SIANTAR, SENTERNEWS
Untuk lebih memahami, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers dan Sastra Universitas Simalungun (USI) Kota Siantar, gelar Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut (PJTLN) yang diikuti para mahasiswa dari berbagai fakultas.
“PJTLN merupakan pelatihan rutin setiap tahun yang diikuti kru Samudera setelah mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar),” kata Eni Agustina Purba sebagai Pemimpin Umum. Didampingi Dian Dipa Pratiwi, Sekretaris Umum dan Seimei Napitu sebagai Departemen Kaderisasi, Sabtu (16/3/2024).
Kegiatan yang digelar di lingkungan kampus USI Jalan Sisingamangaraja Kota Siantar itu diikuti 10 anggota muda UKM Pers dan Sastra Samudera USI. Nara sumber, Imran Nasution, Redaktur Pelaksana Koran Siantar News 24 Jam, sekaligus Pimpinan Redaksi media online Senternews.com.
Selain syarat mengambil kepengurusan pelatihan, tujuannya juga untuk meningkatkan kemampuan menulis terutama dalam indepth reporting serta meningkatkan tingkat kepekaan terhadap fenomena yang terjadi di sekitarnya.
“Kita berharap angkatan 12 yang terdiri dari anggota muda ini, kedepannya dapat menulis produk karya jurnalistik yang berkualitas serta memberi kontribusi dan energi positif dalam UKM Pers dan Sastra Samudera USI,” ujar Eni Agustina Purba.
Sementara, Imran Nasution sebagai pemberi materi memaparkan bagaimana cara menciptakan berita yang langsungb memilih materi tentang kenaikan harga kebutuhan pokok, tentang anak muda yang menggemari tentang Trifthing atau pakaian bekas yang biasa disebut Rojer atau Burjer.
Kemudian, ada juga membuat berita tentang Lapangan Merdeka atau Taman Bunga sebagai lokasi rekreasi tengah kota yang dimanfaatkan untuk lahan mencari rezeki meski selalu dalam pengawasan Satpol PP.
Hasilnya, berita yang dikerjakan para mahsiswa langsung didiskusikan bersama agar sesuai kaidah jurnalistik. Termasuk penggunaan metode 5 W tambah 1 H serta penggunaan kata dalam pemberitaan.
“Hasil karya jurnalistik adik-adik mahasiswa ini menjadi pelatihan dasar yang masih perlu dikoreksi. Karena itu, kita minta supaya dilengkapi lagi. Termasuk penambahan nara sumber dalam berita itu,” kata Imran Nasution, alumni Fisip Komunikasi UISU Medan itu. (In)






