SIANTAR, SENTERNEWS
Pemko Siantar bergerak cepat memberikan bantuan modal dan bantuan sosial kepada para pedagang korban dan terdampak kebakaran di Gedung IV Pasar Horas. Berlangsung di Ruang Data Pemko Siantar, Selasa (24/09/2024) malam.
Bantuan diserahkan Walikota dr Susanti Dewayani SpA diwakili Sekda, Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, secara simbolis kepada 80 pedagang yang memiliki rekening si Bank Sumut. Selebihnya akan menyusul.
Junaedi Sitanggang melalui sambutannya menyampaikan, kebakaran Gedung IV Pasar Horas telah ditetapkan sebagai status darurat bencana non alam kebakaran. Dan, bantuan diharap dapat dipergunakan sebagai modal menggantikan barang-barang yang telah terbakar. “Mohon maaf jika nilainya tidak cukup berarti, jika dibandingkan dengan kerugian yang dialami para pedagang,” tutur Junaedi.
Selain itu, Pemko juga memberikan bantuan sosial baik kepada korban maupun yang terdampak. Sehingga diharapkan bisa meringankan beban pasca kejadian kebakaran.
Untuk lantai 1 Gedung 4 Pasar Horas, jumlah pedagang 221 orang, dan di lantai 2 sebanyak 102 orang. “Data ini hasil kerja cepat tim di lapangan. Data ini bisa jadi masih belum sempurna karena keterbatasan waktu dan terbatasnya informasi kepada pedagang,” sebutnya.
Lebih lanjut di hadapan puluhan pedagang yang hadir, dikatakan, jika masih ada pedagang yang terdampak baik di lantai 1 maupun lantai 2, agar segera melapor dan mendaftarkan dirinya.
“Data pedagang juga telah ditampilkan di website resmi Pemko Pematangsiantar. Sehingga masyarakat, pedagang, dan wartawan bisa menyampaikan saran atau kritik terkait data yang disajikan, ” ujar Junaedi.
Hal itu sengaja dilakukan sebagai upaya transparansi. “Artinya, kita tidak sembunyi-sembunyi terkait data pedagang. Kita tampilkan di website resmi Pemko Pematangsiantar,” tukasnya.
Sementara, pedagang yang telah memiliki buku rekening Bank Sumut ada sebanyak 80 orang dan bantuan itu disalurkan melalui rekening. “Pedagang yang ada di sini adalah yang telah memiliki rekening Bank Sumut. Jangan berpikir kami melakukan pengkotak-kotakan,” ujar Junaedi.
Terkait dengan lapak relokasi yang sudah disediakan di tepi Jalan Merdeka, depan Gedung 4, para pedagang diminta untuk tidak khawatir karena lapak pedagang akan disemprot/dibersihkan pada sore hari setelah pedagang selesai berjualan. Sehingga pada esok harinya bisa berjualan lagi dengan nyaman.
“Kami mohon maaf dari Pemko Pematangsiantar, jika besaran bantuan yang diberikan tidak memuaskan. Namun diharapkan bantuan ini menjadi pemulih atas kejadian kebakaran beberapa waktu lalu,” sambungnya.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar Agustina Sihombing SSos MSi memaparkan jumlah pedagang di lantai 1 Gedung 4, sebanyak 221 orang.
Mendapat bantuan sosial Rp1 juta per orang.
Untuk pedagang di lantai 2 Gedung 4, yang berjumlah 102 orang, memperoleh bantuan sebesar Rp6 juta, dengan rincian bantuan sosial Rp1 juta, dan bantuan modal Rp6 juta.(In)






