SIANTAR,SENTERNEWS
Karena dinilai penting untuk perbelanjaan selama setahun dan sangat berkaitan dengan kepentingan masyarakat, sejumlah anggota DPRD Pematangsiantar mendesak agar dilakukan pembahasan Rancangan (R) APBD Pematangsiantar Tahun Anggaran (TA) 2027.
Bahkan, kalau tidak dilakukan pembahasan, bukan hanya membuat para wakil rakyat dari sejumlah partai politik tersebut dituding tidak bekerja, lebih dari itu akan ada sanksi, tidak menerima gaji selama enam bulan.
“Kalau kita tentu bersedia membahas Rancangan APBD tahun 2027 apalagi drafnya sudah masuk ke sekretariat,” kata Hj Rini Silalahi dari Fraksi Golkar, Selasa (27/10/2026).
Ketua Fraksi Goilkar tersebut mengatakan, tahapan pembahasan tersebut tentu harus dimulai dengan rapat pimpinan yang selanjutnya penjadwalan rapat paripurna. “Kita menunggu tahapan itu dan siap melakukan pembahasan,” ujarnya.
Imanoel Lingga dari Fraksi PDI Perjuangan justru mengatakan, sejak awal siap melakukan pembahasan Rancangan APBD 2027 tersebut. Namun, tetap menunggu tahapan seperti rapat pimpinan dan penentuan jadwal pembahasan melalui rapat Badan Musyawarah (Banmus).
“Sejak awal kita paling komit melakukan pembahasan karena berkaitan dengan belanja selama setahun,” ujarnya sembari mengatakan, secara internal fraksi, draf sudah dibagikan kepada para anggota dan diharap dapat dicermati dengan baik.
“Kalau disebut waktunya mepet karena batas waktu pembahasan tanggal 30 November, mungkin bisa berjalan lancar karena kita sudah harus mempelajari draf yang akan dibahas,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu.
Tak jauh berbeda dengan pernyataan Andika Prayogi Sinaga, politisi Hanura yang juga sudah menerima draf Rancangan APBD Pematangsiantar TA 2027 tersebut. Terkait kapan dilakukan pembahasan, tentu masih menunggu rapat Banmus untuk penentuan jadwal.
“Kalau Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 bulan lalu tidak dibahas DPRD, karena itu bukan kewajiban. Jadi, untuk APBD induk, secara pribadi saya tentu siap membahas,” kata Andika Prayogi Sinaga yang tergabung dalam Badan Anggaran DPRD Pematangsiantar.
Sementara, Tongam Pangaribuan dari Fraksi NasDem mengatakan, pihaknya sedang menunggu unsur pimpinan melakukan rapat pimpinan yang dilanjutkan dengan rapat Banmus penentuan jadwal.
“Kita jelas siap membahas Rancangan APBD tahun anggaran 2027 dan tidak ada masalah maupun kendala,” ujarnya sembari mengatakan agar unsur pimpinan segera melakukan rapat pimpinan.
Kemudian, Aprial Muhammad Rizaldi Ginting Ketua Fraksi PAN juga mengatakan setuju tahapan pembahasan Rancangan APBD 2029 disegerakan. “Kalau sudah mayoritas anggota dewan bersedia membahas Rancangan APBD, tentu tidak ada masalah lagi dan tahapan yang harus dilakukan, diharap disegerakan,” ujarnya.
Sementara, sejumlah anggota DPRD Pematangsiantar dari beberapa fraksi lainnya belum berhasil dikonfirmasi. Hanya saja, ada “bocoran” bahwa Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 itu sepertinya akan dibahas karena sangat urgent untuk belanja selama setahun. (In)







