Senter News
Kamis, 5 November 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Santap nasi bungkus dan poster soal makan

Santap nasi bungkus dan poster soal makan

Demo Futasi di Depan kantor Wali Kota: “Ganas! Lapaar!!”

Penulis: Redaksi Senternews.com
26 September 2023 | 19:00 WIB
Rubrik: HEADLINE
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram
  1. SIANTAR, SENTERNEWS 

Unjuk rasa  petani dari Forum Tani Sejahtera Indonesia (Futasi) di depan kantor Wali Kota Siantar yang mendapat pengawalan  puluhan pengaman dari Satpol PP dan personel Polres Siantar, memiliki berbagai dinamika, Selasa (26/9/2025).

Selain harus merasakan haus di tengah terik matahari sehingga tenggorokan yang kering hanya dibasahi dengan air mineral gelas merek murahan, petani yang mengelola lahan di Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Siantar itu, tidak segan-segan berteriak, ”Lapaaaar!”.

Teriakan lapar sepertinya sangat beralasan. Karena, sekira  jam 12.00 Wib, berjengkal-jengkal perut beberapa pengunjukrasa mulai keroncongan karena  belum diisi. Ternyata,   teriakan lapar itu ditanggapi beberapa ibu-ibu atau “inang-inang” dengan membuka tas, mengeluarkan ubi rebus untuk dibagi kepada beberapa orang pengunjukrasa.

Meski ubi rebus itu disebut pengunjukrasa sebagai makanan rakyat jelata, tapi berhasil dikunyah dengan lahap. “Ganas! Ganas!” kata seorang lelaki setengah tua sambil mengunyah  ubi rebus yang sengaja dibawa dari Kelurahan Gurillla tepat tinggal pengunjuktrasa.

“Ganas maksudnya ganti nasi!” kata lelaki itu lagi untuk kemudian disambut pengunjuk rasa lain dengan teriakan,”Ganas! Ganas!”.

Ternyata, teriakan lapar itu ditanggapi pengunjukrasa yang berorasi dengan menggunakan pengeras suara.  Petani dikatakan sudah biasa menahan lapar dan berpanas-panasan saat mengelola lahan pertanian yang telah dirusak pihak PTPN III yang juga dikatakan sebagai pemegang Hak Guna Usaha (HGU).

“Walaupun kita lapar, tidak mungkin kita pulang tanpa membawa hasil. Disini kita lapar dan kalau pulang juga lapar. Untuk itu, lebih baik kita tetap disini. Bila perlu kita menginap  sampai mendapat kepastian,” kata seorang pengunjukrasa yang berorasi.

Mengamati dinamika itu, Junaedi Sitanggang sebagai Asisten III Pemko yang menerima pengunjukrasa tampak diam. Demikian juga para personel Satpol PP dan personel Polres Siantar. Sementara, saat azan sholat Zuhur berkumandang sekira jam 12.30 Wib, orasi dihentikan.

Jelang beberapa saat, ada beberapa inang-inang datang membawa nasi bungkus dalam kantong kresek. Kemudian, nasi bungkus itu dibagi kepada beberapa pengunjukrasa lainnya.

Ketika nasi bungkus dibuka, lauknya ternyata hanya tempe goreng dan ada juga pakai bakwan. Dicampur sedikit sayur berkuah. Karena jumlahnya sangat terbatas, satu bungkus  disantap dua orang. Atau dua bungkus untuk tiga orang.

Di sela-sela pengunjukrasa menyantap nasi bungkus ala kadarnya itu, pihak Kepolisian melakukan mediasi antara Pemko Siantar dengan pengunjukrasa.  Seiring habisnya nasi bungkus yang dilahap, Yakop sebagai orator penghunjukrasa mengumukan hasil mediasi.

“Dari hasil kesepakatan kita dengan Pemko yang dimediasi pihak kepolisian, kita diminta  segera menyurati Wali Kota untuk melakukan audiensi dan kita segera menyuratinya. Tapi, kalau dalam seminggu ini tidak ada tanggapan dari Wali Kota, kita siap datang lagi dengan jumlah massa yang lebih besar,” kata Yakop.

Kemudian, masa aksi keluar dari halaman kantor Wali Kota. Namun, di depan pintu gerbang, mereka berdiri melingkar berpegangan tangan menghadap keranda yang diusung pengunjukrasa bertuliskan,”RIP Wali Kota Siantar”.

Diiringi lagu perjuangan, pengunjukrasa bergantian menabur bunga warna warni di atas keranda dan keranda itu akhirnya dibakar. Selanjutnya pengunjukrasa membubarkan diri dengan tertib. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

Berjualan di depan pintu masuk ruangan kantor Walikota
HEADLINE

Pengunjukrasa Berjualan Hasil Pertanian dan Masak Kolak di Kantor Wali Kota Siantar

24 September 2026 | 14:48 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Sembari menuntut pembebasan lahan, puluhan kaum ibu dari Front Gerilyawan (Gerakan Rakyat Melawan) yang berunjukrasa  di Kantor Walikota...

Read moreDetails
Sweeping ruang kerja Walikota
HEADLINE

Aksi Gerakan Rakyat Melawan “Sweeping” Ruangan Kerja Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 18:30 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Karena Walikota Wesly Silalahi tidak kunjung datang menemui pengunjukrasa dan sempat diinformasikan berada di ruangan kerjanya, massa aksi...

Read moreDetails
PKL di halaman rumah dinas Walikota
HEADLINE

Unjukrasa PKL Bawa Keranda Tolak Relokasi, Terobos Rumah Dinas Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 17:43 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Dengan mengusung spanduk, poster dan pengeras suara dan keranda, ratusan massa  dari Ikatan Pedagang Kaki Lima Pematangsiantar...

Read moreDetails
Warga perlihatkan korban yang diduga karena sarang burung walet
HEADLINE

Sarang Walet Ambil Korban, DPRD Siantar Minta Pemko Bongkar Bangunan

19 Agustus 2026 | 17:20 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS    Komisi I  DPRD Pematangsiantar  marah saata melakukan   Rapat  Dengar Pendapat (RDP) dengan masyarakat dan Pemko Pematangsiantar. Berlangsung ...

Read moreDetails
HEADLINE

Aliansi CS KERAS Soal Dugaan Korupsi Eks Rumah Singgah Covid-19, Desak Kejari Siantar Periksa Walikota

22 Juni 2026 | 15:52 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah  berunjukrasa ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Aliansi CS KERAS (Control Sosial- Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap)...

Read moreDetails
HEADLINE

Pasar Dwikora (Pajak Parluasan) Siantar Membara, Ratusan Kios Terbakar

18 Juni 2026 | 07:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Menjelang subuh buta, Kamis (18/06/2026) sekira pukul 02.49 WIB, kobaran api di  Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan Kota...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Saat Kumpul Bersama Wakapolres Simalungun, Warga Sampaikan Soal Pencurian, Test Urine Pelajar dan Knalpot Brong,

5 November 2026 | 09:45 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Lantik 15 Pangulu dan 93 Anggota Maujana Nagori

4 November 2026 | 21:39 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Warga Pergoki Alat Berat Gunduli Hutan Hatonduhan Simalungun, Kayu Diduga Dijual ke Siantar

4 November 2026 | 21:18 WIB
SEREMONIAL

TP PKK Kota Pematangsiantar Raih Dua Penghargaan di Jambore Kader PKK se-Sumut

4 November 2026 | 15:36 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Presiden, Menteri Kehutanan dan Kapolri Didesak Tindak Perusak Hutan di Kabupaten Simalungun & DPRD Sumut Sudah Terima Data

4 November 2026 | 14:45 WIB
ANEKA RAGAM

Dr Henry Sinaga Protes! Hasil Ekspos Kenaikan NJOP 1000 Persen Bukannya Turun, Tapi Bertambah Naik

4 November 2026 | 08:11 WIB
ANEKA RAGAM

Dishub Pemko Siantar Lakukan Pengamanan Lalulintas  di 22 Titik

3 November 2026 | 18:56 WIB
ANEKA RAGAM

Partai Gerindra Siantar Turut Mengawasi: Program MBG Pakai Prasmanan?

3 November 2026 | 18:32 WIB
ANEKA RAGAM

Ruko dan Eks SMA Negeri 4 Pematangsiantar Milik Moei Tioe & Hermawanto Dieksekusi 

3 November 2026 | 16:14 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Massa GERMALAK dengan Security PT SIPEF Nyaris Bentrok,  Kapolres Simalungun Berhasil Lakukan Mediasi

3 November 2026 | 09:36 WIB
SEREMONIAL

Wali Kota Siantar Terima Audiensi Kakanwil  DJP Sumut II

2 November 2026 | 20:53 WIB
SEREMONIAL

Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Pematangsiantar Silaturahmi Dengan Dandenpom I/1 Pematangsiantar

2 November 2026 | 20:53 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata