SIANTAR,SENTERNEWS
Usai semi final 20 pertandingan putra dari berbagai kelas, mantan petinju Indonesia Eliyas Pical yang pernah juara dunia di tahun 1985 di usia 25 tahun, tampil di venue tinju PON XXI Aceh Sumut. Persisnya di aula Nommensen, Kota Siantar, Selasa (17/09/2024) sekira jam 18.30 WIB.
“Elliyas Pical, orang Indonesia yang pertama petinju professional yang menjadi juara dunia, sengaja hadir di venue tinju PON XXI,” kata pembawa acara mempersilahkan pria asal kota kecil Saparua, Maluku itu naik ke atas ring.
Setelah berada di atas ring, pria yang mengenakan kaos oblong merah hati dan blue jeans itu, langsung mendapat aplusan meriah dari ratusan penonton yang tidak beranjak sejak mendengar Elliyas Pical hadir.
Pada kesempatan tersebut, pembawa acara meminta juara kelas super terbang IBF itu memperagakan gerakan saat mengalahkan juara dunia IBF Judo Chun asal Korea tahun 1985. Selanjutnya, Elliyas Pical meminta seorang pelatih tinju naik ke atas ring seolah-olah sebagai lawan tanding.
Dengan gerakan cepat, Elliyas Pical mengayunkan tangan kiri dan mengena rahang sebelah kanan lawan. Peragaan itu mengingat pertandingan melawan Judo Chun yang kalah KO di ronde ke delapan.
Usai memperagakan gerakan, Elliyas Pical menyampaikan, kehadirannya ke Kota Siantar memang untuk menyaksikan tinju PON XXI. Sekaligus melihat para atlit bertanding. Kemudian, menyampaikan beberapa pesan. Kalau ingin meraih prestasi terbaik, tentu perlu kerja keras dan latihan dengan displin.
Sebelumnya, pada siang hari, hadir juga petinju legendaris juara OPBF, Syamsul Anwar Harahap, kelahiran kota Siantar. Saat diperkenalkan pembawa acara, langsung berdiri melambaikan tangan kepada ratusan penonton yang meneriakkan “Syamsul Anwar”. (In)






