SIANTAR, SENTERNEWS
Pemko Pematangsiantar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) tindaklanjuti video yang viral terkait kasus perundungan (bullying) dan pemukulan terhadap seorang siswi di salah satu SMP Negeri di Kota Pematangsiantar, berinisial NR.
“Kasusnya sudah diselesaikan secara kekeluargaan, sekaligus menegaskan tidak ada pengeroyokan terhadap siswi tersebut,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pematangsiantar Syaiful Rizal sembari mengatakan, pihaknya bersama Polsek Siantar Selatan mempertemukan sejumlah pihak terkait, Sabtu (26/09/2026).
Dihadiri kepala sekolah, Kadisdik Pematangsiantar Syaiful Rizal , sejumlah guru, orang tua NR, dan orang tua pelaku serta Kasi Pembinaan Pendidikan Dasar Friado Damanik.
Sesuai keterangan NR, beberapa temannya kerap mengejeknya. Bahkan sampai menyinggung nama orang tua. Dan, Jumat (26/09/2026) salah seorang siswi, GLH, memukul NR hingga matanya bengkak dan memar.
Wali kelas yang kemudian mengetahui kejadian itu memanggil, NR dan GLH dan dilaporkan kepada kepala sekolah yang memberi pertolongan perawatan kepada NR.
Malamnya, sekitar pukul 21.00 WIB, kepala sekolah mengunjungi kediaman NR. Di sana, sudah ada amangboru (paman) GLH dan keluarga korban serta keluarga pelaku sudah menyepakati melakukan penyelesaian dengan kekeluargaan. Bahkan, orang tua GLH bersedia menanggung biaya pengobatan NR hingga sembuh.
“Juga akan dibuat video klarifikasi terkait video yang sudah viral di media sosial dari pihak sekolah, keluarga korban, dan keluarga pelaku,” sebut Syaiful yang jiuga menegaskan bahwa pihak sekolah memberikan sanksi skorsing selama 10 hari kepada pelaku.
“Jadi, sejak awal pihak sekolah sudah memberikan perhatian terhadap kasus ini. Tidak ada pembiaran. Kita dari Pemerintah Kota Pematangsiantar berharap tidak ada informasi yang simpang siur, yang dapat mengganggu mental dan psikis kedua belah pihak,” tukas Syaiful.
Baik Syaiful maupun kepala sekolah menegaskan tidak ada pengeroyokan terhadap NR.
“Tidak benar ada pengeroyokan. Yang memukul satu orang, bukan beramai-ramai,” sebutnya mengklarifikasi. (In)






