Senter News
Jumat, 15 Mei 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM

Kelompok Cipayung dan OKP di Siantar Tolak Hasil Musda KNPI XIV dan Desak Musda Luar Biasa

Penulis: Redaksi Senternews.com
13 Mei 2026 | 22:35 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS

Penolakan hasil Musyawarah Daerah (Musda) XIV DPD KNPI Kota Pematangsiantar Tahun 2026 di Aula Siantar Hotel yang berlangsung, Sabtu (09/05/2024 semakin nyata. Bahkan, menuntut agar segera dilakukan Musda Luar Biasa (MusLub).

Fakta tersebut disampaikan Kelompok Cipayung  yang terdiri dari HMI, GMNI dan GMKI Kota Siantar beserta Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) seperti IPM, Sapma PP, HIMMAH, BKPRMI dan Pemuda Muhammadiyah Kota Siantar.

Kelompok Cipayung sebagai pendiri dari KNPI, tanggal 23 Juli 1973 di Jakarta dan sejumlah OKP yang menolak hasil Musda XIV KNPI  dan mendesak dilaksanakan  MusLub itu, dipicu karena Musda dimaksud dinilai tidak demokratis dan bernuansa  intervensi yang sangat kuat dari pihak luar.

Melalui keterangan pers secara resmi, perwakilan Kelompok Cipayung menegaskan, proses yang terjadi pada  Musda ke-XIV tersebut telah mencederai nilai-nilai dasar organisasi pemuda dan hilangnya demokratis dalam forum persidangan.

​“Kami menyatakan dengan tegas menolak seluruh hasil Musda XIV KNPI Pematangsiantar. Proses yang berjalan tidak mencerminkan kedaulatan pemuda dan penuh dengan kejanggalan administratif maupun mekanisme persidangan” tegas perwakilan Kelompok Cipayung plus.

​Kelompok Cipayung beserta dengan OKP tersebut, juga telah menyampaikan surat resmi kepada Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI SUMUT agar mengawasi, mengevaluasi serta membatalkan hasil Musda XIV.

Atas dasar tersebut Kelompok Cipayung dan OKP Kota Pematangsiantar mendesak Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Sumut, segera mengambil langkah penyelamatan organisasi dengan menganulir seluruh hasil Musda karena dianggap cacat prosedural.

​“Kami mendesak MPI KNPI Sumut segera menganulir seluruh hasil pelaksanaan Musda sesuai dengan mekanisme yang berlaku dan memfasilitasi pelaksanaan Musda Luar Biasa yang transparan, dan Melibatkan Kelompok Cipayung dan OKP yang ada di Pematangsiantar sebagai SC Dan OC MusLub. Legalitas pemimpin pemuda tidak boleh lahir dari proses yang cacat hukum dan moral,” beber Kelompok Cipayung plus.

Masih melalui keterangan pers, dugaan  pelaksanaan Musda tersebut telah terjadi Intervensi Kekuasaan dan Upaya Pecah Belah. Bahkan, diduga kuat adanya keterlibatan Walikota Siantar beserta pihak eksternal termasuk sosok berinisial Ilal, yang dinilai mengintervensi kontestasi demi kepentingan politik tertentu.

Intervensi itu dianggap sebagai upaya sistematis yang mengakibatkan terpecah belahnya soliditas pemuda di Kota Siantar. Keterlibatan kekuasaan dalam mengatur dukungan kepada kandidat tertentu dinilai telah merusak independensi KNPI sebagai wadah pemuda untuk berhimpun.

​“Sangat disayangkan jika otoritas kekuasaan digunakan untuk mengintervensi forum pemuda dengan cara-cara ‘cawe-cawe’ yang tidak etis,” ujar Kelompok Cipayung  dan OKP Kota Siantar sembari menegaskan bahwa pemuda tidak boleh menjadi pion dalam catur politik praktis segelintir penguasa.

Untuk itu, Kelompok Cipayung plus berkomitmen untuk terus mengawal isu tersebut  hingga kedaulatan pemuda Kota Siantar  kembali ke tangan pemilik mandat yang sah. Yaitu,  organisasi-organisasi pemuda itu sendiri.

Jika intervensi ini dibiarkan, maka KNPI dikatakan hanya akan menjadi stempel bagi kebijakan pemerintah. Bukan lagi mitra kritis yang memperjuangkan kepentingan rakyat. Sehingga, Kelompok Cipayung plus tidak akan tinggal diam melihat marwah pemuda “diinjak-injak”.(rel)

ShareSendShare

Berita Terkait

Anak buaya diserahkan ke Taman Hewan
ANEKA RAGAM

Warga Heboh! Buaya Ditemukan di Tengah Jalan 

14 Mei 2026 | 21:46 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Warga  sekitar Gang Rahayu,  Jalan Pdt J Wismar Saragih, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba Kota Siantara sempat heboh....

Read moreDetails
Samsuddin Siregar  M Pd
ANEKA RAGAM

Krisis Kepercayaan Diri Mahasiswa Muslim di Era Digital: Analisis Ketergantungan Smartphone Dalam Perspektif Pendidikan Islam Kontemporer

14 Mei 2026 | 20:01 WIB

Oleh : Samsuddin Siregar  M Pd Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola hidup mahasiswa Muslim secara signifikan. Terutama dalam komunikasi,...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Meski Hujan Deras, Unjukrasa  di Kantor PLN Pematangsiantar Memanas

13 Mei 2026 | 16:55 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Hujan deras tidak menyurutkan massa aksi dari Federasi Serikat Pekerja di bawah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Simulasi Sispamkota : Personel Polres Siantar dan Pengunjukrasa Terlibat Bentrok  

13 Mei 2026 | 15:34 WIB

SIANTAR SENTERNEWS Simulasai  sistem pengamanan wilayah kota (Sispamkota) yang digelar Polres Siantar mendapat perhatian dari masyarakat. Berlangsung di Jalan Merdeka...

Read moreDetails
Di Kantor Kanwil DJP Sumut II
ANEKA RAGAM

PC FSP KEP SPSI Siantar Simalungun Demo di Depan Kantor Kanwil DJP Sumut II dan PT PLN Siantar

12 Mei 2026 | 21:41 WIB

SIANTAR SENTERNEWS Federasi Serikat Pekerja (FSP), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nenawea (K-SPSI AGN) bersatu dengan Federasi Serikat...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Musda KNPI Siantar, Krisis Demokrasi Lokal dan Tanggung Jawab Sejarah

12 Mei 2026 | 18:09 WIB

Catatan: Imran Simanjuntak Krisis demokrasi lokal yang terjadi dalam Musda KNPI Kota Pematangsiantar adalah cermin rapuhnya praktik demokrasi di tingkat...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

IRT Meninggal Duduk dan Membusuk di Rumahnya, Dievakuasi Polsek Gunung Malela

15 Mei 2026 | 14:11 WIB
ANEKA RAGAM

Warga Heboh! Buaya Ditemukan di Tengah Jalan 

14 Mei 2026 | 21:46 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Lompat Tembok Rumah dan Kabur ke Ladang Ubi, Residivis Sabu Dibekuk Polsek Dolok Batu Nanggar

14 Mei 2026 | 20:30 WIB
ANEKA RAGAM

Krisis Kepercayaan Diri Mahasiswa Muslim di Era Digital: Analisis Ketergantungan Smartphone Dalam Perspektif Pendidikan Islam Kontemporer

14 Mei 2026 | 20:01 WIB
SEREMONIAL

Demi Peningkatakan Kemampuan Mahasiswa, STAI Samora Siantar Seminar “Public Speaking For Gen Z”

14 Mei 2026 | 08:59 WIB
ANEKA RAGAM

Kelompok Cipayung dan OKP di Siantar Tolak Hasil Musda KNPI XIV dan Desak Musda Luar Biasa

13 Mei 2026 | 22:35 WIB
ANEKA RAGAM

Meski Hujan Deras, Unjukrasa  di Kantor PLN Pematangsiantar Memanas

13 Mei 2026 | 16:55 WIB
ANEKA RAGAM

Simulasi Sispamkota : Personel Polres Siantar dan Pengunjukrasa Terlibat Bentrok  

13 Mei 2026 | 15:34 WIB
SEREMONIAL

Wisuda Lansia Dihadiri Walikota Siantar

13 Mei 2026 | 08:17 WIB
ANEKA RAGAM

PC FSP KEP SPSI Siantar Simalungun Demo di Depan Kantor Kanwil DJP Sumut II dan PT PLN Siantar

12 Mei 2026 | 21:41 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kabur Pakai Mobil Sedan, Dua Maling Anak Lembu Dimassakan dan Diserahkan ke Polres Simalungun

12 Mei 2026 | 20:51 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Ikuti FGD Percepatan Pengembangan KEK Danau Toba, Bupati Simalungun Gali Strategi Pariwisata di Gianyar, Bali

12 Mei 2026 | 19:00 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata