SIANTAR, SENTERNEWS
Mengingat pentingnya komunikasi di era digitalisasi, terutama untuk generasi Gen Z, Senat Mahasiswa STAI Samora Kota Pematangsiantar, gelar Seminar Public Speaking For Gen Z.
Kegiatan yang dihadiri Wakil Walikota Siantar, Herlina itu, berlangsung di Kampus STAI Samora, Jalan Kaveleri, Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Siantar, Sabtu (09/5/2026).
Ketua Panitia, Muhammad Alwi Hizri Nasution melalui laporannya mengatakan, peserta seminar terdiri dari mahasiswa beberapa Perguruan Tinggi dan para pelajar se Kota Siantar.
Narasumber, Zanniro Sururi Hasibuan M Sos dosen STAI Samora dan Imran Nasution sebagai salah seorang jurnalis dan aktivis di Kota Siantar.
“Seminar Public Speaking, diharap dapat meningkatkan kemampuan berbicara di depan publik agar semakin baik,” kata Alwi Hizri Nasution dengan bersemangat dan mendapat aplusan dari para peserta yang hadir.
Ketua Senat Muhammad Arif Ibrahim menjelaskan, Seminar Public Speaking For Gen Z merupakan rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026.
“Samora ingin membekali mahasiswa sebagai agen perubahan agar dapat melakukan perbaikan lebih baik menuju mahasiswa yang lebih berkualitas ,” ujar Arif Ibrahim.
Sementara, Wakil Waikota Siantar Herlina melalui sambutannya mengapresiasi pelaksanaan seminar karena dinilai sangat penting untuk membangun public speaking di depan umum, masyarakat dan akademi.
“Bukan hanya anak muda yang membutuhkan, tetapi, ibu guru, Wakil Walikota juga agar memiliki kemampuan berbicara dengan baik di depan umum,” kata Wakil Walikota.
Dijelaskan, anak muda tentu sangat penting memiliki publick speaking agar lebih siap menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Adik-adik mahasiswa terus dituntut belajar mengembangkan potensi diri menjadi generasi yang cerdas sehat dan kreatif untuk berkontribusi positif bagi bangsa dan negara serta Siantar,” imbuh Wakil Walikota.
Ketua STAI Samora, Imran Simanjuntak yang juga mengaparesiasi seminar dalam rangka Hardiknas itu, turut memberi semangat kepada mahasiswa dan pelajar peserta seminar dan seminar diharap dapat memberi suatu makna dalam kegiatan sehari-hari.
“Mahasiswa merupakan agen perubahan untuk membuka ruang demoraksi. Tetapi harus santun dalam berbicara di depan public,” kata Imran Simanjuntak sembari berharap agar peserta seminar mampu menyerap materi yang disampaikan nara sumber untuk diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari.
Usai acara pembukaan, seminar Public Speaking For Gen Z, moderator Nurul Oktavia menghadirkan Imran Nasution sebagai narasumber dengan memaparkan dasar-dasar jurnalistik. Termasuk ”menantang” para mahasiswa untuk menulis yang siap diekspos ke media massa.
Selanjutnya, Zanniro Sururi Hasibuan M Sos sebagai narsumber kedua menjelaskan terkait dengan kepercayaan diri sebagai modal mendasar untuk dimiliki sebelum ber bicara di depan umum. Dan, itu dapat dibangun melalui latihan dan keberanian.
”Kemampuana berkomunikasi yang baik, public speking bukan hanya berbicara di depan orang banyak. Tetapi, bagaimana seseorang menyampaikan ide dengan percaya diri dan memberikan pengaruh positif kepada orang lain,” jelas Zanniro Sururi Hasibuan.
Pada kesempatan tersebut, peserta seminar mengajukan berbagai pertanyaan tentang materi yang disampaikan. Dan, narasumber memberi pemahaman yang jelas . Sehingga tanya jawab berlangsung komunikatif. (Rel)






