SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Ibu rumah tangga (IRT) Sabrina Sinaga (44) ditemukan meninggal dengan kondisi duduk di kursi plastik dalam rumahnya di Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.
Awalnya, Asnirova Saragih (55) warga setempat sebagai teman dekat korban, bertanya-tanya mengapa korban yang selalu datang ke rumahnya.
“Karena dua hari tidak kelihatan dan tidak pamit, saya khawatir dan menyuruh suami saya untuk menengoknya,” ungkap Asniroya sembari mengatakan, dua hari sebelum ditemukan meninggal, korban a sempat mengeluhkan sakit di bagian kepala.
Selanjutnya, sang suami, Maruli Purba (60), mendatangi rumah korban yang berjarak sekitar 100 meter,. Tiba di rumah korban, lampu dalam keadaan menyala, Rabu malam, (14/05/ 2026) sekira pukul 21.00 WIB
Namun, saat nama korban dipanggil berkali-kali dari luar, tidak ada sahutan. Namun, ketika diintip melalui jendela depan, Sarpina Sinaga tampak duduk di kursi tidak bergerak.
Karena merasa kawatir, temuan itu diberitahu kepada warga yang langsung berdatangan ke lokasi. Selanjutnya, warga masuk ke rumah melalui pintu samping yang tidak terkunci.Dan, korban ditemukan sudah meninggal dengan tubuh yang mulai membusuk.
Kejadian itu akhirnya sampai kepada pihak Polsek Gunung Malela yang tiba bersama Tim INAFIS Polres Simalungun untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kamis (15/05/ 2026, sekira pukul 22.40 WIB hingga selesai.
“Ini merupakan bentuk nyata Polri yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat untuk memastikan keadaan dan memberikan penanganan terbaik,” ujar Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, Jumat (13/05/2026).
Korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Dr. Djasamen Saragih, Kota Siantar, untuk dilakukan visum luar oleh tim dokter yang dipimpin dr. Joko Arianto, M.Ked (For) Sp.FM.
Hasil visum luar menyimpulkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan kematian diduga akibat sakit hipertensi. Perkiraan waktu kematian korban diperkirakan lebih dari 48 jam sebelum ditemukan.
“Polri hadir untuk masyarakat. Penanganan kasus ini mencerminkan komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis kepada setiap lapisan masyarakat,” pungkas AKP Verry Purba.
Dijelaskan, Olah TKP dilaksanakan personil Polsek Gunung Malela yang dipimpin IPDA B. Situngkir SH, bersama petugas INAFIS Polres Simalungun, AIPDA Owen Saragih dan AIPDA Sujid Saputra. (In)





