SIANTAR, SENTERNEWS
Kebakaran enam pintu rumah Kontrakan di Jalan Bah Bolon Kiri, Kelurahan Sigulang gulang, Kecamatan Siantar Utara, membuat penghuninya menjerit karena tak sempat menyelamatkan barang barang, Kamis (29/2/2024) sekira jam 09.00 WIB.
Awalnya masyarakat melihat ada kepulan asap dari rumah ditempati Rida br Gutom (61) yang saat itu berada di luar. Meski tidak diiringi nyala api, asap ternyata semakin tebal dan merembes ke rumah lainnya. Sehingga, masyarakat sekitar langsung berteriak kebakaran dan menghubungi pihak Pemadam Kebakaran (Damkar).
Jelang beberapa saat 4 unit Damkar dari Pemko Siantar ditambah 1 unit dari PT STTC tiba di lokasi yang sudah ramai dengan massa. Dengan gerak cepat langsung memasang peralatan dan mendobrak pintu rumah yang dihuni Rida br Gultom. Kemudian, penghuni rumah lain yang sebagian tidak berada di tempat berusaha masuk ke rumah meski tetap dihalangi petugas Damkar dan personel dari Polsek Siantar Utara yang turut membantu pemadam api.

Untuk menghindari api yang menyala di bagian dalam, beberapa asbes rumah terpaksa dirusak agar penyemprotan air berlangsung lancar. Saat api mulai mengecil, akhirnya berhasil dipadamkan petugas Damkar satu jam kemudian. Selanjutnya, penghuni rumah mulai mengeluarkan barang-barang yang tidak terbakar.
Selain kulkas, dan pakaian, sepeda motor jenis Mio dikeluarkan dari rumah Rida br Gultom yang telah hangus. Sementara, Rida br Gultom memeriksa ember besar berisi piring dan mengambil dompet. Ternyata perhiasan di dalam dompet itu masih utuh. Sehingga, perempuan berkaca mata itu sempat menyebut nama Tuhan. Namun, surat-surat rumah miknya yang berada di Padang Sidempuan katanya hangus karena berada dalam lemari.
“Inang jangan menangis, kalau surat rumah bisa diurus. Yang penting, sehat lah kau, ” kata warga lainnya sembari memeluk br Gultom yang tampak lemas.
Sementara, pemilik rumah kontrakan, Meriati Lumban Raja (59) tampak terdiam menyaksikan rumahnya yang terbakar! “Saya tidak mengetahui siapa saja yang menempati rumah karena saya percayakan kepada br Gultom,” katanya kepada personel Polsek Siantar Utara.

Kanit Reskrim Polsek Utara, Ipda Darwin Siregar mengatakan, asal api berawal dari rumah yang ditempati Rida br Gultom. “Tidak ada korban jiwa. Kerugian masih ditaksasi dan asal api diperkirakan karena arus pendek, ” ujarnya.
Setelah api benar-benar padam, personel Polsek Siantar Utara melakukan olah TKP dan memasang police line. Kemudian, lima unit mobil Damkar meninggalkan lokasi kebakaran yang semakin sepi karena masyarakat telah bubar satu persatu! (In)






