BATAM, SENTERNEWS
Meski diiringi hujan deras, hampir seribuan Tim Relawan Amsakar padati Rumah Amsakar Mendengar (RAM). Dalam rangka silahturahmi dengan Calon Walikota Batam 2024 Amsakar Achmad bersama Wakil Walikota Batam Irwansyah, Periode 2024-2029.
Kegiatan yang diinisiasi Tim Relawan dari berbagai elemen masyarakat Kota Batam itu berlangsung di Cluster Cendrawasih dan Merak, KDA Batam Center, Kota Batam. Tepatnya di kediaman Amsakar Achmad, Senin malam (4/3/2024).
Wakil Walikota Batam Irwansyah melalui sambutannnya mengatakan bangga dan merasa sangat terhormat dapat hadir di tempat yang bersejarah tersebut.
“Alhamdulillah, ini pertama kali saya kemari, saya merasa senang dan bangga bertemu dengan bapak ibu semua para relawan pejuang dari Amsakar Irwansyah dalam rangka mengikuti pemilihan Walikota 2024 yang Insya Allah berlangsung bulan November 2024 mendatang,” ujar Irwansyah.
Orang yang sudah 4 kali menjadi Anggota DPRD Kota dan Provinsi itu mengharapkan kepada Tim Relawan AMIR (Amsakar Irwansyah) untuk semakin memperkuat tim dan terus mendistribusikan informasi tentang Amsakar Irwansyah sampai di tingkat bawah.
“Mudah mudahan dengan perjuangan kita ini, ada dampak positif dan melebar luas dalam menggarap informasi di seluruh elemen masyarakat dan dapat terakomodir. Sehingga program program yang dibuat nantinya tepat pada sasaran,” tutup Irwansyah.
Selanjutnya, Calon Walikota Batam 2024, Amsakar Achmad melalui sambutan politiknya menyatakan, sudah punya tekad dan komitmen untuk maju sebagai calon dalam kontestan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Hal itu menurut Amsakar Achmad dibuktikan dari berbagi kegiatan yang dilakukan Tim Relawan sebelum Pemilihan Umum (Pemilu) kemarin hingga saat ini.
“Tidak ada kata untuk saya untuk tidak maju. Saya mengambil langkah ini karena menurut saya sudah saatnya. Di tambah dengan hampir separuh usia saya sudah berumah di Pemerintah Kota Batam, yakni 26 tahun,” ungkap Amsakar Achmad.
Amsakar berharap, pertemuan malam itu akan mencairkan situasi bahwa tidak boleh ada pandangan yang terbelah-belah soal Tim Irwansyah, soal tim independen, soal relawan yang terbentuk spontan.
“Saya berharap malam hari ini bisa kita jadikan malam bersejarah mempersatukan semua relawan untuk siap menang dan siap berjuang,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah dari para relawan.
Kemudian, Amsakar juga mengharapkan untuk berhenti dalam mendiskusikan hal-hal yang kontraproduktif. ”Tidak usah lagi kita membahas asal muasal cerita ini, tidak membahas tentang jalur independen karena itu menghabiskan waktu,” ujarnya.
Artinya, soal independen itu dikatakan sebagai kerja tim sebagai penguat untuk di tingkat Kecamatan hingga tingkat Kelurahan bahkan di tingkat TPS (Tempat Pemungutan Suara).
“Terakhir, saya tidak bosan-bosannya mengingatkan bahwa kawan-kawan semua adalah representasi wajah Amsakar Achmad dan Irwansyah,” ungkap Amsakar Achmad.
Kemudian, kalau ingin membangun dialog, kalau inin masuk di medsos, diminta agar menggunakan cara-cara yang santun, cara-cara yang terhormat dan yang bermartabat. “Karena, kita mau menang secara terhormat dan bermartabat. Lebih lagi untuk tetap mengedepankan etika,” pungkasnya. (Mj)






