SIMALUNGUN,SENTERNEWS
Ketika dipanggil tak ada sahutan, warga mulai curiga dan mendobrak pintu. Hasilnya, ibu rumah tangga RS (68) ditemukan tidak bernyawa dalam posisi tergantung di kamar rumahnya, di Nagori Serdang Bolon, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun.
“Temuan itu akhirnya disampaikan kepada kepada Pangulu Serdang Bolon untuk diteruskan ke Polsek Bosar Maligas,” kata Kanit Reskrim Polsek Bosar Maligas Ipda Bilson Hutauruk, Rabu (07/10/2026).
Setelah menerima informasi tersebut, Senin (05/10/2026), personel personel Unit Reskrim Polsek Bosar Maligas turun ke lokasi. Dipimpin Kanit Reskrim Ipda Bilson Hutauruk SH, didampingi Aiptu Januari Pangaribuan, Brigadir Alexander Sijabat, dan Bripda Pison Saragih.
Bersama Tim Identifikasi Polres Simalungun yang terdiri dari Aipda Owen Saragih dan Aipda Sujid Saputra, langsung melakukan olah TKP dengan menurunkan korban yang tergantung menggunakan tali.
Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUD dr. Djasamen Saragih untuk pemeriksaan luar (visum). Hasilnya, dokter tidak menemukan tanda kekerasan lain pada tubuh korban selain jejas pada bagian leher.
“Dokter menyimpulkan korban diduga kuat meninggal dunia akibat bunuh diri. Sementara itu, motif peristiwa masih dalam penyelidikan,” kata ujar Ipda Bilson Hutauruk.
Dijelaskan, setiap peristiwa kematian tidak wajar tetap harus ditangani secara profesional, mulai dari pengamanan TKP, pengumpulan keterangan saksi, hingga pemeriksaan medis, agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
“Kehadiran polisi akan terus kami upayakan di tengah masyarakat, terutama saat warga membutuhkan bantuan,” ungkapnya.
Dijelaskan, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Polsek Bosar Maligas bersama Polres Simalungun berharap sinergi antarunit terus terjaga demi pelayanan terbaik kepada masyarakat. (In)






