Senter News
Rabu, 7 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM
RDP Komisi II DPRD Siantar

RDP Komisi II DPRD Siantar

DPRD Siantar RDP Soal Bullying Siswi SMP N: Semula Tenang, Akhirnya Memanas  dan Kasek Direkomendasi Supaya Dicopot

Penulis: Redaksi Senternews.com
7 Oktober 2026 | 17:17 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS

Rapat Dengar Pendapat  (RDP) Komisi II DPRD Pematangsiantar terkait kasus Bullying (Perundungan) dan perkelahian antar siswi salah satu SMP Negeri  Pematangsiantar, semula berlangsung tenang dan berjalan sesuai rencana, Rabu (045./10/2026) mulai pukul 09.30 WIB sampai 12.50 WIB.

Namun  RDP yang berlangsung di ruang Rapat gabungan DPRD Pematangsiantar itu akhirnya memanas karena Kepala Sekolah (Kasek) berinisial IR Boru S terkesan lepas tangan apabila kasus tersebut terulang kembali.

Karena situasi tersebut, Ketua Komisi II Hendra Pardede yang memimpin RDP didampingi Sekretaris Komisi II Darson Rajagukguk menyatakan kepada Kadis Pendidikan Pematangsiantar Syaiful Rizal agar mengevaluasi atau mencopot  kepala sekolah tersebut dari jabatannya.

Sebelumnya, Alfindro Sihite (Kuasa Hukum korban brinisial NR dari DMS Law mengatakan,  informasi dari pihak kepala Sekolah mengatakan, pemukulan terhadap korban tanggal 25 September  2026 di lingkungan sekolah hanya dilakukan pelaku sendiri berinsial GLH.

“Keterangan dari korban sendiri, dia dikeroyok pelaku bersama tujuh orang dan tujuh orang  itu sudah diproses Bagian Bimbingan Konseling (BK), lantas mengapa terjadi pembohongan?” kata Alfindro  Sihite didampingi pihak keluarga korban.

Ditegaskan, meski  korban dan pelaku bersama keluarga masing-masing sudah berdamai secara kekeluargaan, dipertanyakan bagaimana tanggungjawab kepala sekolah dan Dinas Pendidikan. “Kami butuh jawaban yang konkrit, bukan yang normatif,” kata Alfindro  Sihite.

Menanggapi pertanyan itu, Kadis Pendidikan Pematangsiantar, Syaiful Rizal mengatakan, pihak keluarga korban dan keluarga pelaku telah melakukan perdamaian secara kekeluargaan

“Pihak keluarga pelaku bersedia menanggung perobatan bagian mata korban yang membengkak sampai sembuh,” kata Syaiful Rizal sembari memaparkan berbagai antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Pasca perdamaian, bagian Perlindungan Anak dan Perempuan Dinas Sosial Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Perempuan (Dinsos P3A) sudah melakukan pendampingan kepada korban dan pelaku dalam rangka pemulihan mental yang mengalami traumatis oleh psikater

Sementara, IR Boru S sebagai kepala sekolah mengatakan, pihaknya sudah berupaya melakukan penanganan dengan baik.  “Saat ini korban dan pelaku tidak masuk sekolah karena masih dalam pendampingan psikater, dan akan masuk sekolah lagi apabila ada rekomendasi dari pihak piskater,” katanya.

Kemudian, membenarkan bahwa tujuh siswa yang disebut melakukan pengeroyokan sempat diproses Bagian Bimbingan Konseling (BK), tetapi  mereka tidak terlibat langsung.

“Apabila korban dan pelaku masuk sekolah dan peristiswa itu terulang kembali, silahkan dibawa ke jalur hukum atau kepolisi,” kata kepala sekolah.

