Senter News
Minggu, 22 Maret 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Kadis Naker Kota Siantar Robert Sitanggang

Kadis Naker Kota Siantar Robert Sitanggang

Kadis Naker Siantar: Awas Bahaya! Hati-Hati Bekerja ke Luar Negeri

Penulis: Redaksi Senternews.com
15 April 2025 | 17:59 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS

Saat ini banyak berita melalui media termasuk media sosial terkait penganiayaan terhadap tenaga kerja Indonesia yang bernasib malang saat bekerja di luar negeri. Antara lain di Thailand, Kamboja, Vietnam dan Myanmar.

“Kalau ada yang mengajak bekerja di luar negeri ke negara tersebut, apalagi secara ilegal, harus hati-hati. Atau tolak saja karena rawan bahaya,” kata Robert Sitanggang, Kadis  Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Siantar, Selasa (15/4/2025).

Dijelaskan, akhir Tahun 2024 lalu,  diinformasikan ada warga  Siantar sebagai tenaga kerja di Thailand  meninggal setelah perusahaan tempatnya bekerja menolak cuti sakit.

Setelah mendapat  informasi bahwa yang meninggal itu merupakan warga Kota Siantar, Disnaker langsung melakukan pengecekan dan hasilnya, tidak terdaftar sebagai tenaga kerja yang pada Dinas Tenaga Kerja Kota Siantar.

“Beberapa waktu lalu juga, ada tenaga kerja asal Kota Siantar dipulangkan dari negara Myanmar karena sebagai pekerja ilegal,” ujar Robert Sitanggang.

Dijelaskan juga, biasanya dan tidak sedikit pekerja yang bekerja di luar negeri itu menggunakan visa pelancong. Bukan pasport tenaga kerja resmi yang didukung dengan dokumen-dokumen yang sah melalui perusahaan tenaga kerja yang resmi. Sehingga bisa disebut ilegal.

Beberapa hari lalu, Disnaker  Kota Siantar juga menerima informasi dari Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding yang melarang warga  Indonesia bekerja di Kamboja,  Vietnam, Thailand dan Myanmar karena tingginya risiko tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Informasi itu sudah disosialisasikan Disnaker Kota Siantar kepada masyarakat. Sehingga masyarakat diminta hati-hati untuk tidak tergiur dengan gaji tinggi. Apabila masyarakat diajak bekerja ke luar negeri seharusnya diinformasikan kepada Disnaker Kota Siantar agar dapat diketahui apakah itu resmi atau tidak.

Terkait dengan penyerapan tenaga kerja yang saat ini resmi, Disnaker Kota Siantar sedang membuka pendaftaran kerja untuk dikirim ke Jepang. Setelah mendaftar akan diseleksi Disnaker Sumatera Utara.

Bagi  yang lulus  seleksi akan memasuki pendidikan dan latihan (Diklat). Sebelum berangkat diurus  kelengkapan dokumennya. Sehingga, tercatat sebagai tenaga kerja  yang sah atau resmi.

Informasi yang dihimpun, para tenaga kerja yang dipekerjakan di Thailand, Kamboja, Vietnam dan Myanmar untuk diperkerjakan sebagai tenaga IT mengoperasikan judi online. Informasi itu sudah menyebar di kalangan masyarakat.

Bahkan, banyak video melalui media sosial yang beredar bahwa tenaga kerja asal Indonesia itu disekap. Tidak digaji dan terjerat hutang. Bahkan, beredar pula informasi tetang adanya penjualan organ tubuh manusia. Sehingga, sulit untuk kembali ke Indonesia. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, Resmi Diserahkan DPRD Siantar ke  Kejagung  

5 Maret 2026 | 14:42 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Siantar, resmi...

Read moreDetails
Juru Bicara  Fraksi DPRD Siantar
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Rp 14,5 Miliar, Mayoritas Fraksi Setuju ke Kejagung

26 Februari 2026 | 22:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar yang...

Read moreDetails
Pansus serahkan hasil kerja kepada pimpinan DPRD S|iantar
HEADLINE

Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar Menyalahi & Pansus DPRD Siantar Minta Disampaikan ke Kejagung

26 Februari 2026 | 14:06 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait  pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar lebih yang dilakukan Pemko Siantar diminta  agar dilaporkan kepada...

Read moreDetails
HEADLINE

Meski Kenaikan NJOP 1.000 Persen Sudah Ditinjau, Malah Ada Tambah Naik

13 Februari 2026 | 08:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dari hasil peninjauan kembali terkait kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (JOP) yang dilakukan Pemko Siantar, ada yang mengalami...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Wisatawan Meningkat 40 Persen, “Periksa Ketat Alat Kelayakan Keselamatan di Pelabuhan”

21 Maret 2026 | 20:14 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Lakukan Pengecekan Kapal Wisata: “Utamakan Keselamatan”

21 Maret 2026 | 17:46 WIB
ANEKA RAGAM

Walikota Siantar  Bersama Unsur Forkopimda Lepas  Pawai Takbir  Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

21 Maret 2026 | 08:18 WIB
ANEKA RAGAM

Pawai Obor 1000 Obor BKM Masjid Raya Siantar Semarakkan Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1447 H

21 Maret 2026 | 08:16 WIB
ANEKA RAGAM

Sholat Idul Fitri 1447 H Muhammadiyah Kota Siantar, Aman dan Kondusif

20 Maret 2026 | 10:04 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Pintu Tol Panei Dibuka 07.00 WIB Sampai 21.00 WIB

19 Maret 2026 | 22:50 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Live Report Kapolres: Arus Lalu Lintas Meningkat, Jalur Lingkar Luar Parapat Bantu Urai Kemacetan

19 Maret 2026 | 19:48 WIB
NASIONAL

Di Bawah Bayang-Bayang Teror: Masa Depan Demokrasi Dipertaruhkan

18 Maret 2026 | 22:39 WIB
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Maling Dua Sepeda Gunung Senilai Rp 44 Juta Diringkus Polsek Perdagangan

18 Maret 2026 | 18:26 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Mendorong Terjemahkan dan Pengamalan Al-Qur’an

18 Maret 2026 | 18:25 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun dan Forkopimda Tinjau Pospam dan Posyan

18 Maret 2026 | 18:22 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata