SIANTAR, SENTERNEWS
Pemko Pematangsiantar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sediakan anggaran Rp1miliar lebih dari APBD Pematangsiantar Tahun Anggaran 2026 untuk dibagikan kepada 200 orang mahasiswa kurang mampu.
“Tahun 2025 lalu, Bansos kepada mahasiswa kurang mampu khusus warga Siantar sudah kita salurkan. Tahun 2026 ini, kita sudah membuka pendaftaran lagi untuk diverifikasi,” kata Kepala Bagian, Irwansyah Saragih, Rabu (29/09/2026).
Dijelaskan, tahun 2025, mahasiswa kurang mampu penerima Bansos sebanyak 85 orang dengan besaran Rp7 juta perorang. Terdiri dari mahasiswa negeri di berbagai daerah se Indonesia.
Untuk tahun 2026, dialokasikan kepada 200 orang mahasiswa yang berkuliah di unversitas negeri maupun swasta di seluruh Indonesia. Kriterianya, selain kurang mampu atau masuk desil 4 dan memiliki KTP Pematangsiantar, minimal memiliki Indeks Prestasi (IP) 3,5.
“Setelah pendaftaran dibuka melalui online, yang mengirim data sudah sampai 220 orang dan pendaftaran sudah ditutup. Sekarang kita sedang melakukan verifikasi sesuai kriteria ,” ujar Irwansyah.
Karena penerimanya bertambah dibanding tahun 2026, besaran bantuan untuk tahun 2026 di kurangi menjadi Rp5 juta pertahun. Dan, karena yang mendatar sudah sebanyak 220 orang sedangkan jatah hanya untuk 200 orang, maka akan ada 20 orang yang batal.
Setelah dilakukan verifikasi dan diperkirakan selesai minggu pertama Oktober, dana Bansos untuk mahasiswa kurang mampu itu akan disalurkan melalui rekening bank masing-masing, minimal bulan Nopermber 2026.
Diinformasikan, saat ini Kesra Pemko Pematangsiantar juga sedang mendata penerima Bansos untuk guru sekolah minggu, guru mengaji magrib, guru madrasah dan bilal mayit. Kriterianya juga dari kalangan tidak mampu dan menyertakan Surat keterangan Miskin (SKM).
“Tahun 2025, Bansos itu juga sudah kita salurkan. Untuk tahun 2026 ini, data sudah masuk dan sedang dilakukan verifikasi,” kata Irwansyah.
Dijelaskan, Bansos tahun 2025 untuk Guru Sekolah Minggu Rp1.750.000 per orang. Guru Magrib Mengaji Rp1.700.00 per orang dan Bilal Mayit Rp500 ribu per orang.
“Kalau besaran Bansos untuk 2026 itu, sedang kita kalkulasikan sesuai dengan besaran anggaran,” ujar Irwansyah mengakhiri.(In)