Saat itu, kepala sekolah menyampaikan dengan  suara meninggi dan  seperti tak terkontrol. Bahkan,  terkesana mengabaikan peringatan dari pimpinan RDP. Sehingga, suasana RDP tampak mulai memanas. Bahkan, nyaris kisruh karena kepala sekolah menyalahkan penasehat hukum korban.

Saat itulah ketua Komisi II, Hendra Pardede langsung menanggapi,  RDP dilakukan bukan untuk menyalahkan satu pihak. Tetapi mencari solusi agar peristiwa yang sempat viral melalui media sosial secara nasional itu tidak terulang kembali.

“Kami minta kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi jabatan kepala sekolah,” kata Hendra yang di hadapan peserta RDP termasuk, Kapolsek Siantar Selatan IPTU Suhaira Marbun dan personel dari Polres Pematangsiantar.

Soal perdamaian dan kasus tersebut tidak terulang lagi, juga disampaikan personel Komisi II lainnya. “Jangan  terulang  kembali dan kedua  anak didik yang sempat berselisih semoga baik-baik saja dan dapat bangkit agar dapat menyelesaikan sekolah ,” kata Hj Sabariah Harahap dari Komisi II.

Hal senada disampaikan personel Komisi II lainnya seperti Metro B Hutagaol dan AlfonsoSinaga serta Wakil Ketua DPRD Pematangsiantar Daud Simanjuntak.

“Jangan lagi saling menyalahkan karena semua salah dan moral anak didik saat ini  sudah semakin terkikis. Apalagi perkembangan  IT yang begitu pesat, tak sebanding dengan pembinaan mental anak didik,” kata Daud Simanjuntak.

Di penghujung RDP, keluarga dari korban dan pelaku didaulat untuk saling bersalaman dan lupakan yang sudah terjadi sebagai evaluasi dan jangan sempat terjadi lagi. Termasuk di sekolah lain di Kota Pematangsiantar khususnya. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

Poto bersama
ANEKA RAGAM

Tim Supervisi Polda Sumut Cek Kesiapan Sat Samapta Pematangsiantar, Kebutuhan Personel Jadi Perhatian

7 Oktober 2026 | 17:50 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Direktorat Samapta Polda Sumatera Utara (Sumut) melalui Tim III Supervisi Fungsi Samapta lakukan  supervisi dan evaluasi terhadap satuan...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Wali Kota Bersama Kejari Pematangsiantar Ikuti Zoom Meting yang dipimpin Gubsu

6 Oktober 2026 | 17:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi bersama Kepala Kejaksaan Negeri  Pematangsiantar Erwin Purba SH ikuti zoom metting yang dipimpin...

Read moreDetails
PPAT Pematangsiantar saat melakukan rapat beberapa hari lalu
ANEKA RAGAM

33 PPAT di Pematangsiantar dan Simalungun, Tolak Kepmen Perintis 10 Hari

6 Oktober 2026 | 16:59 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Sebanyak  33 orang  Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, tolak Keputusan Menteri Agraria...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Setelah Didesak Anggota DPRD Siantar, Ramses Manurung: Satgas MBG Tinjau IPAL SPPG Marihat Jaya yang Meresahkan

6 Oktober 2026 | 15:50 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Intalasi Pengolah Air Limbah (IPAL) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Marihat Jaya, Jalan Barito I, Kelurahan Marihat...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Kabel Listrik Ancam Pejalan Kaki dan Pengendara, Satlantas Polres Turun ke Lokasi

4 Oktober 2026 | 16:46 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Kabel  listrik yang menjuntai rendah yang nyaris mendekati trotoar di Jalan Kartini,  depan SMP Negeri 4, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Aksi Tawuran Dibubarkan, 3 Remaja Diamankan Timsus Dayok Mirah Polres  Siantar

4 Oktober 2026 | 16:30 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Aksi tawuran sekelompok remaja di Jalan A Yani Kota Pematangsiantar,  dibubarkan Tim Khusus (Timsus) Dayok Mirah Poltres...

Read moreDetails
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata