SIANTAR SENTERNEWS
Pengcab Tako kota Siantar gelar Kejuaraan Karate antar Dojo dan festival Tako Indonesia ke 4. Berlangsung di GOR lantai IV Kota Siantar. Memperebutkan Tropi Ketua DPRD Kota Siantar Timbul Marganda Lingga SH, Sabtu (2/05/2026).
Ketua Panitia Reinhard Silalahi melaporkan, Kejuaraan Karate antar Dojo dan Festival Tako Indonesia ke 4 diikuti 315 peserta dari 9 kontigen tingkat kabupaten/kota Se Sumut. “Kejuaraan ini bukan sekedar mencari juara tapi membangun atlet atlet Tako seluruh Indonesia,” katanya.
Sementara, Timbul Marganda Lingga yang membuka Kejuaraan melalui sambutannya menyampaikan, kegiatan tersebut bukan hanya sekedar ajang kompetisi. Tetapi memiliki makna penting dan strategis sebagai bagian dari sistem pembinaan olahraga berkelanjutan.
“Kejuaraan Karate Antar Dojo dan Festival Tako Indonesia ke 4 ini mendorong kualitas peningkatan atlit, memperkuat nilai disiplin, sportivitas dan integritas serta mempererat tali silaturahmi,” kata Timbul sembari mengatakan, olahraga memiliki kontribusi nyata membentuk sumber daya manusia yang unggul.
Karenanya, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi perolahraga serta masyarakat perlu terus diperkuat dan ditingkatkan. “Hormati aturan main dan hormati aturan wasit,” imbuhnya.
Dewan Guru Tako Indonesia Guru Freddy Tobing dan Guru Robert Hutagaol menyatakan bangga dengan Timbul Lingga sebagai Ketua Tako Kota Siantar.
“Sebagai Dewan Guru Tako Indonesia, kami bangga kesiapan bapak Timbul Lingga sebagai pemimpin Tako di Kota Siantar ini,” ucap Freddy Tobing pemegang Dan VI.
Ketua KONI Kota Siantar, Riau Alexander Siahaan mengucapkan selamat kepada Timbul Marganda Lingga telah terpilih sebagai Ketua Pengcab Perguruan Karate-Do TAKO Indonesia Kota Siantar.
“Kejuaraan Karate Do Tako ini bukan sekedar ajang kompetisi. Tetapi juga ajang pembinaan karakter displin, sportifitas serta semangat juang. KONI berkomitmen mendorong pembinaan atlet secara serius dan terarah,” kata Riau.
Pembinaan atlit dikatakan untuk mengantarkan atlet-atlet mengharumkan nama kota Siantar pada tingkat nasional dan internasional. Untuk itu, kepada para atlit dituntut memiliki semangat juang tinggi, menjunjung sportivitas dan hormati setiap proses.
“Kemenangan sejati bukan hanya tentang meraih juara. Tetapi tentang keberanian, kedisiplinan dan konsisten dalam perjalanan ,” katanya mengakhiri dengan ucapan “Salam Olahraga,” (Ad)






