November 2026 | 06:38 WIB

(Mengupas Hadits Tentang Nikmat Sehat dan Waktu Luang Sebelum Datangnya Sakit dan Sibuk) Oleh : Hendri Yahya Saputra MPd Dalam...

Read moreDetails
Andika Prayogi Sinaga SE
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga kepada Wali Kota Siantar: Kelurahan Jangan Persulit Warga Urus Dokumen Sertifikat

5 November 2026 | 18:43 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Saat rapat paripurna penyampaian pokok pikiran, anggota DPRD Pematangsiantar, Andika Prayogi Sinaga SE mengatakan kepada Walikota Wesly Silalahi...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Ops Patuh Toba 2026 Polres Siantar, Amankan  20 Sepeda Motor Berknalpot Brong

8 November 2026 | 19:08 WIB
SEREMONIAL

Wali Kota Diwakili Sekda Hadiri Parheheon Ama HKBP

8 November 2026 | 16:56 WIB
SEREMONIAL

Wali Kota Hadiri Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah Tidak Layak Huni

8 November 2026 | 16:52 WIB
ANEKA RAGAM

Safari Subuh MUI Pematangsiantar di Masjid Ubudiyah: “Hati Hati Menggunakan Media Sosial”

8 November 2026 | 12:02 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Operasi Patuh di Malam Minggu, Satlantas Polres Simalungun Amankan 30 Motor Knalpot Brong  

8 November 2026 | 11:46 WIB
ANEKA RAGAM

Dr Henry Sinaga Gugat Keputusan Menteri ATR/Kepala BPN Tentang Peralihan Hak Terintegrasi (Perintis) 10 Hari ke PTUN

7 November 2026 | 18:59 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Dari Pengembangan P4GN, Polres Simalungun Ringkus Tiga Pemain Sabu

7 November 2026 | 09:40 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Lakukan Pengaspalan Jalan Simpang Hatonduhan-Tangga Batu

7 November 2026 | 09:24 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Green Policing di Mako Polres Simalungun, Kapolres dan Bhayangkari Tanam 30 Pohon Mangga dan Durian

6 November 2026 | 18:00 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Sosialisasi dan Penertiban Pedagang di Kota Perdagangan

6 November 2026 | 17:38 WIB
ANEKA RAGAM

Kayu Penebangan di Hutan Hatonduhan Diduga Diangkut ke Sejumlah Kilang di Siantar, Tim Wartawan Dihalangi Melakukan Peliputan

6 November 2026 | 16:09 WIB
SEREMONIAL

Disdukcapil Pematangsiantar Luncurkan SILENTERA KIPAS, Permudah Penerbitan Akta Kelahiran Bayi Pasca Melahirkan 

6 November 2026 | 15:37 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata