Senter News
Minggu, 8 November 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM
Imran Nasution

Imran Nasution

Ketika Musim Kampanye Telah Tiba…

Catatan: Imran Nasution

Penulis: Redaksi Senternews.com
7 Desember 2023 | 09:52 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

Ketika  musim kampanye tiba mulai 28 Nopember 2023 sampai 75 hari ke depan atau empat hari sebelum masa pencoblosan 14 Februari 2024,  Alat Peraga Kampanye (APK) begitu mudah ditemukan di berbagai sudut Kota Siantar.

Terlepas dari apakah berbagai APK  itu dipasang sesuai zona atau di luar zona yang ditentukan dan diketahui atau tidak diketahui Bawaslu sebagai pengawas Pemilu, keberadaaan APK itu membuat kota Siantar seperti kehilangan rona meski selama ini memang selalu buram.

Kalau dicermati, para Caleg dari berbagai partai politik beragam warna yang ditampilkan di APK, tiada yang berwajah cemberut, murung apalagi menangis seperti anak kecil tidak diberi jajan. Semua ceria dan tersenyum sampai tampak gigi.

APK itu, mulai dari poster yang diikat di tiang listrik dan dipaku di pepohonan serta lainnya. Baliho terpampang di bilboard berbayar di lokasi strategis agar mudah dikenali meski selama ini entah dimana.

Spanduk di lokasi-lokasi tertentu malah ada dipasang melintang di badan jalan.  Ada striker di angkutan umum atau mobil pribadi untuk dibawa-bawa sesuai arah kemana roda berputar. Ada pula kartu nama dan kaos bergambar orang pakai nomor, dan slogan untuk dibagikan per orang dengan diam-diam atau terang-terangan.

Ketika musim kampanye tiba, ada pertemuan terbatas bertemu Caleg di ruang tertutup tapi pintu dan jendela tetap boleh terbuka. Setelah bubar, para peserta antri menerima  uang transportasi dengan jumlah sama rata, jauh atau dekat.

Ketika musim kampanye tiba, ada pertemuan tatap muka di tanah lapang dengan  memobilisasi massa pakai uang bensin atau apapun namanya, plus nasi bungkus. Bahkan, kalau diberi bonus berlipat, ada nekat kepalanya dibotaki dan rambutnya disisakan untuk dibuat angka sesuai nomor partai politik yang berkampanye.

Ketika tiba massa kampanye melalui pertemuan terbatas atau tatap muka di lapangan terbuka, janji-janji menyuara melalui visi dan misi. Padahal, banyak massa tidak mendengar karena yang penting “cair” dan bisa berjoget ria diiringi musik dangdut menampilkan penyanyi  bohay atau bodi aduhay.

Ketika masa kampanye tiba, kelompok anak-anak muda penganguran menunggu order untuk dimobilisasi sampai berkali-kali juga tak masalah dan tak pandang apapun partai politiknya. Sehingga, punya banyak kaos meski berbahan bagai jaring nyamuk. Namun, setelah kampanye bubar, ada kaos dijadikan kain lap atau kesek kaki.

Padahal, kampanye pada dasarnya sebagai pendidikan politik dari partai politik yang diawasi Bawaslu untuk meningkatkan partisipasi pemilih untuk mencoblos Caleg di bilik suara sesuai pasal 5 PKPU No 15 tahun 2023.

Sementara, para Caleg sangat amat berharap agar dipilih pada hari pencoblosan di bilik suara Pemilu 2024 mendatang. Sehingga, dapat duduk di jajaran kursi legislatif  sebagai anggota dewan meski itu sisa kursi.  Baik untuk jatah daerah, propinsi maupun pusat.

Saat musim kampanye tiba, tidak sedikit atau banyak yang bagi-bagi uang atau sembako  supaya disebut orang baik. Sehingga, kalau ada orang membagi dengan ikhlas untuk membantu yang membutuhkan, malah dipelesetkan seperti Caleg di musim kampanye.

Saat masa kampanye tiba, peredaran uang biasanya lebih banyak dibanding hari atau bulan biasa. Sehingga pelaku ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput tampak menggeliat. Karena makanan dan minuman seperti cendol, kacang goreng, jagung bakar dan cilok serta lainnya laku dijual di tepi kerumunan massa.

Belum lagi, sebelum atau saat kampanye tiba, percetakan APK begitu lincah menerima orderan dengan syarat uang bayar di depan. Kalau  ditagih usai kampanye apalagi selesai Pemilu, tentu susah. Terutama kepada Caleg yang tak dapat kursi, malah  akan diajak berantam.

KURSI ITU MAHAL

Antara musim kampanye yang biasanya berlangsung lima tahun sekali, tentu berbeda dengan musim durian yang bisa tiba dua kali dalam setahun. Namun, meski berbeda, analoginya bisa dihubung-hubungkan jadi terhubung.

Misalnya, ada anggapan kalau rakyat bertemu Caleg dan pemberiannya jelas atau lumayan, disebut harum. Harum seperti aroma durian matang jatuh dari pohon. Kalau pemberiannya tanggung, duriannya mengkal dan harumnya hanya selintas. Bahkan, kalau tidak memberi sama sekali, disebut seperti durian busuk.

Sekedar mengingatkan dan Caleg pasti banyak mengingat, jangan berharap ada mendapat durian runtuh untuk mendapatkan kursi di jajaran legislatif tanpa mengeluarkan biaya.  Sehingga, tidak jarang ada Caleg berani gadaikan asset untuk biaya dan itu dianggap seperti berjudi. Kalau menang atau memperoleh kursi, tentu bersyukur asset bisa ditebus lagi. Tapi kalau kalah tumpur.

Masalahnya, kursi itu mahal. Kalau pun  ada kursi yang murah, tentu yang tidak empuk dan tidak bisa berputar seperti kursi anggota dewan yang membuat mata jadi ngantuk. Atau kursi yang murah itu, kursi rewot. Saat diduduki langsung ambruk karena empat kaki kursi patah sebelum digunakan.

Sekedar mengingatkan, setelah masa kampanye usai dan hari pencoblosan semakin dekat, biasanya atau bukan mustahil  ada melakukan serangan fajar atau serangan subuh bahkan serangan pagi untuk membagi uang secara praktis kepada pemilih sebelum mendatangi Tempat Pemilihan Suara (TPS).

Sekedar diingatkan lagi, setelah masa kampanye usai dan hari pencoblosan juga selesai dan  dilakukan perhitungan suara, akan banyak Caleg yang susah tidur menunggu hasil rekapitulasi suara. Apalagi lengah sedikit akan diserempet dan kursi yang sudah di depan mata bisa digeser ke tempat lain.

PENUTUP

Wahai para Caleg, meski sudah berusaha tapi belum rezeki, jangan cari kambing hitam karena kambing hitam banyak lari masuk hutan untuk bersembunyi. Kemudian, jangan berjalan sendiri sambil menendang-nendang kaleng rombeng sampai tak ingat pulang.

Ingat, orang-orang tua dulu yang bukan tua karena dikarbit mengatakan, kalau sudah garis tangan, rezeki tidak akan tertukar! (Penulis jurnalis berdomisili di Siantar) 

ShareSendShare

Berita Terkait

ANEKA RAGAM

Safari Subuh MUI Pematangsiantar di Masjid Ubudiyah: “Hati Hati Menggunakan Media Sosial”

8 November 2026 | 12:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pematangsiantar melalui Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat kembali menggelar Safari Shalat Shubuh Berjamaah untuk ...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Dr Henry Sinaga Gugat Keputusan Menteri ATR/Kepala BPN Tentang Peralihan Hak Terintegrasi (Perintis) 10 Hari ke PTUN

7 November 2026 | 18:59 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dr Henry Sinaga SH SpN MKn, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Pematangsiantar  ajukan  gugatan kepada Pengadilan Tata Usaha...

