SIANTAR,SENTERNEWS
Dua unit rumah permanen bersama isinya di Siabal-abal, Kelurahan BP Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Siantar, ludes dilalap sijago merah, Jumat (8/3/2024) sekira jam 18. 50 WIB.
Karena, kedua rumah yang terbakar berada di gang yang jauh dari jalan besar, empat unit mobil pemadam kebakaran dari Pemko Siantar kesulitan masuk ke lokasi kejadian. Sehingga, api yang pertama membakar rumah Jaliaman Sialoho (62) merembes ke rumah sebelah yang dihuni Mindo Simangunsong.
Saat api begitu marak, Jaliaman Sialoho yang berdiri di depan rumahnya tampak lemas sambil berteriak dengan bahasa daerah. Mengatakan, baru sekitar 20 menit rumah dia tinggalkan, rumahnya sudah terbakar.
Sementara, Mindo Simangunsong (57) malah dibopong warga menjauh dari rumahnya yang terbakar karena sempat pingsan. Bahkan, istrinya Serli br Tampubolon dengan empat orang anak yang juga masih berusia sekolah, hanya bisa menatap kobaran api tanpa sempat menyelamatkan barang-barang.
Api yang merembes sampai ke dapur rumah Sialoho dan rumah Simangunsong baru berhasil dipadamkan seiring dengan turunnya hujan deras. Sehingga, bagian dalam bersama barang-barang hangus tinggal puing-puing. Antara lain, lemari pakaian bersama isinya, televisi dan perabotan serta lainnya.
Masyarakat yang berkerumun di lokasi kejadian mengatakan, api tiba-tiba saja marak dari rumah Sialoho yang dihuni dua orang anak dan dua orang cucu . “Enggak tau kami kek mana terbakarnya. Tapi, waktu belum begitu marak, empat orang cucu Ompung Sialoho keluar sambil menjerit-jerit,” ujar ibu rumah tangga yang rumahnya masih berada di sekitar rumah yang terbakar.
Informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daeah (BPBD) Kota Siantar yang turun ke lokasi akibat kebakaran tersebut, 80 persen kondisi rumah hangus terbakar. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Kepolisian dari Polsek Siantar Marihat.
yang berada di lokasi bersama dengan pihak Babinsa. (Tim)






