SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Informasi tentang peredaran narkoba di Lapas Kelas llA Narkotika Pematangraya, Kabupaten Simalungun yang disebut sebut diperankan salah seorang Warga Binaan berinisial DT alias Daud semakin hangat diperbincangkan. Bahkan sudah diekspos sejumlah media.
Namun, untuk memastikan adanya peredaran gelap Narkoba tersebut, sulit dikonfirmasi kepada Ucok Sinabang, selaku Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP). Karena situasi tersebut, muncul pendapat miring bahwa situasi itu sengaja dibiarkan.
Sementara, Kalapas Kelas llA Narkotika Pematangraya, Robinson Parangin Angin yang
dikonfirmasi melalui telpon seluler tidak ada jawaban karena nomor telpon belum dapat dihubungi.
Terpisah, salah seorang Warga Binaan yang tak ingin disebut namanya mengatakan, sejauh ini belum ada tindakan dilakukan terhadap DT yang disebut sebut sebagi “big bos”.
“Ya belum ada pihak Lapas melakukan pengecekan bang. Termasuk si Daud yang orang abang beritakan,” kata salah satu Napi kepada Kru Senternews.com, Selasa (19/3/2024) jam 15.00 WIB, via telepon seluler.
Disinggung soal kegiatan Daud yang menempati Kamar Pattimura Blok 6 Lapas Kelas llA Narkotika Pematangraya tersebut, Napi yang minta namanya dirahasiakan itu mengaku masih bebas melakukan transaksi. Bahkan sempat berkomunikasi dengan anggota kerjanya yang sampai kini masih berada di luar Lapas.
“Tadi malam telepon sana sini dia bang, mungkin mau minta bantuan karena uda tau dia diberitakan. Tapi nanti ku kabarin lagi abang ya,” ucap Napi tersebut sembari mematikan telepon.
Bebasnya penggunaan HP dan Peredaran narkoba di Lapas Kelas llA Narkotika Pematangraya, tentu menjadi tanggung jawab KPLP Ucok Sinabang dan Kalapas, Robinson Parangin Angin. (Ro)






