Senter News
Sabtu, 19 September 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Komisi II DPRD Siantar

Komisi II DPRD Siantar

Warga Kota Siantar Masih Banyak “Ngotot” Sebagai Orang Miskin & Saat Muskel Data Tak Berubah 

Penulis: Redaksi Senternews.com
17 September 2025 | 17:15 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS

Meski berpenampilan layaknya masyarakat menengah ke atas, ternyata  tetap  banyak warga Kota Siantar “ngotot” mengaku sebagai orang miskin. Tujuannya agar tetap sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial dari pemerintah.

Karenanya, pihak kelurahan enggan mencoreng namanya dari Data Terpadu Sosial Nasional (DTSN). Baik pada Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Dinamika tersebut terungkap saat rapat gabungan Komisi I, II dan III DPRD Siantar dalam rangka pembahasan Rencana Perumbahan (P) APBD Kota Siantar Tahun Anggaran (TA) 2025. Berlangsung di ruang rapat gabungan Komisi, , Rabu (17/09/2025).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Siantar Timbul Marganda Lingga, didampingi Wakil Ketua Frengky Boy Saragih itu, juga dihadiri Sekda, Junaedi Antonius Sitanggang.

Anggota DPRD Siantar dari Komisi II, M Fahmi Siregar menyatakan, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Siantar diminta memperbarui data karena sumber pengelolan data banyak masalah pada relawan.

“Dinas Sosial kita minta supaya mengkaji ulang penerima bantuan,” katanya sembari mengatakan, siapa warga yang layak menerima Bansos, seharusnya diberitahu kepada RT/RW maupun Lurah, Sedangkan relawan kurang memberitahu kelayakannya.

Menanggapi itu, Sekda Jujnaedi Sitanggang mengatakan, soal pendataan dilakukan  melalui RT dan RW, disampaikan kepada kelurahan untuk dibahas melalui musyawarah kelurahan  (Muskel) untuk menentukan apakah warga tersebut layak atau tidak menerima Bansos.

“Hasil Muskel disampaikan kepada WaliKota untuk ditandatangani dan diteruskan kepada Kementerian. Relawan hanya sebagai pendamping dan pengusulan data penerima bantuan boleh melalui RT atau RW,” kata Sekda.

Pernyataan Sekda ditimpali sejumlah anggota dewan yang menilai, pendataan selama ini kurang efektif. Bahkan, itu jadi masalah klasik yang selalu muncul. Sehingga pendataan harus dikaji ulang.

Ketua DPRD Siantar Timbul Marganda turut angkat bicara. Penerima Bansos menurutnya mungkin ada tidak tepat sasaran. Sehingga pendataan harus objektif. “Ya, perlu dilakukan evaluasi siapa yang berhak dan itu dilakukan dengan transparan,” ujarnya.

Selanjutnya, Patar Luhut Panjaitan  menjelaskan, pada rapat kerja yang dilakukan dengan Dinsos P3A beberapa waktu sebelumnya, Kepala Dinas mengatakan butuh dukungan untuk menentukan siapa yang layak penerima Bansos saat dilakukan Muskel.

“Misalnya keluarga A sudah tidak layak menerima, harusnya digantikan kepada keluarga B yang layak. Tapi, hasil Muskel tidak berubah karena ada rasa takut ditentang keluarga A itu. Karena itulah Dinsos P3A butuh dukungan,” katanya.

Kemudian, M Fahmi Siregar kembali angkat bicara, RT/RW dikatakan sering  “diserang” orang yang mengaku layak mendapat Bansos tetapi tidak masuk data sebagai KPM.

Terkait soal pendataan, M Tigor dari Komisi II mengatakan, pada pidato kenegaraan HUT RI beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo Subianto menyinggung secara nasional tentang ketidaktaatan penerima bantuan. Sehingga, perlu dilakukan perubahan data. “Untuk Siantar harus dilakukan perubahan data,” ujarnya.

Nurlela Sikumbang dari Komisi I mengatakan, Dinsos P3A dikatakan sudah memperbaharui data dan memanggil Tim mengembalikan data siapa yang tidak layak lagi sebagai penerima. “Karena Bansos., masyarakat Siantar lebih suka miskin dari pada kaya,” imbuhnya.

Sekda  Junaedi Sitanggang akhirnya mengatakan, data penerima Bansos selalu berubah. “Di rumah penerima Bansos itu ada tulisan orang miskin penerima Bansos,” katanya mengakhiri. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

Sweeping ruang kerja Walikota
HEADLINE

Aksi Gerakan Rakyat Melawan “Sweeping” Ruangan Kerja Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 18:30 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Karena Walikota Wesly Silalahi tidak kunjung datang menemui pengunjukrasa dan sempat diinformasikan berada di ruangan kerjanya, massa aksi...

Read moreDetails
PKL di halaman rumah dinas Walikota
HEADLINE

Unjukrasa PKL Bawa Keranda Tolak Relokasi, Terobos Rumah Dinas Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 17:43 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Dengan mengusung spanduk, poster dan pengeras suara dan keranda, ratusan massa  dari Ikatan Pedagang Kaki Lima Pematangsiantar...

Read moreDetails
Warga perlihatkan korban yang diduga karena sarang burung walet
HEADLINE

Sarang Walet Ambil Korban, DPRD Siantar Minta Pemko Bongkar Bangunan

19 Agustus 2026 | 17:20 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS    Komisi I  DPRD Pematangsiantar  marah saata melakukan   Rapat  Dengar Pendapat (RDP) dengan masyarakat dan Pemko Pematangsiantar. Berlangsung ...

Read moreDetails
HEADLINE

Aliansi CS KERAS Soal Dugaan Korupsi Eks Rumah Singgah Covid-19, Desak Kejari Siantar Periksa Walikota

22 Juni 2026 | 15:52 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah  berunjukrasa ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Aliansi CS KERAS (Control Sosial- Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap)...

Read moreDetails
HEADLINE

Pasar Dwikora (Pajak Parluasan) Siantar Membara, Ratusan Kios Terbakar

18 Juni 2026 | 07:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Menjelang subuh buta, Kamis (18/06/2026) sekira pukul 02.49 WIB, kobaran api di  Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan Kota...

Read moreDetails
HEADLINE

Kejatisu Ambil Alih Kasus Dugaan “Mark Up” Eks Rumah Singgah Covid-19 Kota Siantar Senilai Rp14,5 Miliar

29 Mei 2026 | 18:06 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Informasi terbaru perkembangan kasus dugaan mark up Eks Rumah Singgah Covid 19 kota Siantar senilai Rp14, 5 miliar...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Tandatangani Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan dan Pencegahan Korupsi

19 September 2026 | 09:07 WIB
ANEKA RAGAM

Pemko Siantar dan Kemenkum RI Rapat Harmonisasi Rancangan Perwa Tentang Master Plan Kota Cerdas Kota Pematangsiantar

18 September 2026 | 16:40 WIB
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga SE Anggota DPRD Siantar Antisipasi Penyebaran DBD, Dinas Kesehatan Langsung Fogging

18 September 2026 | 15:10 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Salurkan Bantuan bagi Korban Angin Puting Beliung

18 September 2026 | 09:48 WIB
ANEKA RAGAM

Kapolres Siantar:  AKBP Dhana Noer Kurniawan Resmi Gantikan AKBP Sah Udur  Siitinjak 

18 September 2026 | 09:44 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres  Simalungun, AKBP Hendri Nupia Dinka Barus Gantikan AKBP Marganda Aritonang

18 September 2026 | 09:31 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Buron 2 Bulan, Pelaku pencurian 3 Unit HP Diringkus Tim Jatanras Polres Simalungun  

18 September 2026 | 09:09 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Temuan Jasad Pemuda di Marihat Bandar Dievakuasi Polres Simalungun

18 September 2026 | 09:07 WIB
ANEKA RAGAM

Bencana Alam dan Panggilan Ruhani Manusia untuk Kembali kepada Allah

18 September 2026 | 09:05 WIB
ANEKA RAGAM

Siaga Bencana dan Teror, PLN UP3 Pematangsiantar Simulasi Tanggap Darurat

17 September 2026 | 18:29 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Luncurkan Aplikasi SIMARATUR

17 September 2026 | 18:27 WIB
ANEKA RAGAM

KPU Pematangsiantar Lakukan Survey Kepuasan Masyarakat

17 September 2026 | 18:17 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata