Senter News
Jumat, 28 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM
Samro Himtihani Nasution MA

Samro Himtihani Nasution MA

Taufik dan Hidayah Beribadah Merupakan Rezeki Tak Ternilai dari Allah SWT

Penulis: Redaksi Senternews.com
28 Agustus 2026 | 09:59 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

Oleh: Samro Himtihani Nasution MA

Bagaimana kita biasa menilai kesuksesan seseorang? Rumah besar, mobil bagus, karier mapan, usaha yang terus berkembang, itu yang paling sering muncul di kepala. Standar sukses seolah berhenti di titik itu saja.

Begitu melihat orang hidup berkecukupan, kita langsung menyimpulkan: dialah yang paling banyak diberi rezeki oleh Allah.

Cara pandang Islam soal rezeki jauh lebih luas dari itu. Rezeki tidak selalu berwujud sesuatu yang bisa dipegang, dihitung, atau ditabung.

Ada jenis rezeki yang tidak kelihatan sama sekali, tapi nilainya melampaui seluruh harta di dunia, yaitu ketika Allah menuntun hati seorang hamba untuk mengenal-Nya, mencintai-Nya, dan memudahkan langkahnya tetap berada di jalan ketaatan.

Pernah bertemu orang yang ilmu agamanya luas, hafal banyak dalil, paham berbagai hukum fikih, tapi ternyata masih bergelut menjaga shalat tepat waktu? Di sisi lain, ada juga orang yang ilmunya biasa saja, tapi kakinya begitu ringan melangkah ke masjid, istiqamah membaca Al-Qur’an, dan tak pernah absen bersedekah walau sedikit.

Dari sini kita jadi sadar bahwa sekadar tahu kebenaran saja belum cukup. Untuk bisa mengamalkannya, seseorang butuh pertolongan Allah. Itulah yang disebut taufik dan inilah yang seharusnya terus kita minta dalam doa.

Untuk Apa Sebenarnya Kita Diciptakan?

Allah Swt. berfirman: ” Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-DZariyat: 56)

Seorang muslim hidup untuk mengenal Tuhannya, mengabdi kepada-Nya, dan menjadikan seluruh aktivitasnya bernilai ibadah. Bekerja, belajar, berdagang, bahkan mencari nafkah sekalipun bisa bernilai ibadah asal niatnya benar.

Sayangnya, kehidupan modern kerap membuat kita lengah. Kesibukan kerja, tuntutan ekonomi, media sosial, hiburan, dan segudang urusan dunia perlahan menggerus waktu dan perhatian kita. Tanpa sadar, shalat mulai tertunda, Al-Qur’an makin jarang dibuka, majelis ilmu terasa makin jauh.

Padahal dunia ini cuma tempat singgah sebentar. Cepat atau lambat, semua yang kita banggakan akan kita tinggalkan. Yang benar-benar menemani kita nanti hanyalah iman dan amal saleh.

Taufik dan Hidayah, Dua Hal yang Saling Melengkapi

Dalam hidup seorang muslim, hidayah dan taufik ibarat dua sisi mata uang. Hidayah adalah cahaya petunjuk yang membuka hati seseorang, sehingga ia bisa mengenal kebenaran dan membedakan mana yang benar dari mana yang salah.

Tapi petunjuk itu baru benar-benar terasa manfaatnya kalau Allah juga menganugerahkan taufik pertolongan-Nya yang membuat kita mampu menjalankan apa yang sudah kita ketahui.

Berapa banyak orang yang paham betul pentingnya shalat, tapi tetap saja belum bisa menjaganya? Berapa banyak yang tahu keutamaan membaca Al-Qur’an, tapi belum juga terbiasa membacanya setiap hari? Ini bukti bahwa ilmu saja tidak cukup tanpa uluran tangan Allah.

Jadi, setiap kali kita berhasil bangun untuk shalat Subuh, hati terasa adem saat membaca Al-Qur’an, tangan ringan untuk bersedekah, atau lisan mudah berzikir jangan buru-buru merasa itu semata hasil jerih payah sendiri.

Semua itu adalah bentuk kasih sayang Allah yang sedang menitipkan taufik kepada kita. Kesadaran seperti inilah yang akan menumbuhkan rasa syukur sekaligus kerendahan hati. Seorang mukmin sejati tidak akan pernah merasa lebih baik dari orang lain, karena ia tahu setiap amal saleh yang bisa ia kerjakan adalah semata-mata karunia Allah.

Jadi, Apa Rezeki yang Sesungguhnya?

Begitu mendengar kata “rezeki”, kebanyakan orang langsung membayangkan uang, rumah, kendaraan, usaha yang maju, atau jabatan tinggi. Semua itu memang termasuk nikmat dari Allah.

Tapi nikmat semacam itu belum tentu jadi ukuran kemuliaan seseorang di hadapan-Nya. Tidak sedikit orang bergelimang harta tapi hatinya jauh dari Allah. Sebaliknya, ada yang hidup sederhana, tapi tak pernah absen shalat berjamaah, lisannya selalu basah oleh zikir, dan hatinya penuh syukur.

Memohon Taufik dalam Beribadah

Rasulullah SAW., manusia paling mulia sekalipun, tidak pernah mengandalkan kekuatan dirinya sendiri dalam beribadah. Beliau selalu memohon pertolongan Allah lewat doa:

“Ya Allah, tolonglah aku untuk mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah kepada-Mu dengan sebaik-baiknya.” (HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i)

Doa ini mengajarkan satu hal penting: tidak ada seorang pun yang bisa istiqamah tanpa pertolongan Allah. Karena itu, sudah sepantasnya kita memperbanyak doa—memohon agar Allah menjaga hati kita, memudahkan langkah menuju masjid, menjadikan Al-Qur’an teman sehari-hari, menguatkan semangat bersedekah, dan menjauhkan kita dari segala bentuk maksiat.

Taufik dari Allah sering muncul lewat hal-hal sederhana. Hati terasa ringan saat azan berkumandang. Ada rindu untuk membuka Al-Qur’an. Bersedekah terasa membahagiakan, bukan memberatkan.

Menghadiri majelis ilmu jadi kebutuhan, bukan beban. Kita juga jadi lebih mudah memaafkan, menjaga lisan, dan berusaha menghindari dosa meski ada kesempatan untuk melakukannya.

Sebaliknya, kalau hati mulai terasa berat untuk beribadah, malas berzikir, enggan membaca Al-Qur’an, atau justru lebih menikmati maksiat daripada ketaatanitu tanda kita perlu segera kembali kepada Allah. Jangan tunggu sampai hati makin keras.

Segeralah perbanyak istighfar, perbaiki diri, dan mohon agar Allah tidak mencabut taufik serta hidayah-Nya dari kita.

Menjaga Taufik dan Hidayah agar Tak Hilang

Taufik dan hidayah adalah nikmat yang harus dijaga, bukan sekadar dinikmati. Salah satu caranya adalah dengan terus membiasakan diri melakukan amal saleh sedikit tapi konsisten jauh lebih baik daripada banyak tapi hanya sesekali.

Jaga shalat lima waktu dengan sungguh-sungguh. Luangkan waktu setiap hari untuk membaca dan merenungi Al-Qur’an. Perbanyak zikir dan istighfar. Pilih lingkungan yang mengingatkan kita kepada Allah, bukan menjauhkan.

Hadiri majelis ilmu agar iman terus terisi. Dan yang tak kalah penting, jauhi maksiat—karena dosa yang terus-menerus dilakukan bisa mengeraskan hati dan menghalangi datangnya hidayah.

Semakin dekat seorang hamba kepada Allah, semakin nyata pula ia rasakan pertolongan-Nya di setiap langkah kehidupan. Pada akhirnya, semua yang kita miliki di dunia ini akan kita tinggalkan.

Harta tidak akan ikut masuk ke liang kubur. Jabatan akan berakhir. Kesehatan pun cepat atau lambat akan hilang. Yang akan tetap bersama kita hanyalah iman dan amal saleh. Karena itu, jangan hanya berdoa memohon rezeki dalam bentuk materi.

Mintalah juga rezeki yang jauh lebih besar, hati yang selalu hidup dengan iman, kemudahan untuk beribadah, keikhlasan dalam beramal, kekuatan untuk istiqamah, serta akhir kehidupan yang husnul khatimah.

Sebab jika Allah sudah memberikan taufik dan hidayah, sehingga kita mampu menjaga shalat, mencintai Al-Qur’an, gemar bersedekah, dan senantiasa mendekat kepada-Nya maka sesungguhnya kita telah menerima rezeki yang paling mahal. Rezeki yang nilainya tak akan pernah bisa ditukar dengan seluruh kekayaan dunia.(Penulis: Dosen STAI Samora Pematangsiantar)

ShareSendShare

Berita Terkait

ANEKA RAGAM

Kurir Dibekuk Polres Siantar, Sita Sabu, Ekstasi dan Etomidate

27 Agustus 2026 | 21:25 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Setelah menerima informasi dari masyarakat, pria berinisial  SWG (30) yang disebut sebagai kurir, diamankan Polres Pematangsiantar Satresnarkoba beserta barang...

Read moreDetails
Ilustrasi
ANEKA RAGAM

Siantar Bakal Diserbu Gelombang Unjukrasa?

26 Agustus 2026 | 20:54 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Suhu perpolitikan kota Siantar tampaknya mulai meninggi? Indikasinya, beredar informasi bahwa, Kamis (26/08/2026) akan ada gelombang unjukrasa...

Read moreDetails
Kasatpol PP
ANEKA RAGAM

Pemko Siantar Mulai Bahas Ranperda Trantibum

26 Agustus 2026 | 16:49 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Pemko Pematangsiantar melalui Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mulai membahas  Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang  Ketenteraman...

Read moreDetails
Rapat persiapan
ANEKA RAGAM

Walikota Cup Siantar Road Race 2026 Berhadiah 100 Juta

26 Agustus 2026 | 16:46 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi  diwakili oleh Sekretaris Daerah Junaedi A Sitanggang  hadiri rapat persiapan pelaksanaan Walikota Cup Siantar...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Kena Tipu Sampai Rp200 Juta, Oknum Pengacara Dilaporkan ke Poldasu

25 Agustus 2026 | 08:45 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Oknum pengacara berinisial AS yang yang diduga melakukan tindak pidana penipuan sampai Rp200 juta, akhirnya dilaporkan korban,...

Read moreDetails
Ilhamsyah Sinaga  dan Mukhtar Tarigan
ANEKA RAGAM

Relokasi PKL ke Jalan Perintis, Dipertanyakan DPRD Siantar dan Dikecam Masyarakat

24 Agustus 2026 | 18:25 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS   Rencana Pemko Siantar merelokasi pedagang kaki lima (PKL) sekitar kawasan Lapangan H Adam Malik, ke Jalan Perintis Kemerdekaan yang...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Taufik dan Hidayah Beribadah Merupakan Rezeki Tak Ternilai dari Allah SWT

28 Agustus 2026 | 09:59 WIB
ANEKA RAGAM

Kurir Dibekuk Polres Siantar, Sita Sabu, Ekstasi dan Etomidate

27 Agustus 2026 | 21:25 WIB
HEADLINE

Aksi Gerakan Rakyat Melawan “Sweeping” Ruangan Kerja Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 18:30 WIB
HEADLINE

Unjukrasa PKL Bawa Keranda Tolak Relokasi, Terobos Rumah Dinas Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 17:43 WIB
ANEKA RAGAM

Siantar Bakal Diserbu Gelombang Unjukrasa?

26 Agustus 2026 | 20:54 WIB
ANEKA RAGAM

Pemko Siantar Mulai Bahas Ranperda Trantibum

26 Agustus 2026 | 16:49 WIB
ANEKA RAGAM

Walikota Cup Siantar Road Race 2026 Berhadiah 100 Juta

26 Agustus 2026 | 16:46 WIB
SEREMONIAL

Wakil Walikota Hadiri Pelantikan Pengurus Majelis Taklim Silaturahmi Pematangsiantar

25 Agustus 2026 | 20:18 WIB
SEREMONIAL

PCM Siantar Utara Studi Tiru ke Perguruan Muhammadiyah Aek Kanopan

25 Agustus 2026 | 13:52 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Antisipasi Judol dan Pinjol, Kapolres Simalungun Cek HP Personel

25 Agustus 2026 | 13:23 WIB
ANEKA RAGAM

Kena Tipu Sampai Rp200 Juta, Oknum Pengacara Dilaporkan ke Poldasu

25 Agustus 2026 | 08:45 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Dibekuk Polsek Gunung Malela, Pelarian Pelaku Curanmor ke Aceh Berakhir  

24 Agustus 2026 | 19:48 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata