SIANTAR, SENTERNEWS
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi diwakili Asisten Administrasi Umum Dedy Tunasto Setiawan SH MH bersama Polres Pematangsiantar dan Forkopimda, kuti Zoom Meeting Kunjungan Kerja (Kunker) Kapolri.
Kunker Kapolri berlanagsung di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut). Sekaligus Deklarasi Serentak Menolak Narkoba. Zoom meeting diikuti dari Aula Widya Satya Brata Mapolres Pematangsiantar, Jumat (23/10/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Pematangsiantar AKBP Dhana Noer Kurniawan, SIK MM, Wakapolres Kompol Budiono Saputro SH MH, Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga SH, mewakili Pengadilan Negeri (PN) Pematangsiantar Rinto Leoni Manullang SH MH.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pematangsiantar Erwin Purba SH, Dandenpom I/1 Pematangsiantar Letkol CPM Haru Prabowo, Dandim 0207/Simalungun diwakili Kasdim Mayor Inf Prawoto, Ketua Majelis MUI Kota Pematangsiantar Drs HM Ali Lubis.
Hadir juga, Ketua KNPI Kota Pematangsiantar Arif Harahap, Unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat dan pemuda, serta lainnya.
Kapolri Jenderal Polisi Dr (HC) Suyudi Ario Seto SIK SH MSi menyampaikan komitmen bersama dalam memberantas peredaran narkoba dan melindungi generasi bangsa dari bahaya narkotika.
Kapolri juga mengapresiasi dukungan dan sinergi seluruh pihak, khususnya dalam memperkuat komitmen bersama untuk memberantas peredaran narkoba dan menjaga generasi bangsa dari bahaya narkotika.
Kemudian, menyoroti pengungkapan penyelundupan sekitar 1 ton ketamin yang diangkut menggunakan Kapal MT Global 168 dan diamankan di perairan Tanjungbalai- Asahan. Pengungkapan tersebut merupakan hasil operasi gabungan yang melibatkan Polri, BNN, Bea Cukai, serta unsur terkait lainnya.
Ditegaskan, keberhasilan tersebut merupakan wujud nyata keseriusan aparat penegak hukum dalam memberantas penyelundupan narkoba. Sinergi antara TNI-Polri, Bea Cukai, BNN, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah peredaran narkoba yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.
Sebelumnya, Gubernur Sumut Bobby Nasution melarang seluruh ASN, termasuk PPPK dan pegawai BUMD, menggunakan vape. Sedangkan untuk masyarakat umum bersifat imbauan.
Bobby menegaskan, pemerintah daerah siap bekerja sama dengan kepolisian dan seluruh elemen masyarakat untuk menekan penyalahgunaan narkotika. Ia berharap Sumut dapat keluar dari posisi teratas dalam persoalan penyalahgunaan narkoba secara nasional.
“Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam melindungi generasi muda dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
Usai zoom meeting, Kapolres Pematangsiantar AKBP Dhana Noer Kurniawan mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda dan undangan yang telah hadir untuk bersama-sama mengikuti zoom meeting kunjungan kerja Kapolri, serta mengikuti Deklarasi Serentak Menolak Narkoba. (In)