Read moreDetails
Poto hasil investigasi wartawan
ANEKA RAGAM

Kayu Penebangan di Hutan Hatonduhan Diduga Diangkut ke Sejumlah Kilang di Siantar, Tim Wartawan Dihalangi Melakukan Peliputan

6 November 2026 | 16:09 WIB

SIANTAR ,SENTERNEWS Aksi pembalakan hutan di Desa Rondang, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun semakin terkuak. Hasil penelusuran Tim Wartawan yang sebelumnya...

Read moreDetails
Hendri Yahya Saputra MPd
ANEKA RAGAM

Dua Nikmat yang Sering Dilalaikan

6 November 2026 | 06:38 WIB

(Mengupas Hadits Tentang Nikmat Sehat dan Waktu Luang Sebelum Datangnya Sakit dan Sibuk) Oleh : Hendri Yahya Saputra MPd Dalam...

Read moreDetails
Andika Prayogi Sinaga SE
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga kepada Wali Kota Siantar: Kelurahan Jangan Persulit Warga Urus Dokumen Sertifikat

5 November 2026 | 18:43 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Saat rapat paripurna penyampaian pokok pikiran, anggota DPRD Pematangsiantar, Andika Prayogi Sinaga SE mengatakan kepada Walikota Wesly Silalahi...

Read moreDetails
Ketua DPRD sampaikan Pokir kepada Wali Kota
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Tetapkan Renja dan Sampaikan Pokok Pikiran kepada Wali Kota  

5 November 2026 | 17:46 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Melalui rapat paripurna, DPRD Pematangsiantar tetapkan Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggran 2027 dan sampaikan pokok pikiran (Pokir) sebagai...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SEREMONIAL

Wali Kota Diwakili Sekda Hadiri Parheheon Ama HKBP

8 November 2026 | 16:56 WIB
SEREMONIAL

Wali Kota Hadiri Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah Tidak Layak Huni

8 November 2026 | 16:52 WIB
ANEKA RAGAM

Safari Subuh MUI Pematangsiantar di Masjid Ubudiyah: “Hati Hati Menggunakan Media Sosial”

8 November 2026 | 12:02 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Operasi Patuh di Malam Minggu, Satlantas Polres Simalungun Amankan 30 Motor Knalpot Brong  

8 November 2026 | 11:46 WIB
ANEKA RAGAM

Dr Henry Sinaga Gugat Keputusan Menteri ATR/Kepala BPN Tentang Peralihan Hak Terintegrasi (Perintis) 10 Hari ke PTUN

7 November 2026 | 18:59 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Dari Pengembangan P4GN, Polres Simalungun Ringkus Tiga Pemain Sabu

7 November 2026 | 09:40 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Lakukan Pengaspalan Jalan Simpang Hatonduhan-Tangga Batu

7 November 2026 | 09:24 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Green Policing di Mako Polres Simalungun, Kapolres dan Bhayangkari Tanam 30 Pohon Mangga dan Durian

6 November 2026 | 18:00 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Sosialisasi dan Penertiban Pedagang di Kota Perdagangan

6 November 2026 | 17:38 WIB
ANEKA RAGAM

Kayu Penebangan di Hutan Hatonduhan Diduga Diangkut ke Sejumlah Kilang di Siantar, Tim Wartawan Dihalangi Melakukan Peliputan

6 November 2026 | 16:09 WIB
SEREMONIAL

Disdukcapil Pematangsiantar Luncurkan SILENTERA KIPAS, Permudah Penerbitan Akta Kelahiran Bayi Pasca Melahirkan 

6 November 2026 | 15:37 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kasat Lantas Polres Simalungun : Selama Operasi Patuh Toba 2026, Laka Lantas Turun 30 Persen

6 November 2026 | 08:40 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata