Senter News
Minggu, 22 Maret 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Pengunjukrasa mengusung keranda

Pengunjukrasa mengusung keranda

Pendemo Usung Keranda “RIP Wali Kota”, Tolak Penggusuran Berkedok Investasi!

Penulis: Redaksi Senternews.com
26 September 2023 | 16:08 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS  

Dengan mengusung  keranda berwarna putih bertuliskan “RIP Wali Kota Siantar”, petani, gerilyawan dan mahasiswa berunjuk rasa ke kantor DPRD Siantar dan Kantor Wali Kota, Selasa (26/9/2023).

Di kantor DPRD Siantar,  pendemo menyuarakan tolak penggusuran  tanah untuk rakyat di Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar. Dan, mendesak agar aktifitas PTPN III di lahan yang sudah dikelola rakyat sejak tahun 2004, segera dihentikan.

Aksi yang didominasi kaum ibu itu mendapat pengawalan ketat dari personel Polres Siantar  dan Satpol PP. Bahkan, hadir juga Kapolres Siantar, AKBP Yogen Heroes Baruno SH SIK.

Namun, meski sudah berorasi secara bergantian, yang menerima pengunjuk rasa hanya Sekwan Eka Hendra. Dikatakan,  anggota DPRD Siantar sedang melakukan reses di sejumlah kecamatan.

Karenanya, siap menerima aspirasi untuk disampaikan kepada pimpinan DPRD Siantar.

Nyatanya, para pendemo tidak terima dan tetap mendesak agar mendatangkan anggota DPRD Siantar. Bahkan, Sekwan diminta  melakukan video call dengan pimpinan DPRD Siantar.”Zaman sudah canggih, kami minta dilakukan video call, kami minta kapan DPRD bisa  Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan petani,” kata Torop salah seorang pengunjuk rasa.

Karena tidak juga dilakukan video call, pengunjuk rasa menyatakan “Mosi Tidak Percaya” kepada para anggota DPRD Siantar. Selanjutnya, bergerak menuju kantor Wali Kota Siantar.

KEMANA WALIKOTA ?    

Tiba di depan kantorWali Kota, pengunjukrasa tidak bisa masuk ke halaman kantor Pemko itu. Selain dua pintu gerbang ditutup rapat, juga dijaga personel Kepolisian dan Satpol PP dengan pagar betis.

karena massa aksi sampai memakan badan jalan Merdeka depan Kantor Wali Kota, terjadi kemacetan  lalulintas. Selanjutnya, pihak kepolisian bernegoisasi kepada Pemko Siantar untuk  membuka pintu gerbang agar pendemo bisa masuk ke halaman kantor Wali Kota dan arus lalulintas akhirnya berjalan lancar.

Di depan pintu masuk ruangan kantor Wali Kota, pengunjukrasa kembali melakukan orasi dan membacakan pernyataan sikap. Diantaranya, selain minta agar aktifitas PTPN III di Kelurahan Gurilla segera dihentikan, Wali Kota didesak menjalankan kesepakatan di Kantor Sekretariat Presiden (KSP), Pemko diminta aktif mendorong rerforma agraria di Kota Siantar. Terakhir, tolak penggusuran berkedok investasi.

Jelang beberapa saat, pengunjukrasa diterima Asisten III, Junaedi Sitanggang. Meski kehadirannya sempat ditolak karena massa aksi meminta agar mereka diterima Wali Kota. Namun demikian, terjadi dialog panjang.

Junaedi Sitanggang mengatakan, Pemko sudah punya data dan akan dilakukan analisis fakta dan juridis. “Sedangkan lahan di Kelurahan Gurilla itu bukan asset Pemko dan Apalagi pihak KSP sudah turun,” katanya.

Pernyataan itu akhirnya dikonfrontir pengunjuk rasa. Karena sudah delapan bulan berlangsung, tetapi tidak ada upaya Wali Kota untuk melakukan penyelesaian sengketa. Selama delapan bulan ini kemana?” kata pengunjukrasa melalui Yakop.

Kemudian,  Pemko dikatakan tidak perlu lagi melakukan analisis fakta dan juridis. Pasalnya  petani sudah menguasai lahan sejak tahun 2004 karena HGU PTPN III telah berakhir. Lebih dari itu, masyarakat yang mengelola lahan sudah membayar pajak.

“Masyarakat yang menempati lahan di Kelurahan Gurilla itu adalah rakyat Indonesia. Ini KTP nya,” kata Yakop. Bahkan, masyarakat dikatakan sudah mengikuti Pemilu dan pemilihan Wali Kota. Lebih dari itu Pemko sudah membangun jalan  untuk masyarakat.

“Kami dari Pemko tetap akan melaksanakan sesuai koridor yang berlaku,” kata Junaedi Sitanggang menanggapi pertanyaan pengunjukrasa.

Selanjutnya, terjadi dialog panjang yang membuat Junaedi Sitanggang tampak hanya banyak mendengar. Namun, dialog terhenti saat terdengar azan sholat Zuhur sekitar jam 12.20 Wib.

Pada perkembangan selanjutnya, pihak Polres Siantar melakukan mediasi antara pengunjukrasa dan Pemko Siantar. Hasilnya, pengunjukrasa diminta segera menyurati Wali Kota untuk  beraudiensi. Dan, hasil mediasi itu disampaikan kepada pengunjukrasa lainnya.

“Kita siap menyurati Wali Kota untuk menerima kita beraudiensi. Dan, dalam satu minggu ini kita minta supaya ditindaklanjuti. Kalau tidak, kami siap datang dengan jumlah massa yang lebih besar,” ujar Yakop, orator dari pengunjukrasa yang akhirnya bergerak meninggalkan halaman kantor Wali Kota.

Namun, di depan pintu gerbang kantor Wali kota itu, pengunjukrasa meletakkan keranda “RIP Wali Kota Siantar” untuk ditaburi kembang warna warni. Selanjutnya keranda dibakar sambil menyenandungkan lagu-lagu perjuangan.

Kemudian,  pengunjukrasa yang terdiri dari FUTASI, GMKI, GAMPAR, GMNI, KPA, GERILYAWAN, PTSI dan LMND, membubarkan diri dengan tertib. (Tim)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, Resmi Diserahkan DPRD Siantar ke  Kejagung  

5 Maret 2026 | 14:42 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Siantar, resmi...

Read moreDetails
Juru Bicara  Fraksi DPRD Siantar
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Rp 14,5 Miliar, Mayoritas Fraksi Setuju ke Kejagung

26 Februari 2026 | 22:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar yang...

Read moreDetails
Pansus serahkan hasil kerja kepada pimpinan DPRD S|iantar
HEADLINE

Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar Menyalahi & Pansus DPRD Siantar Minta Disampaikan ke Kejagung

26 Februari 2026 | 14:06 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait  pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar lebih yang dilakukan Pemko Siantar diminta  agar dilaporkan kepada...

Read moreDetails
HEADLINE

Meski Kenaikan NJOP 1.000 Persen Sudah Ditinjau, Malah Ada Tambah Naik

13 Februari 2026 | 08:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dari hasil peninjauan kembali terkait kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (JOP) yang dilakukan Pemko Siantar, ada yang mengalami...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Suasana Masih Lebaran, Pedagang Ikan Basah di Pajak Parluasan Siantar Sepi

22 Maret 2026 | 09:22 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H di Halaman Kantor Bupati

22 Maret 2026 | 08:54 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Wisatawan Meningkat 40 Persen, “Periksa Ketat Alat Kelayakan Keselamatan di Pelabuhan”

21 Maret 2026 | 20:14 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Lakukan Pengecekan Kapal Wisata: “Utamakan Keselamatan”

21 Maret 2026 | 17:46 WIB
ANEKA RAGAM

Walikota Siantar  Bersama Unsur Forkopimda Lepas  Pawai Takbir  Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

21 Maret 2026 | 08:18 WIB
ANEKA RAGAM

Pawai Obor 1000 Obor BKM Masjid Raya Siantar Semarakkan Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1447 H

21 Maret 2026 | 08:16 WIB
ANEKA RAGAM

Sholat Idul Fitri 1447 H Muhammadiyah Kota Siantar, Aman dan Kondusif

20 Maret 2026 | 10:04 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Pintu Tol Panei Dibuka 07.00 WIB Sampai 21.00 WIB

19 Maret 2026 | 22:50 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Live Report Kapolres: Arus Lalu Lintas Meningkat, Jalur Lingkar Luar Parapat Bantu Urai Kemacetan

19 Maret 2026 | 19:48 WIB
NASIONAL

Di Bawah Bayang-Bayang Teror: Masa Depan Demokrasi Dipertaruhkan

18 Maret 2026 | 22:39 WIB
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Maling Dua Sepeda Gunung Senilai Rp 44 Juta Diringkus Polsek Perdagangan

18 Maret 2026 | 18:26 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata